Tag: berita tangerang

  • Pencuri Mobil Boks Diringkus Usai Kejar-kejaran dengan Polisi di Graha Raya

    Berita7 | TANGERANG – Aksi pencurian mobil boks berakhir dramatis setelah dua pelaku ditangkap polisi usai terlibat kejar-kejaran di kawasan Graha Raya, Serpong Utara, Jumat (12/6/2026) malam.

    Kedua pelaku yang diketahui berinisial S (35) dan SNR (27) diamankan Tim Opsnal Unit III Ranmor Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota setelah berusaha melarikan diri menggunakan kendaraan hasil curian.

    Kasatreskrim Polres Metro Tangerang Kota AKBP Parikhesit mengatakan, pengungkapan kasus tersebut bermula saat petugas melakukan patroli rutin pada jam rawan kriminalitas di wilayah Ciledug dan sekitarnya.

    Saat melintas di kawasan Kreo, Larangan, anggota kepolisian mencurigai dua pria yang berboncengan sepeda motor dan terlihat mengawasi sejumlah kendaraan yang terparkir di depan ruko.

    “Kami melihat gerak-gerik mencurigakan dari dua orang yang berboncengan sepeda motor. Petugas kemudian melakukan pemantauan,” ujar Parikhesit, Sabtu (13/6/2026).

    Kecurigaan tersebut terbukti setelah keduanya diduga mencuri sebuah mobil boks yang sedang terparkir di depan toko. Usai berhasil menguasai kendaraan, pelaku langsung meninggalkan lokasi.

    Petugas yang sejak awal melakukan pengintaian segera melakukan pengejaran. Aksi kejar-kejaran berlangsung hingga Jalan Akses Graha Raya, Serpong Utara.

    Dalam upaya pelariannya, pelaku disebut sempat melakukan perlawanan dan mencoba menabrakkan kendaraan ke arah petugas yang berusaha menghentikan laju mobil.

    “Saat akan dihentikan, pelaku berusaha menabrakkan kendaraan ke arah petugas,” ungkap Parikhesit.

    Tindakan tersebut dinilai membahayakan keselamatan anggota kepolisian maupun pengguna jalan lainnya. Polisi akhirnya mengambil tindakan tegas hingga kedua pelaku berhasil dilumpuhkan dan diamankan.

    Dari tangan pelaku, polisi menyita satu unit mobil boks hasil curian, dua sepeda motor yang digunakan saat beraksi, delapan anak kunci letter T, serta sejumlah alat yang diduga dipakai untuk melakukan pencurian kendaraan bermotor.

    “Barang bukti yang diamankan antara lain mobil boks hasil curian, dua unit sepeda motor dan delapan kunci letter T,” jelasnya.

    Hasil penyelidikan sementara mengungkap mobil boks tersebut milik Sumarsono, seorang karyawan swasta. Kendaraan itu sebelumnya diparkir di depan toko bahan kain tempat korban bekerja.

    Saat ini penyidik masih melakukan pengembangan guna mengungkap kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat dalam jaringan pencurian kendaraan bermotor tersebut.

    “Kami masih melakukan pendalaman untuk mengungkap kemungkinan pelaku lain yang terlibat,” tutup Parikhesit. (B7

  • Ribuan Pil Keras Siap Edar Disita di Tangerang, Polisi Bongkar Gudang dan Buru Dalang Jaringan

    Berita7 | Kota Tangerang – Aparat Kepolisian Resor Metro Tangerang Kota terus mengembangkan penyelidikan kasus peredaran obat keras ilegal setelah mengungkap sebuah rumah kontrakan yang diduga dijadikan gudang penyimpanan ribuan pil siap edar di wilayah Tangerang.

    Dari penggerebekan tersebut, polisi menyita sedikitnya **135.346 butir obat keras** dari berbagai jenis. Jumlah barang bukti yang sangat besar itu membuat aparat kini memfokuskan penyelidikan untuk memburu pemasok utama yang diduga menjadi pengendali jaringan distribusi.

    Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol. Raden Muhammad Jauhari, menegaskan bahwa besarnya barang bukti menunjukkan dugaan peredaran dalam skala luas yang berpotensi membahayakan masyarakat, terutama kalangan remaja.

    “Penyelidikan akan terus dikembangkan untuk mengungkap pemasok utama dan jaringan yang lebih besar sehingga mata rantai peredaran obat keras ilegal dapat diputus,” ujarnya.

    [baca_juga]

    Menurut kepolisian, penyalahgunaan obat keras tanpa izin tidak hanya mengancam kesehatan, tetapi juga dapat memicu berbagai tindak kriminalitas dan kenakalan remaja. Karena itu, pengungkapan jaringan menjadi prioritas agar peredarannya tidak semakin meluas.

    Kasus ini bermula dari informasi masyarakat mengenai dugaan transaksi obat keras jenis tramadol dan hexymer dengan sistem pembayaran saat barang diterima di kawasan Poris. Berbekal informasi tersebut, petugas melakukan penyelidikan hingga berhasil mengamankan seorang pria yang membawa obat keras ilegal.

    Pengembangan kasus kemudian mengarah ke sebuah rumah kontrakan yang diduga digunakan sebagai tempat penyimpanan obat-obatan tersebut. Di lokasi itu, petugas menemukan ribuan pil yang diduga siap didistribusikan kepada pembeli.

    Barang bukti yang diamankan terdiri dari 78.510 butir Tryhex, 45.200 butir Hexymer, 5.306 butir Tramadol, 6.000 butir PCC, 190 butir Merlopam, 130 butir Alprazolam, serta 130 butir Riklona. Polisi juga menyita dua telepon genggam, satu printer kemasan, dan satu unit sepeda motor yang diduga digunakan dalam aktivitas distribusi.

    Dalam perkara ini, dua orang berinisial FN alias Botil (25) dan R alias Idung (24) telah diamankan untuk menjalani proses hukum. Sementara itu, polisi masih memburu pihak yang diduga menjadi pemasok utama dan terus menelusuri kemungkinan adanya jaringan yang lebih luas.

    Kepolisian juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif melaporkan aktivitas mencurigakan terkait peredaran obat keras ilegal melalui kantor polisi terdekat maupun layanan Call Center 110 agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat. (B7

  • Kelapa Dua Bergerak, Program PKK Mengajar 2026 Hadir di SMKN 7 Kabupaten Tangerang Bangun Generasi Berprestasi

    Berita7 | Kabupaten Tangerang – Komitmen meningkatkan kualitas pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda terus diperkuat melalui Program PKK Mengajar Tahun 2026 yang digelar di SMKN 7 Kabupaten Tangerang, Kamis, 11 Juni 2026.

    Dalam kegiatan tersebut, Camat Kelapa Dua Dadang Sudrajat, S.Sos., M.Si., bersama Ketua TP PKK Kecamatan Kelapa Dua menerima kunjungan Ketua TP PKK Provinsi Banten, Ibu Tinawati Andra Soni, serta Ketua TP PKK Kabupaten Tangerang, Ibu Rismawati Maesyal Rasyid beserta jajaran.

    Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya TP PKK dalam mendukung dunia pendidikan melalui penanaman nilai-nilai karakter, peningkatan motivasi belajar, serta mendorong para pelajar untuk terus berkarya dan meraih prestasi.

    “Melalui Program PKK Mengajar, kami berharap para peserta didik semakin termotivasi untuk belajar, memiliki karakter yang kuat, dan mampu menghadapi tantangan masa depan,” demikian semangat yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

    Tidak hanya berfokus pada aspek akademik, program ini juga mengajak para siswa untuk membangun sikap disiplin, tanggung jawab, kreativitas, dan kepedulian sosial sebagai bekal menuju masa depan yang lebih baik.

    Kehadiran jajaran TP PKK Provinsi Banten dan Kabupaten Tangerang menjadi bentuk dukungan nyata terhadap penguatan pendidikan karakter di lingkungan sekolah. Sinergi antara pemerintah daerah, TP PKK, dan institusi pendidikan diharapkan mampu menciptakan generasi muda yang cerdas, berintegritas, dan berdaya saing.

    Para peserta mengikuti kegiatan dengan antusias. Program seperti ini dinilai memberikan inspirasi sekaligus motivasi bagi pelajar untuk terus mengembangkan potensi diri serta berkontribusi positif bagi masyarakat.

    Ke depan, Program PKK Mengajar diharapkan terus berlanjut sebagai salah satu langkah membangun sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi perkembangan zaman. (B7

  • Putra Tangerang Harumkan Indonesia, Borong 5 Medali di Ajang Dunia Yoga

    Berita7 | Kota Tangerang,. – Kabar membanggakan datang dari Kota Tangerang. Di tengah ketatnya persaingan atlet dari berbagai negara, pegiat yoga muda asal Kota Tangerang, Arkan Fauzan Riyanto, berhasil mengharumkan nama Indonesia setelah memborong lima medali pada ajang World Yogasana Championship 2026 di India.

    Prestasi luar biasa tersebut langsung mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota Tangerang. Arkan dinilai berhasil membuktikan bahwa talenta Indonesia mampu bersaing dan tampil sejajar dengan atlet-atlet terbaik dunia di cabang olahraga yoga.

    Dalam kejuaraan internasional paling bergengsi di dunia yoga tersebut, Arkan sukses membawa pulang dua medali perak dan tiga medali perunggu. Raihan tersebut diraih dari berbagai kategori yang diikuti, mulai dari Traditional, Back Bend, Twisting Body, Forward Bend hingga Supine.

    Keberhasilan ini menjadi catatan sejarah tersendiri bagi Kota Tangerang. Pasalnya, tidak banyak atlet Indonesia yang mampu meraih prestasi besar di level dunia dalam cabang yoga yang kini semakin berkembang dan diminati masyarakat internasional.

    Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tangerang, Kaonang, menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian yang diraih Arkan. Menurutnya, prestasi tersebut menjadi bukti bahwa generasi muda Kota Tangerang memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat global.

    Di balik kesuksesannya, Arkan mengaku pencapaian tersebut tidak lepas dari dukungan masyarakat Indonesia, khususnya warga Kota Tangerang yang terus memberikan doa dan semangat selama dirinya berjuang di India.

    Tak hanya menjadi kebanggaan daerah, prestasi Arkan juga diharapkan mampu menginspirasi generasi muda lainnya untuk terus berprestasi di bidang olahraga maupun aktivitas positif lainnya. Bahkan, Pemerintah Kota Tangerang menargetkan ke depan dapat menggelar kejuaraan yoga internasional guna memperkuat posisi Kota Tangerang sebagai pusat pembinaan olahraga modern di Indonesia.

    Keberhasilan Arkan Fauzan menjadi bukti bahwa kerja keras, disiplin, dan semangat pantang menyerah mampu membawa putra daerah menembus panggung dunia. Dari Kota Tangerang untuk Indonesia, lima medali internasional kini menjadi kebanggaan yang patut dirayakan bersama. (B7

  • Aktivis Desak Tersangka Kasus Dugaan Pencemaran Sungai Cisadane Segera Ditetapkan, Penanganan Dinilai Terlalu Lama

    Berita7 | Kota Tangerang Selatan — Koalisi Aktivis Lingkungan Hidup Tangerang (Kalung) kembali menyuarakan desakan kepada Aparat Penegak Hukum dan Kementerian Lingkungan Hidup agar segera menuntaskan kasus dugaan pencemaran Sungai Cisadane yang terjadi setelah insiden kebakaran gudang pestisida di kawasan Pergudangan Taman Tekno BSD.

    Aksi simpatik yang digelar di depan kawasan pergudangan tersebut menjadi bentuk dorongan agar proses hukum berjalan lebih cepat dan menghasilkan kepastian hukum bagi masyarakat. Menurut para aktivis, kasus yang telah bergulir selama beberapa bulan belum menunjukkan adanya penetapan tersangka.

    Koordinator Advokasi Kalung, Fale Wali, menegaskan bahwa penegakan hukum harus dilakukan secara tegas sehingga ada pihak yang bertanggung jawab atas dugaan pencemaran lingkungan tersebut.

    “Kami mendesak Aparat Penegak Hukum dan Kementerian Lingkungan Hidup untuk segera menuntaskan kasus pencemaran Sungai Cisadane. Harus ada pihak yang bertanggung jawab,” ujarnya.

    Ia menilai proses yang berlangsung cukup lama berpotensi mengurangi kepercayaan publik terhadap upaya perlindungan lingkungan hidup. Menurutnya, berbagai kegiatan konservasi akan kehilangan makna apabila tidak diiringi dengan penegakan hukum yang kuat.

    Fale juga menyampaikan bahwa sudah sekitar lima bulan sejak peristiwa terjadi, namun hingga kini belum ada pihak yang diumumkan sebagai tersangka meskipun proses hukum telah meningkat ke tahap penyidikan.

    Sebelumnya, Polres Tangerang Selatan menyatakan bahwa penanganan perkara dugaan pencemaran Sungai Cisadane telah ditingkatkan dari tahap penyelidikan menjadi penyidikan. Langkah tersebut dilakukan untuk mendalami dugaan pelanggaran yang berkaitan dengan kebakaran gudang pestisida di kawasan Pergudangan Taman Tekno BSD, Kecamatan Setu.

    Kasatreskrim Polres Tangerang Selatan, AKP Wira Graha Setiawan, menyampaikan bahwa penyidik saat ini masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dan ahli guna mengungkap fakta dalam perkara tersebut.

    Selain proses penyidikan oleh kepolisian, Kejaksaan Negeri Kota Tangerang Selatan juga telah meminta keterangan dari perwakilan pengelola kawasan Pergudangan Taman Tekno BSD sebagai bagian dari pengumpulan informasi terkait peristiwa kebakaran dan dugaan pencemaran lingkungan.

    Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mendalami berbagai aspek yang berkaitan dengan insiden tersebut sehingga proses hukum dapat berjalan berdasarkan fakta dan alat bukti yang tersedia.

    Kasus dugaan pencemaran Sungai Cisadane terus menjadi perhatian publik karena menyangkut kelestarian lingkungan dan keselamatan masyarakat yang bergantung pada ekosistem sungai. Berbagai kalangan berharap proses hukum dapat berjalan transparan, profesional, dan memberikan kepastian sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. (*

  • Kelapa Dua Raih Penghargaan Bergengsi, Jadi Kecamatan dengan Realisasi PBB Tertinggi di Kabupaten Tangerang

    Berita7 | KABUPATEN TANGERANG – Kecamatan Kelapa Dua kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Kabupaten Tangerang. Dalam ajang Pajak Digital Award 2026 yang digelar Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Kelapa Dua berhasil meraih penghargaan sebagai Kecamatan dengan Realisasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Tertinggi II se-Kabupaten Tangerang.

    Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan pada malam penganugerahan Pajak Digital Award 2026 yang berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Sabtu (6/6/2026).

    Prestasi tersebut menjadi bukti tingginya kesadaran masyarakat serta keberhasilan pemerintah kecamatan dalam mendorong kepatuhan pembayaran pajak demi mendukung pembangunan daerah.

    Penghargaan diterima langsung oleh Camat Kelapa Dua, Dadang Sudrajat, S.Sos., MM., M.Si., yang hadir mewakili Kecamatan Kelapa Dua dalam acara tersebut.

    [baca_juga]

    Keberhasilan ini sekaligus menempatkan Kelapa Dua sebagai salah satu wilayah dengan kontribusi pendapatan daerah terbesar dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan di Kabupaten Tangerang.

    Dalam kesempatan itu, Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasi kepada seluruh wajib pajak, pelaku usaha, dan masyarakat yang telah menunjukkan kepatuhan dalam memenuhi kewajiban perpajakan.

    Menurutnya, pajak memiliki peran penting dalam mendukung berbagai program pembangunan yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, mulai dari pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan hingga pelayanan publik lainnya.

    Pemerintah Kabupaten Tangerang juga terus berkomitmen meningkatkan sistem pelayanan perpajakan yang transparan, akuntabel, dan berbasis digital guna memberikan kemudahan bagi masyarakat.

    Sementara itu, Kecamatan Kelapa Dua mengajak seluruh masyarakat untuk terus mempertahankan budaya taat pajak sebagai bentuk partisipasi aktif dalam membangun daerah.

    Melalui pembayaran pajak yang tepat waktu, pembangunan infrastruktur, peningkatan fasilitas umum, hingga berbagai program pelayanan masyarakat dapat terus berjalan secara berkelanjutan.

    Prestasi yang diraih Kelapa Dua dalam Pajak Digital Award 2026 diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung pembangunan Kabupaten Tangerang melalui kepatuhan membayar pajak. (B7)

  • 12,7 Ton Sampah Diangkat dari Sungai Cisadane, Aksi Lebaran Cisadane 2026 Jadi Sorotan Hari Lingkungan Hidup Sedunia

    Berita7 | Kota Tangerang – Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di Kota Tangerang diwujudkan melalui aksi nyata. Sebanyak 12,7 ton sampah berhasil diangkut dari aliran Sungai Cisadane dalam kegiatan Lestarikan Bersama Sumber Kehidupan (Lebaran Cisadane) 2026 yang digelar Komunitas Bank Sampah Sungai Cisadane (Banksasuci) bersama Pemerintah Kota Tangerang dan berbagai pemangku kepentingan, Jumat (5/6/2026).

    Kegiatan yang berlangsung di sepanjang bantaran Sungai Cisadane, mulai dari Kampung Bekelir hingga Hutan Kota Tangerang, menjadi bukti kolaborasi berbagai elemen masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan dan sumber kehidupan masyarakat.

    [baca_juga]

    Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam aksi bersih sungai tersebut. Menurutnya, Sungai Cisadane memiliki peran penting bagi kehidupan masyarakat sehingga harus dijaga bersama secara berkelanjutan.

    “Sungai Cisadane merupakan sumber kehidupan yang manfaatnya dirasakan oleh masyarakat luas. Menjaga kebersihan sungai bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat,” ujar Maryono.

    Data hasil kegiatan menunjukkan masih tingginya volume sampah yang mencemari aliran sungai. Sampah yang berhasil diangkat didominasi oleh limbah domestik seperti plastik sekali pakai, kantong kresek, styrofoam hingga berbagai jenis sampah rumah tangga lainnya.

    Founder Komunitas Bank Sampah Sungai Cisadane (Banksasuci), Ade Yunus, mengatakan persoalan sampah tidak dapat diselesaikan hanya dengan kegiatan pembersihan sungai. Diperlukan kesadaran dan perubahan perilaku masyarakat agar tidak lagi membuang sampah sembarangan.

    “Kami ingin mengajak seluruh pihak untuk tidak menjadikan Sungai Cisadane sebagai tempat pembuangan sampah. Pelestarian sungai harus dilakukan bersama melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah, komunitas, akademisi, dunia usaha, media dan masyarakat,” katanya.

    Selain aksi bersih sungai, rangkaian Lebaran Cisadane 2026 juga diisi dengan pemberian Cisadane Award 2026 kepada sejumlah pihak yang dinilai berkontribusi aktif dalam upaya menjaga dan melestarikan Sungai Cisadane.

    Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi agar gerakan pelestarian lingkungan terus berkembang dan melibatkan lebih banyak pihak di wilayah Tangerang Raya.

    Momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini menjadi pengingat bahwa persoalan sampah masih menjadi tantangan besar. Namun melalui kolaborasi dan kepedulian bersama, kelestarian Sungai Cisadane sebagai sumber kehidupan masyarakat dapat terus terjaga untuk generasi mendatang. (B7

  • Periuk Digegerkan Penusukan di Klinik Gigi, Perawat Alami Luka Serius Usai Diserang Pasien

    Berita7 | KOTA TANGERANG — Insiden mengejutkan terjadi di sebuah klinik gigi di kawasan Periuk, Kota Tangerang. Seorang perawat menjadi korban penusukan yang diduga dilakukan oleh pasien usai menjalani perawatan medis, Sabtu (30/5/2026) sore.

    Peristiwa tersebut terjadi di Klinik King Dental Regency yang berada di Jalan Raya Regency, Kelurahan Gembor, Kecamatan Periuk, sekitar pukul 16.00 WIB.

    Kapolsek Jatiuwung Kompol Rabiin membenarkan adanya kejadian tersebut. Polisi yang menerima laporan langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan penyelidikan dan mengamankan pelaku.

    “Benar telah terjadi tindak pidana penusukan terhadap seorang perawat. Pelaku sudah diamankan beserta barang bukti dan saat ini masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” kata Rabiin.

    Berdasarkan hasil penyelidikan awal, pelaku berinisial MA datang ke klinik untuk menjalani tindakan pembersihan karang gigi. Setelah proses perawatan selesai dilakukan dokter, pelaku meminta izin menggunakan toilet.

    [baca_juga]

    Korban yang diketahui berinisial VS kemudian mengantar pelaku menuju fasilitas tersebut. Namun situasi mendadak berubah ketika pelaku keluar dari kamar mandi dan memanggil korban untuk mendekat.

    Tanpa menaruh curiga, korban menghampiri pelaku. Secara tiba-tiba, pelaku mengeluarkan sebilah pisau yang diduga telah disembunyikan di dalam tasnya dan langsung melakukan penyerangan.

    Akibat serangan itu, korban mengalami sejumlah luka tusuk dan sayatan pada bagian tangan, punggung, hingga perut. Rekan kerja dan tenaga medis di lokasi segera memberikan pertolongan sebelum korban dirujuk ke RSUD Kabupaten Tangerang untuk mendapatkan penanganan intensif.

    Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung mengamankan pelaku. Selain itu, polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa sebilah pisau yang diduga digunakan dalam aksi penyerangan serta perlengkapan lain yang dibawa pelaku saat kejadian.

    Hingga kini, motif penyerangan masih menjadi fokus penyelidikan. Penyidik masih memeriksa sejumlah saksi, menunggu hasil visum korban, serta menelusuri latar belakang pelaku guna mengungkap penyebab pasti insiden tersebut.

    Pihak kepolisian memastikan proses hukum akan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku dan mengimbau masyarakat untuk tetap tenang menunggu hasil penyelidikan resmi. (B7

  • Pemkot Tangerang Gerak Cepat Siapkan PSEL Mandiri, Target Kelola 1.000 Ton Sampah per Hari

    Berita7 | Kota Tangerang — Pemerintah Kota Tangerang bergerak cepat menyiapkan proyek Pengelolaan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) secara mandiri setelah skema PSEL Aglomerasi Tangerang Raya dipastikan batal dilanjutkan.

    Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Wawan Fauzi mengatakan, Pemkot Tangerang telah menyiapkan lahan seluas 5 hektare di kawasan Jatiuwung sebagai lokasi pengembangan proyek PSEL mandiri. Lokasi tersebut bahkan telah ditinjau langsung oleh Kementerian Lingkungan Hidup untuk proses studi kelayakan.

    Menurutnya, keputusan untuk tidak melanjutkan proyek aglomerasi diambil setelah melalui kajian mendalam terkait pembiayaan yang dinilai cukup besar jika tetap menggunakan skema bersama wilayah Tangerang Raya.

    “Kami sudah menyiapkan skema pengembangan proyek PSEL mandiri jauh-jauh hari. Keputusan ini juga mendapat dukungan dari Gubernur Banten dan DPRD Kota Tangerang,” ujar Wawan, Selasa (26/5/2026).

    Pemkot Tangerang menargetkan proses pembebasan lahan dapat segera rampung agar kerja sama pengembangan proyek bersama perusahaan mitra bisa diteken pada akhir tahun 2026.

    Selain itu, pemerintah daerah juga akan melanjutkan tahapan studi kelayakan hingga proses pelelangan apabila seluruh persiapan administrasi dan teknis sudah dinyatakan siap.

    “Semoga seluruh tahapan bisa berjalan lancar dan direalisasikan tahun ini agar penanganan sampah di Kota Tangerang semakin maksimal,” tambahnya.

    Proyek PSEL mandiri tersebut diharapkan menjadi solusi efektif untuk mengurangi persoalan darurat sampah yang selama ini menjadi tantangan di Kota Tangerang. Pasalnya, fasilitas tersebut diperkirakan mampu mengelola sekitar 1.000 ton sampah dari total produksi harian masyarakat yang mencapai 1.600 ton per hari.

    Langkah cepat Pemkot Tangerang ini mendapat perhatian masyarakat karena dinilai menjadi upaya nyata dalam mengatasi persoalan lingkungan sekaligus mendukung pengembangan energi ramah lingkungan di wilayah perkotaan. (B7

  • Kelapa Dua Khidmat Rayakan Idul Adha, Camat Dadang Sudrajat Pimpin Kebersamaan Warga di Masjid Jami Taqwa

    Berita7 | Tangerang — Suasana penuh khidmat menyelimuti Kelurahan Pakulonan Barat, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang saat pelaksanaan Sholat Idul Adha 1447 Hijriah, yang digelar di Masjid Jami Taqwa pada pukul 06.30 WIB, Jumat (27/05/2026).

    Sejak fajar, gema takbir terus berkumandang mengiringi langkah warga yang berdatangan ke masjid untuk melaksanakan ibadah Sholat Idul Adha bersama-sama dalam suasana penuh kekhusyukan.

    Pelaksanaan ibadah ini berlangsung tertib dan lancar, dengan kehadiran jajaran aparatur pemerintah serta tokoh masyarakat setempat.

    Camat Kelapa Dua, Dadang Sudrajat, turut hadir langsung bersama tim Trantib Kecamatan Kelapa Dua, serta Lurah Pakulonan Barat, Kasi Pemas, Sekel, dan jajaran Kelurahan Pakulonan Barat.

    Selain unsur pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga sekitar juga memenuhi area masjid sejak pagi hari untuk mengikuti rangkaian ibadah Idul Adha.

    Kehadiran para pemimpin wilayah di tengah jamaah menambah kekhidmatan suasana sekaligus mempererat hubungan silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat.

    Lantunan takbir dan doa bersama yang menggema di dalam Masjid Jami Taqwa menciptakan suasana tenang dan penuh makna, mencerminkan semangat kebersamaan di hari raya kurban.

    Pelaksanaan Sholat Idul Adha tahun ini tidak hanya menjadi momen ibadah, tetapi juga wadah memperkuat persatuan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat Kelapa Dua.

    Usai pelaksanaan sholat, kegiatan dilanjutkan dengan saling bersalaman dan ucapan Hari Raya Idul Adha antara warga dan para aparatur pemerintah.

    “Semoga semangat Idul Adha ini membawa keberkahan, kedamaian, serta mempererat persaudaraan seluruh warga Kelapa Dua, khususnya di Pakulonan Barat,” demikian harapan yang disampaikan dalam suasana kebersamaan tersebut.

    Pemerintah Kecamatan Kelapa Dua juga menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam setiap kegiatan keagamaan dan sosial sebagai bentuk pelayanan dan penguatan hubungan dengan warga. (B7