Category: Olahraga

  • Aksi Bersih Sungai Cisadane di Tangerang, Camat Yudi Pradana dan Warga Gaungkan Kepedulian Lingkungan

    Berita7 | Kota Tangerang — Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di Kota Tangerang berlangsung meriah melalui rangkaian kegiatan bertema “Aksi untuk Iklim”. Salah satu agenda utama yang menjadi perhatian publik adalah aksi bersih-bersih Sungai Cisadane yang melibatkan berbagai elemen masyarakat dan pemerintah daerah.

    Camat Tangerang, Yudi Pradana, S.H., bersama jajaran staf Kecamatan Tangerang turut ambil bagian dalam kegiatan yang dilaksanakan sepanjang bantaran Sungai Cisadane, mulai dari kawasan Kampung Bekelir hingga Hutan Kota Tangerang.

    [baca_juga]

    Kegiatan tersebut juga dihadiri Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono Hasan, AP, M.Si., serta Founder Komunitas Bank Sampah Sungai Cisadane (Banksasuci), Ade Yunus. Kehadiran berbagai pihak ini menjadi bentuk nyata kolaborasi dalam menjaga kelestarian lingkungan dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kebersihan sungai.

    “Aksi kecil yang dilakukan bersama-sama akan memberikan dampak besar bagi lingkungan dan masa depan generasi mendatang,” ujar Yudi Pradana di sela kegiatan.

    Menurutnya, menjaga kebersihan sungai tidak hanya berkaitan dengan estetika lingkungan, tetapi juga berpengaruh terhadap kualitas kesehatan masyarakat, pencegahan banjir, serta keberlanjutan ekosistem di wilayah perkotaan.

    Selain melakukan pembersihan sampah di sepanjang aliran sungai, peserta kegiatan juga mengajak masyarakat untuk lebih aktif dalam pengelolaan sampah rumah tangga dan menerapkan pola hidup ramah lingkungan.

    Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi turut memberikan dukungan dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara rutin.

    Melalui momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Pemerintah Kota Tangerang berharap semangat menjaga lingkungan dapat semakin tumbuh di tengah masyarakat sehingga tercipta kawasan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. (B7

  • Festival Cisadane 2026 Siap Digelar 5 Hari, Disbudpar Kota Tangerang Hadirkan Perayaan Budaya dan UMKM Terbesar

    Berita7 | Kota Tangerang – Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) kembali menghadirkan agenda budaya terbesar yang selalu dinantikan masyarakat. Festival Cisadane 2026 dipastikan akan berlangsung selama lima hari penuh mulai 22 hingga 26 Juli 2026 di kawasan ikonik Jembatan Kaca Berendeng, bantaran Sungai Cisadane.

    Mengusung tema “Flowing Heritage, Growing Courage”, festival tahun ini tidak hanya menjadi ajang hiburan dan pelestarian budaya, tetapi juga menjadi momentum kebangkitan ekonomi kreatif serta penguatan identitas Kota Tangerang sebagai kota yang kaya sejarah dan budaya.

    [baca_juga]

    Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang, Boyke Urif Hermawan, mengatakan Festival Cisadane 2026 dirancang dengan konsep yang lebih kuat dan bermakna dibanding tahun-tahun sebelumnya.

    Menurutnya, tema yang diangkat merepresentasikan warisan budaya yang terus mengalir seperti Sungai Cisadane sekaligus menggambarkan semangat masyarakat Kota Tangerang yang terus tumbuh untuk menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

    “Aliran Sungai Cisadane melambangkan warisan luhur yang terus hidup dari generasi ke generasi. Di sisi lain, keberanian menjadi simbol masyarakat Kota Tangerang yang terus berinovasi, berkolaborasi dan bergerak maju bersama,” ujar Boyke.

    Festival Cisadane selama ini dikenal sebagai salah satu agenda wisata unggulan Kota Tangerang yang mampu menarik ribuan pengunjung dari berbagai daerah. Tahun ini, Disbudpar Kota Tangerang kembali menyiapkan beragam atraksi budaya, seni tradisional, hiburan masyarakat hingga ruang promosi bagi pelaku usaha lokal.

    Tidak hanya berfokus pada pelestarian budaya, Festival Cisadane 2026 juga menjadi wadah kolaboratif yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari pegiat budaya, seniman, komunitas kreatif hingga pelaku UMKM.

    “Kami mengintegrasikan Festival Cisadane dengan penguatan ekonomi lokal melalui fasilitasi ratusan stan UMKM. Harapannya, festival ini tidak hanya menjadi magnet wisata tetapi juga memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat,” tambahnya.

    Keberadaan ratusan pelaku UMKM yang akan terlibat diharapkan mampu meningkatkan perputaran ekonomi selama festival berlangsung. Produk-produk unggulan lokal akan ditampilkan untuk memperkenalkan potensi ekonomi kreatif Kota Tangerang kepada wisatawan.

    Selain itu, Festival Cisadane juga menjadi sarana memperkenalkan berbagai kekayaan budaya daerah kepada generasi muda agar tetap terjaga dan berkembang di tengah modernisasi.

    Disbudpar Kota Tangerang mengajak seluruh masyarakat, wisatawan dan pecinta budaya untuk hadir dan meramaikan Festival Cisadane 2026 yang akan berlangsung pada 22 hingga 26 Juli mendatang.

    “Kami mengundang seluruh masyarakat untuk menjadi bagian dari Festival Cisadane 2026. Mari bersama merayakan warisan budaya sekaligus mendukung kebangkitan ekonomi kreatif Kota Tangerang,” tutup Boyke. (B7

  • Polisi Turun Tangan Usai Keributan di SD Pamulang, Aksi Saling Dorong Terjadi Saat Jam Pulang Siswa

    Betita7 | Tangerang Selatan – Suasana di salah satu sekolah dasar (SD) di kawasan Pamulang, Kota Tangerang Selatan, mendadak tegang setelah terjadi keributan yang melibatkan sejumlah orang di lingkungan sekolah. Peristiwa tersebut bahkan memicu aksi saling dorong di area gerbang sekolah dan menjadi perhatian warga sekitar.

    Insiden yang terjadi pada Kamis (4/6/2026) itu berlangsung bertepatan dengan jam pulang siswa. Situasi tersebut sempat menimbulkan keresahan karena terjadi saat aktivitas sekolah masih berlangsung.

    [baca_juga]

    Berdasarkan informasi yang beredar, sejumlah orang terlihat berusaha memasuki area sekolah dengan membuka gerbang secara paksa. Namun, upaya tersebut mendapat penolakan dari pihak yang berada di dalam lingkungan sekolah sehingga memicu ketegangan di lokasi.

    Dalam rekaman video yang beredar, tampak beberapa orang terlibat aksi saling dorong di pintu masuk sekolah. Sejumlah warga dan pihak terkait berupaya meredam situasi agar tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar.

    Kapolsek Pamulang AKP Galuh Febri Saputra membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya, pihak kepolisian langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan masyarakat melalui layanan darurat 110.

    “Laporan yang kami terima menyebutkan adanya sekelompok orang yang datang ke lingkungan sekolah dan menimbulkan keresahan. Anggota langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan,” ujar Galuh.

    Kehadiran aparat kepolisian di lokasi bertujuan untuk menjaga situasi tetap kondusif sekaligus melakukan mediasi terhadap pihak-pihak yang terlibat agar persoalan tidak semakin meluas.

    Karena terjadi saat jam kepulangan siswa, polisi juga memastikan keamanan dan kenyamanan peserta didik serta orang tua yang berada di sekitar lingkungan sekolah.

    Hingga proses mediasi berlangsung, situasi di lokasi dilaporkan berhasil dikendalikan dan tidak terjadi gangguan keamanan yang lebih besar.

    Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait penyebab keributan tersebut serta meminta semua pihak untuk menahan diri dan mengedepankan penyelesaian secara musyawarah. (B7

  • PRA SPMB 2026 Dibuka, Hampir 10 Ribu Kursi SMP Negeri Tangsel Disiapkan untuk Siswa Baru

    Berita7 | Tangerang Selatan – Kabar penting bagi para orang tua dan calon peserta didik di Kota Tangerang Selatan. Pemerintah Kota Tangerang Selatan resmi membuka tahapan Pra Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 dengan menyiapkan kuota besar mencapai 9.976 kursi untuk jenjang SMP Negeri.

    Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya Pemkot Tangsel dalam memperluas akses pendidikan sekaligus menjawab tingginya minat masyarakat untuk melanjutkan pendidikan ke sekolah negeri setiap tahunnya.

    Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan, menegaskan seluruh proses SPMB harus berjalan transparan, objektif dan memberikan kesempatan yang seluas-luasnya kepada masyarakat.

    “Insyaallah tahapan SPMB pada Juni ini sudah mulai dibuka. Orang tua siswa tinggal mengikuti proses dan melengkapi berkas yang dibutuhkan. Kami ingin proses berjalan transparan dan kuota yang tersedia mampu menampung hampir 10 ribu siswa di SMP Negeri,” ujar Pilar.

    Data Pemerintah Kota Tangerang Selatan mencatat setiap tahun terdapat sekitar 25 ribu lulusan sekolah dasar yang melanjutkan pendidikan ke tingkat SMP. Dari jumlah tersebut, sekitar 12 ribu hingga 15 ribu siswa memilih melanjutkan pendidikan ke sekolah negeri.

    Untuk mengantisipasi tingginya jumlah pendaftar, Pemkot Tangsel terus melakukan berbagai langkah strategis, termasuk pembangunan sekolah baru dan penguatan kerja sama dengan sekolah swasta.

    Tak hanya itu, pemerintah juga menyiapkan sekitar 5.000 beasiswa bagi siswa yang tidak diterima di SMP Negeri agar tetap dapat melanjutkan pendidikan secara gratis di sekolah swasta yang bekerja sama dengan pemerintah daerah.

    “Kami terus membangun SMP Negeri baru setiap tahun. Di sisi lain, kami juga menggandeng hampir 100 SMP swasta untuk memastikan seluruh anak mendapatkan akses pendidikan yang layak,” kata Pilar.

    Program perluasan akses pendidikan tersebut juga telah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Tangerang Selatan yang menargetkan pembangunan sejumlah sekolah baru dalam beberapa tahun ke depan.

    Untuk pelaksanaan SPMB 2026, pendaftaran dilakukan secara daring dan dapat diikuti oleh lulusan SD sederajat, lulusan Paket A, hingga lulusan tahun sebelumnya yang memenuhi persyaratan usia dan administrasi.

    SPMB SMP Negeri Tangsel tahun ini membuka empat jalur penerimaan, yakni Jalur Domisili sebesar 40 persen, Jalur Afirmasi 30 persen, Jalur Prestasi 25 persen dan Jalur Mutasi 5 persen.

    [baca_juga]

    Tahapan pendaftaran dimulai melalui Jalur Domisili pada 22 hingga 24 Juni 2026. Selanjutnya Jalur Prestasi dan Mutasi berlangsung pada 29 Juni hingga 1 Juli 2026, sedangkan Jalur Afirmasi dan Disabilitas dibuka pada 6 hingga 8 Juli 2026.

    Seluruh siswa yang dinyatakan lolos seleksi dijadwalkan mulai mengikuti kegiatan belajar mengajar pada 13 Juli 2026.

    Dengan hampir 10 ribu kuota SMP Negeri dan tambahan 5 ribu beasiswa sekolah swasta, Pemerintah Kota Tangerang Selatan optimistis seluruh lulusan sekolah dasar dapat memperoleh akses pendidikan yang berkualitas.

    “Kami berharap seluruh proses berjalan lancar tanpa kendala sehingga seluruh siswa memiliki kesempatan mendapatkan pendidikan terbaik, baik melalui SMP Negeri maupun sekolah swasta yang didukung program beasiswa,” tutup Pilar. (B7

  • DP3AP2KB Kota Tangerang Bekali Kader Posyandu, Perkuat Perlindungan Anak dan Kesehatan Mental Keluarga

    Berita7 | Kota Tangerang – Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) terus memperkuat kualitas pelayanan masyarakat melalui peningkatan kapasitas kader Posyandu. Salah satunya dengan menggelar kegiatan Parenting bertema Orientasi dan Pembekalan Dukungan Psikologis Awal (DPA) bagi kader Posyandu yang berlangsung di Ruang Rapat DP3AP2KB Kota Tangerang, Gedung Puspem Kota Tangerang.

    Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat perlindungan keluarga dan anak dari tingkat lingkungan terkecil. Melalui pembekalan tersebut, para kader Posyandu diberikan pemahaman dan keterampilan untuk mengenali berbagai persoalan psikologis yang berpotensi muncul di tengah keluarga maupun masyarakat.

    Konselor Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) Kota Tangerang, Glori Telis Amanta, menjelaskan bahwa kader Posyandu memiliki peran penting sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat yang berinteraksi langsung dengan keluarga di lingkungan sekitar.

    Menurutnya, berbagai persoalan psikologis dalam keluarga perlu mendapat perhatian sejak dini agar tidak berkembang menjadi masalah yang lebih besar dan berdampak pada tumbuh kembang anak.

    “Stres pengasuhan bisa memicu kekerasan pada anak. Karena itu, kader Posyandu dibekali kemampuan memberikan Dukungan Psikologis Awal sebagai langkah pencegahan dan mitigasi risiko psikologis keluarga,” ujarnya..

    [baca_juga]

    Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan mengenai tiga prinsip utama Dukungan Psikologis Awal atau DPA, yakni Look, Listen dan Link. Ketiga pendekatan tersebut dirancang untuk membantu kader mengenali kondisi psikologis warga, mendengarkan dengan empati, serta menghubungkan masyarakat dengan layanan pendampingan yang tersedia.

    Selain meningkatkan kapasitas kader, program ini juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Tangerang dalam membangun lingkungan yang aman, nyaman dan ramah anak.

    DP3AP2KB Kota Tangerang berharap para kader Posyandu mampu menjadi agen perubahan yang berperan aktif dalam mendeteksi permasalahan sosial maupun psikologis sejak dini di lingkungan masing-masing.

    Melalui sinergi antara kader Posyandu, Puspaga dan masyarakat, upaya perlindungan anak serta penguatan ketahanan keluarga di Kota Tangerang diharapkan semakin optimal dan berkelanjutan.

    “Kami berharap kader Posyandu dapat menjadi garda terdepan dalam memberikan dukungan awal kepada keluarga yang membutuhkan, sehingga tercipta lingkungan yang sehat, aman dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal,” tutupnya. (B7

  • UMB Bangun Teknologi Penampung Air Pintar di Tangerang, 53 Warga Rasakan Dampaknya

    Berita7 | Kota Tangerang – Inovasi menghadapi perubahan iklim kini hadir di lingkungan permukiman warga Kota Tangerang. Universitas Mercu Buana (UMB) bersama Kelompok Wanita Tani (KWT) Cempaka Asri berhasil membangun Groundwater Tank (GWT) berbasis Smart Rain Garden di Perumahan Pinang Griya Permai, Kecamatan Pinang.

    Program yang menjadi bagian dari pengabdian masyarakat tersebut tidak hanya membantu pengelolaan air secara berkelanjutan, tetapi juga membuka peluang peningkatan ekonomi keluarga melalui pengembangan pertanian urban.

    Keberadaan teknologi tersebut menjadi perhatian karena mampu menyimpan air hujan saat musim penghujan dan memanfaatkannya kembali ketika musim kemarau. Sistem ini sekaligus menjadi solusi inovatif dalam mengurangi risiko genangan dan mendukung ketahanan pangan masyarakat.

    Ketua KWT Cempaka Asri, Nyimas Tri Dewi, mengatakan program tersebut membawa perubahan besar bagi para anggota kelompok tani yang selama ini aktif mengembangkan pertanian perkotaan di lingkungan mereka.

    Setelah mendapatkan pendampingan dari Universitas Mercu Buana dan pelatihan dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang, kemampuan anggota dalam mengelola pertanian urban meningkat secara signifikan.

    “Kami mendapatkan ilmu baru mengenai teknologi pertanian dan manajemen air. Tanggapan seluruh anggota sangat baik dan kami berterima kasih kepada Universitas Mercu Buana serta DLH Kota Tangerang,” ujarnya.

    Program ini juga melibatkan sekitar 53 warga melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi lingkungan yang terintegrasi dengan Program Kampung Iklim (Proklim). Kehadiran Groundwater Tank berbasis Smart Rain Garden diharapkan menjadi aset jangka panjang yang dapat dijaga dan dimanfaatkan bersama oleh masyarakat.

    Nyimas menjelaskan, hasil panen sayuran yang dihasilkan nantinya tidak hanya digunakan untuk kebutuhan keluarga, tetapi juga dapat dipasarkan di lingkungan sekitar melalui berbagai kegiatan warga.

    “Harapannya, KWT Cempaka Asri semakin mandiri. Hasil panen dapat diperjualbelikan dalam kegiatan warga sehingga mampu membantu menambah pemasukan keluarga,” katanya.

    [baca_juga]

    Sementara itu, Dosen Pembimbing Universitas Mercu Buana, Dr. Ir. Uly Amrina, menjelaskan konsep yang diterapkan berfokus pada pengelolaan air berkelanjutan yang mampu menjawab tantangan perubahan iklim di kawasan perkotaan.

    Menurutnya, saat musim hujan, limpasan air akan ditampung secara optimal di tandon bawah tanah untuk mengurangi potensi banjir maupun genangan di lingkungan permukiman. Ketika musim kemarau tiba, cadangan air tersebut dapat dimanfaatkan kembali untuk kebutuhan penyiraman tanaman.

    “Konsep ini dirancang untuk menciptakan siklus pemanfaatan air yang efisien dan berkelanjutan sehingga masyarakat memiliki sumber air cadangan yang dapat digunakan kapan saja,” jelasnya.

    Keunggulan lain dari program tersebut adalah penggunaan teknologi Smart Rain Garden yang dilengkapi sensor pintar untuk memantau tingkat kelembaban tanah dan kebutuhan air tanaman secara otomatis.

    Teknologi tersebut membuat proses penyiraman menjadi lebih efektif, tepat sasaran dan hemat air sehingga mendukung produktivitas pertanian urban sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.

    Kolaborasi antara akademisi, pemerintah dan masyarakat ini menjadi contoh nyata bagaimana inovasi teknologi dapat diterapkan langsung untuk menjawab tantangan perubahan iklim, memperkuat ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan warga di tingkat lingkungan. (B7

  • 12,7 Ton Sampah Diangkat dari Sungai Cisadane, Aksi Lebaran Cisadane 2026 Jadi Sorotan Hari Lingkungan Hidup Sedunia

    Berita7 | Kota Tangerang – Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di Kota Tangerang diwujudkan melalui aksi nyata. Sebanyak 12,7 ton sampah berhasil diangkut dari aliran Sungai Cisadane dalam kegiatan Lestarikan Bersama Sumber Kehidupan (Lebaran Cisadane) 2026 yang digelar Komunitas Bank Sampah Sungai Cisadane (Banksasuci) bersama Pemerintah Kota Tangerang dan berbagai pemangku kepentingan, Jumat (5/6/2026).

    Kegiatan yang berlangsung di sepanjang bantaran Sungai Cisadane, mulai dari Kampung Bekelir hingga Hutan Kota Tangerang, menjadi bukti kolaborasi berbagai elemen masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan dan sumber kehidupan masyarakat.

    [baca_juga]

    Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam aksi bersih sungai tersebut. Menurutnya, Sungai Cisadane memiliki peran penting bagi kehidupan masyarakat sehingga harus dijaga bersama secara berkelanjutan.

    “Sungai Cisadane merupakan sumber kehidupan yang manfaatnya dirasakan oleh masyarakat luas. Menjaga kebersihan sungai bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat,” ujar Maryono.

    Data hasil kegiatan menunjukkan masih tingginya volume sampah yang mencemari aliran sungai. Sampah yang berhasil diangkat didominasi oleh limbah domestik seperti plastik sekali pakai, kantong kresek, styrofoam hingga berbagai jenis sampah rumah tangga lainnya.

    Founder Komunitas Bank Sampah Sungai Cisadane (Banksasuci), Ade Yunus, mengatakan persoalan sampah tidak dapat diselesaikan hanya dengan kegiatan pembersihan sungai. Diperlukan kesadaran dan perubahan perilaku masyarakat agar tidak lagi membuang sampah sembarangan.

    “Kami ingin mengajak seluruh pihak untuk tidak menjadikan Sungai Cisadane sebagai tempat pembuangan sampah. Pelestarian sungai harus dilakukan bersama melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah, komunitas, akademisi, dunia usaha, media dan masyarakat,” katanya.

    Selain aksi bersih sungai, rangkaian Lebaran Cisadane 2026 juga diisi dengan pemberian Cisadane Award 2026 kepada sejumlah pihak yang dinilai berkontribusi aktif dalam upaya menjaga dan melestarikan Sungai Cisadane.

    Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi agar gerakan pelestarian lingkungan terus berkembang dan melibatkan lebih banyak pihak di wilayah Tangerang Raya.

    Momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini menjadi pengingat bahwa persoalan sampah masih menjadi tantangan besar. Namun melalui kolaborasi dan kepedulian bersama, kelestarian Sungai Cisadane sebagai sumber kehidupan masyarakat dapat terus terjaga untuk generasi mendatang. (B7

  • Pelayanan JKN Keliling Hadir di Larangan, Warga Kini Bisa Urus BPJS Kesehatan Lebih Mudah

    Berita7 | Kota Tangerang – Upaya mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat terus dilakukan Pemerintah Kota Tangerang. Kali ini, Kecamatan Larangan berkolaborasi dengan BPJS Kesehatan Kantor Cabang Tangerang menghadirkan pelayanan keliling Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang digelar di Kantor Kecamatan Larangan, Jumat (5/6/2026).

    Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat mengakses berbagai kebutuhan administrasi BPJS Kesehatan secara langsung tanpa harus datang ke kantor cabang. Program ini disambut antusias warga karena dinilai mempermudah proses pengurusan kepesertaan JKN.

    Camat Larangan, Nasrullah, mengatakan pelayanan keliling tersebut menjadi salah satu langkah nyata untuk meningkatkan akses layanan kesehatan sekaligus memberikan kemudahan kepada masyarakat.

    [baca_juga]

    Beragam layanan yang tersedia meliputi pendaftaran peserta mandiri atau Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU), penambahan anggota keluarga, perubahan data peserta, hingga aktivasi peserta pensiunan PNS, TNI dan Polri.

    Selain itu, masyarakat juga dapat melakukan aktivasi anak peserta yang telah berusia di atas 21 tahun atau tidak lagi menjadi tanggungan, memperoleh informasi seputar BPJS Kesehatan, hingga melakukan pendaftaran aplikasi Mobile JKN.

    “Kami menyambut baik kolaborasi dengan BPJS Kesehatan dalam menghadirkan pelayanan langsung di tengah masyarakat. Melalui kegiatan ini, warga dapat memperoleh layanan yang lebih mudah, cepat dan efisien tanpa harus menempuh jarak yang jauh,” ujar Nasrullah.

    Ia menambahkan, program pelayanan keliling ini tidak hanya membantu masyarakat dalam mengurus administrasi kepesertaan JKN, tetapi juga meningkatkan pemahaman warga terhadap berbagai layanan kesehatan yang telah tersedia.

    Petugas BPJS Kesehatan turut memberikan edukasi mengenai pemanfaatan aplikasi Mobile JKN. Aplikasi tersebut memungkinkan peserta mengakses berbagai layanan secara digital, mulai dari pengecekan status kepesertaan, perubahan data, antrean online fasilitas kesehatan, hingga informasi tagihan dan pembayaran iuran.

    Kehadiran pelayanan keliling JKN ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang kesehatan serta mendorong masyarakat untuk semakin aktif memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia secara mudah dan modern.

    “Kami ingin memastikan seluruh warga mendapatkan akses layanan kesehatan yang cepat, mudah dan efisien melalui berbagai inovasi pelayanan yang terus dikembangkan,” tambahnya. (B7

  • Puluhan Kontraktor Dikumpulkan Pemkot Tangerang, Ada Skema Baru dalam Pengadaan Proyek

    Berita7 | TANGERANG – Pemerintah Kota Tangerang terus memperkuat tata kelola pengadaan barang dan jasa yang lebih terbuka serta kompetitif. Salah satu langkah terbaru dilakukan melalui sosialisasi pengadaan elektronik (e-purchasing) dengan metode mini kompetisi yang melibatkan puluhan perusahaan penyedia barang dan jasa sektor konstruksi.

    Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menjelaskan bahwa penerapan mini kompetisi menjadi bagian dari upaya meningkatkan transparansi sekaligus efektivitas proses pengadaan di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang.

    Menurutnya, sosialisasi tersebut penting untuk memberikan pemahaman yang sama antara pemerintah dan pelaku usaha terkait mekanisme pengadaan barang dan jasa yang kini semakin mengedepankan prinsip keterbukaan, akuntabilitas, serta efisiensi.

    “Melalui sosialisasi ini kami ingin memastikan seluruh penyedia barang dan jasa memahami mekanisme pengadaan yang berlaku sehingga tercipta proses yang lebih transparan, kompetitif, dan menghasilkan kualitas pekerjaan yang optimal,” kata Sachrudin saat kegiatan berlangsung di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang.

    Pemkot Tangerang menilai mekanisme mini kompetisi mampu menciptakan iklim persaingan yang sehat. Para penyedia diberikan kesempatan yang sama untuk menawarkan produk maupun layanan terbaik dalam mendukung berbagai program pembangunan daerah.

    [baca_juga]

    Skema tersebut nantinya akan banyak dimanfaatkan oleh sejumlah perangkat daerah yang memiliki kebutuhan pengadaan konstruksi, termasuk proyek pembangunan infrastruktur yang dikelola instansi teknis terkait.

    Selain memberikan ruang kompetisi yang lebih luas, sistem mini kompetisi juga diyakini mampu meningkatkan kualitas hasil pekerjaan karena setiap penyedia dituntut menghadirkan penawaran terbaik dari sisi harga maupun mutu pekerjaan.

    Sachrudin menegaskan, pemerintah akan terus memperluas sosialisasi agar semakin banyak pelaku usaha memahami mekanisme baru tersebut. Dengan begitu, kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta dapat berjalan lebih optimal dalam mendukung pembangunan Kota Tangerang.

    Sementara itu, kalangan penyedia barang dan jasa menyambut positif langkah yang dilakukan Pemkot Tangerang. Mereka menilai mekanisme mini kompetisi membuat proses pengadaan menjadi lebih terbuka, memberikan kesempatan yang setara, serta memperkuat kepercayaan antara pemerintah dan dunia usaha.

    Perwakilan PT Baraka Karta Jaya, Siska, mengatakan sistem tersebut menjadi angin segar bagi pelaku usaha karena menciptakan proses pengadaan yang lebih transparan dan profesional.

    Dengan penerapan mini kompetisi secara masif, Pemkot Tangerang berharap tercipta ekosistem pengadaan yang lebih sehat, mendorong produktivitas pembangunan, serta menghasilkan infrastruktur yang berkualitas dan berkelanjutan bagi masyarakat. (B7

  • Maryono Tegaskan Pelayanan Prima Harus Jadi Budaya ASN Kota Tangerang

    Berita7 | TANGERANG – Pemerintah Kota Tangerang terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui penguatan kapasitas aparatur sipil negara (ASN). Komitmen tersebut kembali ditegaskan Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono saat menutup Pelatihan Teknis Substantif Pelayanan Publik yang digelar BKPSDM Kota Tangerang, Kamis (4/6/2026).

    Menurut Maryono, pelayanan publik merupakan wajah pemerintah yang paling dekat dengan masyarakat. Karena itu, kualitas layanan yang diberikan aparatur menjadi salah satu indikator penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.

    [baca_juga]

    Ia menilai masyarakat saat ini tidak hanya membutuhkan layanan yang cepat dan tepat, tetapi juga menginginkan pelayanan yang ramah, responsif, serta mampu memberikan solusi atas berbagai kebutuhan yang dihadapi.

    “Pelayanan yang berkualitas menjadi kunci utama dalam membangun kepercayaan masyarakat. Aparatur harus hadir dengan sikap profesional, responsif, dan mampu memberikan solusi terbaik,” ujar Maryono.

    Ia menjelaskan, pelatihan yang diselenggarakan BKPSDM merupakan bagian dari langkah strategis Pemkot Tangerang dalam memperkuat reformasi birokrasi. Upaya tersebut dilakukan melalui perubahan pola pikir dan budaya kerja ASN agar semakin berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

    Selain itu, perkembangan teknologi dan transformasi digital juga menjadi tantangan yang harus dihadapi aparatur. ASN dituntut mampu beradaptasi dengan berbagai inovasi pelayanan berbasis digital sehingga masyarakat dapat memperoleh layanan yang lebih mudah, cepat, dan transparan.

    Maryono menegaskan, berakhirnya pelatihan bukan berarti proses pembelajaran selesai. Sebaliknya, seluruh peserta diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu dan pengalaman yang diperoleh dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

    Ia juga mengajak seluruh aparatur untuk menjadikan momentum pelatihan sebagai pemacu peningkatan kinerja sekaligus memperkuat komitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

    Dalam kesempatan tersebut, Maryono turut menyampaikan apresiasi kepada BKPSDM, para narasumber, fasilitator, dan seluruh peserta yang telah mengikuti pelatihan dengan penuh semangat dan dedikasi.

    Pemkot Tangerang berharap peningkatan kompetensi aparatur dapat terus berjalan secara berkelanjutan guna mewujudkan birokrasi yang modern, adaptif, dan semakin berorientasi pada pelayanan publik.

    “Warga mungkin tidak selalu mengingat program yang dibuat pemerintah, tetapi mereka akan selalu mengingat bagaimana pelayanan yang mereka terima. Karena itu, pelayanan prima harus menjadi budaya yang terus dijaga oleh seluruh aparatur,” tutupnya. (B7