Tag: UMKM Tangerang

  • CFD Serentak di 13 Kecamatan Kota Tangerang Digelar, Warga Bisa Olahraga Gratis hingga Nikmati Bazar UMKM

    Berita7 | Kota Tangerang — Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kembali menghadirkan kegiatan Car Free Day (CFD) secara serentak di 13 kecamatan pada Minggu, 12 April 2026. Program ini menjadi langkah nyata menghadirkan ruang publik yang sehat, nyaman, sekaligus mendekatkan berbagai layanan kepada masyarakat.

    Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari tersebut menghadirkan beragam aktivitas menarik yang dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat. Mulai dari senam bersama, layanan pembayaran dan konsultasi PBB-P2 serta BPHTB, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga bazar UMKM yang menampilkan berbagai produk unggulan lokal.

    Selain menjadi sarana olahraga dan rekreasi keluarga, CFD juga dimanfaatkan sebagai media edukasi lingkungan melalui pemantauan kualitas udara di sejumlah titik kegiatan. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kota Tangerang dalam menjaga kualitas lingkungan yang sehat bagi masyarakat.

    [baca_juga]

    Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang, Wawan Fauzi, mengatakan bahwa CFD tidak hanya menjadi kegiatan olahraga rutin, tetapi juga wadah mempererat kebersamaan warga.

    “CFD bukan hanya ajang olahraga, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan bagi masyarakat. Kami mengajak seluruh warga untuk hadir, berpartisipasi, dan bersama-sama menjaga lingkungan Kota Tangerang agar tetap sehat dan nyaman,” ujar Wawan Fauzi.

    Sebanyak 13 kecamatan di Kota Tangerang menjadi lokasi penyelenggaraan CFD tahun ini. Masing-masing titik dipersiapkan untuk memberikan kenyamanan sekaligus pelayanan publik yang mudah dijangkau masyarakat.

    Adapun lokasi pelaksanaan CFD meliputi Jalan M. Yamin Kecamatan Tangerang, Jalan Marsekal Suryadarma Kecamatan Neglasari, Jalan Platina Raya Kecamatan Cibodas, Jalan Irigasi Sipon Kecamatan Cipondoh, Jalan Pinang Kunciran Kecamatan Pinang, Jalan Taman Asri Utama Kecamatan Larangan, Perumahan Magnolia Residence Kecamatan Jatiuwung, Perumahan Alam Raya Kecamatan Benda, Jalan Villa Grand Tomang Kecamatan Periuk, Perumahan Arcadia Kecamatan Batuceper, Komplek Fortune Height Kecamatan Ciledug, Kawasan CBD Kecamatan Karang Tengah, serta Jalan Berhias Kecamatan Karawaci yang akan digelar pada 26 April 2026 bersamaan dengan Hari Kesiapsiagaan Bencana.

    Masyarakat menyambut positif kegiatan tersebut karena selain memberikan ruang olahraga gratis, CFD juga membuka peluang ekonomi bagi pelaku UMKM serta mempermudah akses berbagai layanan publik dalam satu lokasi.

    Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Tangerang berharap budaya hidup sehat, kepedulian terhadap lingkungan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat dapat terus meningkat secara berkelanjutan. (B7

  • Festival Cisadane 2026 Siap Digelar 5 Hari, Disbudpar Kota Tangerang Hadirkan Perayaan Budaya dan UMKM Terbesar

    Berita7 | Kota Tangerang – Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) kembali menghadirkan agenda budaya terbesar yang selalu dinantikan masyarakat. Festival Cisadane 2026 dipastikan akan berlangsung selama lima hari penuh mulai 22 hingga 26 Juli 2026 di kawasan ikonik Jembatan Kaca Berendeng, bantaran Sungai Cisadane.

    Mengusung tema “Flowing Heritage, Growing Courage”, festival tahun ini tidak hanya menjadi ajang hiburan dan pelestarian budaya, tetapi juga menjadi momentum kebangkitan ekonomi kreatif serta penguatan identitas Kota Tangerang sebagai kota yang kaya sejarah dan budaya.

    [baca_juga]

    Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang, Boyke Urif Hermawan, mengatakan Festival Cisadane 2026 dirancang dengan konsep yang lebih kuat dan bermakna dibanding tahun-tahun sebelumnya.

    Menurutnya, tema yang diangkat merepresentasikan warisan budaya yang terus mengalir seperti Sungai Cisadane sekaligus menggambarkan semangat masyarakat Kota Tangerang yang terus tumbuh untuk menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

    “Aliran Sungai Cisadane melambangkan warisan luhur yang terus hidup dari generasi ke generasi. Di sisi lain, keberanian menjadi simbol masyarakat Kota Tangerang yang terus berinovasi, berkolaborasi dan bergerak maju bersama,” ujar Boyke.

    Festival Cisadane selama ini dikenal sebagai salah satu agenda wisata unggulan Kota Tangerang yang mampu menarik ribuan pengunjung dari berbagai daerah. Tahun ini, Disbudpar Kota Tangerang kembali menyiapkan beragam atraksi budaya, seni tradisional, hiburan masyarakat hingga ruang promosi bagi pelaku usaha lokal.

    Tidak hanya berfokus pada pelestarian budaya, Festival Cisadane 2026 juga menjadi wadah kolaboratif yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari pegiat budaya, seniman, komunitas kreatif hingga pelaku UMKM.

    “Kami mengintegrasikan Festival Cisadane dengan penguatan ekonomi lokal melalui fasilitasi ratusan stan UMKM. Harapannya, festival ini tidak hanya menjadi magnet wisata tetapi juga memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat,” tambahnya.

    Keberadaan ratusan pelaku UMKM yang akan terlibat diharapkan mampu meningkatkan perputaran ekonomi selama festival berlangsung. Produk-produk unggulan lokal akan ditampilkan untuk memperkenalkan potensi ekonomi kreatif Kota Tangerang kepada wisatawan.

    Selain itu, Festival Cisadane juga menjadi sarana memperkenalkan berbagai kekayaan budaya daerah kepada generasi muda agar tetap terjaga dan berkembang di tengah modernisasi.

    Disbudpar Kota Tangerang mengajak seluruh masyarakat, wisatawan dan pecinta budaya untuk hadir dan meramaikan Festival Cisadane 2026 yang akan berlangsung pada 22 hingga 26 Juli mendatang.

    “Kami mengundang seluruh masyarakat untuk menjadi bagian dari Festival Cisadane 2026. Mari bersama merayakan warisan budaya sekaligus mendukung kebangkitan ekonomi kreatif Kota Tangerang,” tutup Boyke. (B7

  • Neglasari Jadi Tuan Rumah Milad Ke-26 BPK Oi, Sachrudin Dorong Peran Komunitas Bangun Kota

    Berita7 | Kota Tangerang — Eco Park Neglasari menjadi pusat kemeriahan perayaan Milad Ke-26 Badan Pengurus Kota (BPK) Oi Kota Tangerang yang digelar pada Sabtu (30/5/2026). Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi anggota komunitas, tetapi juga diwarnai berbagai aksi sosial dan kepedulian lingkungan yang melibatkan masyarakat.

    Wali Kota Tangerang, Sachrudin, yang hadir dalam kegiatan tersebut menegaskan pentingnya peran komunitas dalam menjaga kohesi sosial di tengah perkembangan perkotaan yang semakin dinamis.

    Menurutnya, organisasi dan komunitas memiliki kontribusi nyata dalam membangun hubungan antarwarga melalui berbagai kegiatan sosial, lingkungan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

    “Organisasi bisa bertahan bukan hanya karena kesamaan minat, tetapi karena mampu menjaga kepedulian dan rasa kebersamaan di antara anggotanya,” ujar Sachrudin.

    [baca_juga]

    Perayaan Milad Ke-26 BPK Oi Kota Tangerang tahun ini diisi dengan sejumlah kegiatan sosial, mulai dari santunan kepada masyarakat, penanaman pohon, hingga pelibatan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang membuka lapak di area kegiatan.

    Berbagai rangkaian kegiatan tersebut mendapat antusiasme tinggi dari anggota komunitas maupun masyarakat sekitar. Selain mempererat silaturahmi, kegiatan juga menjadi sarana membangun kepedulian sosial dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berbagai aktivitas positif.

    Sachrudin menilai, kegiatan yang digagas komunitas seperti BPK Oi menunjukkan bahwa komunitas tidak hanya menjadi ruang berkumpul, tetapi juga mampu memberikan dampak sosial yang luas bagi lingkungan sekitar.

    Ia juga menyoroti pentingnya pemanfaatan fasilitas publik yang telah dibangun pemerintah daerah sebagai ruang interaksi masyarakat. Salah satunya Eco Park Neglasari yang kini menjadi salah satu ruang terbuka publik favorit untuk berbagai kegiatan komunitas dan kemasyarakatan.

    Sementara itu, Camat Neglasari Iwan Mulyawan, S.Sos., M.M., mengapresiasi dipilihnya Eco Park Neglasari sebagai lokasi perayaan Milad Ke-26 BPK Oi Kota Tangerang. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi contoh positif kolaborasi antara komunitas, masyarakat, dan pemerintah dalam membangun lingkungan yang lebih harmonis dan produktif.

    “Kami mengapresiasi kegiatan BPK Oi Kota Tangerang yang tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menghadirkan kegiatan sosial, penanaman pohon, dan pemberdayaan UMKM. Ini menjadi bukti bahwa komunitas memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan sosial di tengah masyarakat,” kata Iwan Mulyawan.

    Ia berharap Eco Park Neglasari dapat terus dimanfaatkan sebagai ruang kolaborasi berbagai komunitas untuk melahirkan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

    “Semangat kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian sosial yang ditunjukkan dalam kegiatan ini diharapkan terus tumbuh dan memberikan dampak positif bagi warga Neglasari maupun Kota Tangerang secara keseluruhan,” tambahnya.

    Peringatan Milad Ke-26 BPK Oi Kota Tangerang berlangsung meriah dengan melibatkan anggota komunitas, pelaku UMKM, serta masyarakat sekitar. Kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa komunitas berbasis hobi tetap memiliki ruang besar untuk berkontribusi dalam pembangunan sosial, lingkungan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat di Kota Tangerang. (B7