Tag: SMK Tangerang

  • 271 Warga Tangerang Diterima Kerja di Jepang, Pemkot Sebut SDM Lokal Makin Dilirik Dunia

    Berita7 | TANGERANG – Kabar menggembirakan datang bagi pencari kerja di Kota Tangerang. Sebanyak 271 warga berhasil mendapatkan kesempatan berkarier di Jepang melalui program penempatan tenaga kerja luar negeri yang didorong Pemerintah Kota Tangerang.

    Capaian tersebut menjadi salah satu bukti meningkatnya daya saing sumber daya manusia (SDM) Kota Tangerang di pasar kerja internasional. Tidak hanya mampu bersaing, tenaga kerja asal Kota Tangerang juga dinilai semakin dipercaya oleh berbagai perusahaan dan industri di Jepang.

    Wali Kota Tangerang Sachrudin mengatakan, keberhasilan ratusan warga menembus pasar kerja Jepang menunjukkan kualitas tenaga kerja daerah yang terus mengalami peningkatan.

    “Melalui berbagai program penempatan tenaga kerja ke luar negeri, hingga saat ini tercatat sebanyak 271 warga Kota Tangerang telah memperoleh kesempatan berkarier di Jepang. Ini menjadi bukti bahwa kualitas SDM Kota Tangerang semakin dipercaya dan mampu bersaing di tingkat internasional,” ujar Sachrudin.

    Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri penandatanganan kerja sama penempatan tenaga kerja ke Jepang antara PT Liana Segrus Indonesia dengan delapan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) se-Tangerang Raya di Kantor LPK Wahana Danau Indah, Karawaci.

    Menurut Sachrudin, kerja sama antara dunia pendidikan, lembaga pelatihan kerja dan sektor industri menjadi langkah penting dalam mencetak tenaga kerja yang siap menghadapi kebutuhan pasar global.

    Ia menilai lulusan sekolah kejuruan memiliki peluang besar untuk mengembangkan karier hingga ke luar negeri apabila dibekali keterampilan, disiplin, dan kemampuan bahasa asing yang memadai.

    Pemkot Tangerang juga terus memperluas akses kesempatan kerja melalui Program Gampang Kerja yang selama ini menjadi salah satu program unggulan dalam mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan kualitas tenaga kerja.

    “Melalui kolaborasi ini, kami berharap semakin banyak lulusan SMK yang mampu mengakses peluang kerja internasional sekaligus memperkuat posisi Kota Tangerang sebagai daerah penghasil tenaga kerja terampil yang kompetitif di tingkat global,” katanya.

    Selain membuka peluang kerja, program tersebut juga diharapkan mampu memberikan pengalaman internasional bagi generasi muda sehingga dapat meningkatkan kualitas SDM Indonesia di masa depan.

    [baca_juga]

    Dalam kesempatan itu, Sachrudin berpesan kepada para siswa dan peserta pelatihan agar terus meningkatkan kemampuan diri, khususnya dalam penguasaan bahasa asing dan etos kerja profesional.

    Ia menegaskan bahwa persaingan kerja saat ini tidak hanya terjadi di tingkat lokal maupun nasional, tetapi juga sudah memasuki pasar global yang membutuhkan tenaga kerja berkualitas.

    “Saya ingin para siswa dan calon peserta program ini mempersiapkan diri sebaik-baiknya. Tunjukkan bahwa generasi muda Kota Tangerang memiliki kualitas, etos kerja dan kemampuan yang mampu membanggakan daerah maupun Indonesia di kancah internasional,” ujarnya.

    Sementara itu, Presiden Direktur PT Liana Segrus Indonesia, Kazuya Yamanouchi atau yang akrab disapa Poki San, mengingatkan pentingnya kemampuan bahasa Jepang sebagai modal utama untuk meraih peluang kerja yang lebih besar.

    Menurutnya, penguasaan bahasa akan sangat memengaruhi peluang karier maupun tingkat penghasilan yang diperoleh tenaga kerja di Jepang.

    Ia juga mengingatkan para peserta untuk mempersiapkan diri menghadapi proses wawancara kerja dengan menunjukkan sikap positif dan kepercayaan diri.

    “Semakin tinggi kemampuan bahasa Jepang, semakin besar pula peluang karier dan penghasilan yang diperoleh. Jangan lupa memberikan kesan terbaik saat wawancara kerja. Senyum yang tulus sering kali menjadi awal dari sebuah kesempatan besar,” katanya.

    Kerja sama yang terjalin antara dunia pendidikan dan industri ini diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang kerja internasional bagi generasi muda Tangerang dalam beberapa tahun mendatang. (B7

  • 271 Warga Sudah Bekerja di Jepang, Disnaker Kota Tangerang Kembali Siapkan Talenta Baru

    Berita7 | Kota Tangerang,. — Pemerintah Kota Tangerang terus memperkuat program unggulan Gampang Kerja dengan membuka akses penempatan tenaga kerja ke luar negeri. Upaya tersebut ditandai melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara PT LPK Wahana Danau Indah dan para kepala SMK se-Kota Tangerang dan Banten untuk program penempatan kerja ke Jepang, Rabu (3/6/2026).

    Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam membangun sinergi antara pemerintah daerah, dunia pendidikan dan lembaga pelatihan kerja guna mencetak sumber daya manusia yang siap bersaing di pasar kerja internasional.

    Wali Kota Tangerang, Sachrudin, mengatakan program penempatan tenaga kerja ke Jepang telah memberikan kontribusi nyata terhadap penurunan angka pengangguran di Kota Tangerang.

    “Kolaborasi ini merupakan bentuk komitmen Pemkot Tangerang dalam memperluas peluang kerja masyarakat hingga ke luar negeri. Sampai saat ini, sebanyak 271 tenaga kerja asal Kota Tangerang telah berhasil diberangkatkan dan bekerja di Jepang,” ujar Sachrudin.

    Menurutnya, peluang kerja internasional menjadi salah satu alternatif yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus membuka pengalaman kerja global bagi generasi muda Kota Tangerang.

    Sementara itu, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang, Ujang Hendra Gunawan, menegaskan pihaknya akan melakukan sosialisasi secara luas agar informasi program tersebut dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

    “Kami akan memperluas penyebaran informasi melalui sekolah, perguruan tinggi, hingga tingkat kewilayahan melalui berbagai kanal resmi Disnaker. Harapannya, masyarakat yang berminat bekerja ke luar negeri dapat memperoleh informasi yang benar dan melalui jalur resmi,” katanya.

    Selain memberikan akses informasi, Pemkot Tangerang juga menyediakan dukungan berupa pelatihan Bahasa Jepang gratis melalui Balai Latihan Kerja (BLK) Disnaker. Pemerintah daerah juga tengah menyiapkan regulasi terkait subsidi pelatihan melalui lembaga pelatihan kerja swasta guna memperluas kesempatan bagi calon pekerja.

    Ujang menambahkan, program ini melibatkan Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) yang memiliki jaringan di negara tujuan sehingga dapat memastikan keamanan dan perlindungan para pekerja selama berada di luar negeri.

    “Setiap perkembangan dan kondisi pekerja akan dipantau secara berkala sehingga mereka mendapatkan perlindungan dan pendampingan yang optimal selama bekerja,” tegasnya.

    Di sisi lain, CEO PT Wahana Danau Indah, Lili Njoyn, mengungkapkan saat ini sebanyak 18 sekolah dengan sekitar 300 siswa sedang dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja di Jepang yang terus meningkat.

    Menurutnya, peluang kerja yang tersedia sangat beragam, mulai dari sektor perhotelan, bandara, manufaktur, perawatan lansia, konstruksi hingga perawatan gedung.

    “Kami memberikan pelatihan Bahasa Jepang secara intensif kepada para siswa agar siap memenuhi kebutuhan industri di Jepang. Kesempatan kerja di sana masih sangat terbuka lebar,” ujar Lili.

    Ia menjelaskan, proses pelatihan hingga keberangkatan umumnya membutuhkan waktu tiga hingga enam bulan. Para peserta diwajibkan lulus ujian kemampuan Bahasa Jepang minimal level N4 dan memiliki sertifikat keahlian Specified Skilled Worker (SSW) sebagai salah satu syarat memperoleh visa kerja.

    Melalui program ini, Pemkot Tangerang berharap semakin banyak generasi muda yang mampu memanfaatkan peluang kerja internasional sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang kompetitif di tingkat global. (B7