Tag: Sensus Ekonomi

  • Kelapa Dua Tangerang Resmi Gerak Cepat, Camat Dadang Sudrajat Dorong Sukses Sensus Ekonomi 2026

    Berita7 | Kabupaten Tangerang — Sensus Ekonomi 2026 mulai disosialisasikan dan digerakkan di wilayah Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, sebagai bagian dari program nasional pendataan ekonomi tahun 2026.

    Program ini mendapat dukungan langsung dari Camat Kelapa Dua, Dadang Sudrajat, S.Sos., MM., M.Si., yang menegaskan pentingnya partisipasi masyarakat dalam menyukseskan pendataan usaha di wilayahnya.

    Kegiatan ini berdampak langsung pada pelaku UMKM, pedagang, dan warga yang memiliki usaha kecil, karena data yang dikumpulkan akan menjadi dasar penyusunan kebijakan ekonomi yang lebih tepat sasaran.

    [baca_juga]

    Sebanyak ribuan unit usaha mulai didata secara bertahap oleh petugas di lapangan, setelah sebelumnya banyak data usaha belum terintegrasi secara menyeluruh. Program ini menjadi langkah penting dalam memperkuat perencanaan pembangunan daerah.

    “Partisipasi masyarakat sangat penting agar data yang dihasilkan benar-benar akurat dan bermanfaat untuk pembangunan ekonomi,” ujar Dadang Sudrajat, Camat Kelapa Dua.

    Ia menambahkan, pendataan ini tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga berdampak pada penguatan ekonomi daerah, investasi, dan pembukaan lapangan kerja baru.

    Selain itu, proses pendataan dilakukan secara digital menggunakan perangkat resmi untuk memastikan data lebih cepat, aman, dan akurat.

    Sejumlah pelaku usaha menyambut baik kegiatan ini karena dinilai dapat membantu pemerintah dalam memahami kondisi ekonomi masyarakat secara lebih detail.

    Pihak kecamatan berharap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dapat berjalan lancar dan menghasilkan data yang valid untuk mendukung kebijakan ekonomi nasional. (B7

  • Diskominfo Kota Tangerang Perkuat 104 Kelurahan Cantik, Dorong Pemanfaatan Big Data untuk Pembangunan

    Diskominfo Kota Tangerang Perkuat 104 Kelurahan Cantik, Dorong Pemanfaatan Big Data untuk Pembangunan

    Berita7 | Kota Tangerang — Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang memperkuat implementasi program 104 Kelurahan Cinta Statistik (Kelurahan Cantik) sebagai langkah strategis mendorong pembangunan berbasis data. Upaya ini difokuskan pada pemanfaatan big data serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam pengelolaan data di tingkat kelurahan.

    Langkah tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung peluncuran program Kelurahan Cantik yang diinisiasi Pemerintah Kota Tangerang bersama Badan Pusat Statistik (BPS), sekaligus sebagai persiapan menuju pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Program ini diharapkan mampu menghadirkan data yang lebih akurat, terintegrasi, dan relevan dalam mendukung kebijakan pembangunan daerah.

    Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tangerang, Mugiya Wardhany, menjelaskan bahwa penguatan program Kelurahan Cantik dilakukan melalui kolaborasi strategis dengan Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS). Kerja sama ini bertujuan meningkatkan kualitas pengelolaan data sekaligus memperkuat kemampuan aparatur di tingkat kelurahan.

    “Pengelolaan data hingga tingkat kelurahan sangat penting untuk mengetahui potensi dan permasalahan secara lebih rinci. Dengan data yang akurat, kebijakan yang diambil akan lebih efektif, efisien, dan tepat sasaran,” ujar Mugiya.

    Ia menambahkan, pemanfaatan big data menjadi salah satu kunci dalam menghadapi tantangan pembangunan modern. Dengan sistem data yang kuat dan terintegrasi, pemerintah dapat merespons kebutuhan masyarakat secara lebih cepat dan tepat.

    Program Kelurahan Cantik sendiri dirancang untuk membangun ekosistem statistik dari level paling bawah, sehingga setiap kelurahan memiliki kemampuan dalam mengelola, memanfaatkan, dan menyajikan data secara mandiri. Hal ini menjadi fondasi penting dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang transparan dan berbasis bukti.

    Selain itu, keberadaan program ini juga menjadi bagian dari strategi besar Pemerintah Kota Tangerang dalam mendukung agenda nasional, termasuk pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang akan segera dimulai. Dengan kesiapan data di tingkat kelurahan, proses pendataan diharapkan dapat berjalan lebih optimal dan menghasilkan informasi yang akurat.

    Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS RI, Ateng Hartono, menyampaikan bahwa penguatan data dari tingkat lokal akan memberikan dampak signifikan terhadap kualitas statistik secara keseluruhan. Ia menilai Kota Tangerang telah menunjukkan langkah progresif dalam membangun sistem data yang terintegrasi.

    “Dengan membangun data dari bawah melalui Kelurahan Cantik dan memperkuatnya dengan big data, kualitas data akan semakin baik dan dapat dimanfaatkan secara luas,” ungkapnya.

    Sementara itu, Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak dapat dilepaskan dari peran data yang akurat. Ia menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah daerah untuk mendukung penuh program ini agar dapat berjalan secara maksimal.

    “Pembangunan harus berbasis data. Seluruh perangkat daerah, camat, lurah hingga RT dan RW harus berperan aktif dalam menyukseskan program ini,” tegasnya.

    Sebagai tindak lanjut, Diskominfo Kota Tangerang bersama BPS akan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait pentingnya data dalam pembangunan, termasuk dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Partisipasi aktif masyarakat menjadi faktor penting dalam memastikan keberhasilan program tersebut.

    Sejumlah pihak menilai, penguatan program Kelurahan Cantik oleh Diskominfo menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan. Dengan dukungan data yang akurat dan sistem yang terintegrasi, kebijakan yang dihasilkan diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata.

    Pemerintah Kota Tangerang berharap, melalui kolaborasi lintas sektor dan pemanfaatan teknologi, budaya sadar data dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Dengan demikian, pembangunan yang dilakukan tidak hanya terarah, tetapi juga berkelanjutan dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat. (B7)