Berita7 | Panggung Piala Dunia 2026 langsung menyajikan duel panas yang berpotensi mengguncang persaingan Grup C. Brasil akan menghadapi Maroko pada Minggu (14/6/2026) pukul 05.00 WIB dalam laga yang disebut-sebut sebagai final dini grup neraka.
Di atas kertas, Brasil memang masih menjadi favorit. Selecao merupakan pemilik lima gelar juara dunia dan selalu menjadi kandidat kuat setiap kali Piala Dunia digelar. Namun kali ini situasinya berbeda.
[baca_juga]
Tim asuhan Carlo Ancelotti datang dengan kabar yang membuat jutaan pendukung mereka cemas. Neymar dipastikan absen akibat cedera. Kehilangan pemain paling berpengaruh di skuad membuat kekuatan Brasil dipertanyakan menjelang laga pembuka.
Tekanan kini berada di pundak Vinicius Junior, Rodrygo, dan generasi baru Brasil yang dituntut membawa kembali kejayaan yang telah hilang selama lebih dari dua dekade.
Di sisi lain, Maroko bukan lagi tim kejutan yang bisa dipandang sebelah mata.
Dunia masih mengingat bagaimana Singa Atlas mengguncang Piala Dunia 2022 dengan menyingkirkan Belgia, Spanyol, hingga Portugal sebelum akhirnya melangkah ke semifinal. Pencapaian bersejarah itu mengubah status Maroko menjadi salah satu kekuatan baru sepak bola dunia.
Kini mereka kembali dengan skuad yang lebih matang.
Achraf Hakimi, Brahim Diaz, Sofyan Amrabat, hingga Youssef En-Nesyri siap memimpin perlawanan terhadap raksasa Amerika Selatan tersebut.
Yang membuat Brasil harus waspada, Maroko memiliki modal psikologis yang sangat berharga. Dalam pertemuan terakhir pada 2023, Maroko berhasil mempermalukan Brasil dengan skor 2-1.
Hasil tersebut menjadi bukti bahwa kesenjangan kualitas antara kedua negara kini semakin tipis.
Menariknya lagi, ranking FIFA kedua tim hanya terpaut satu tingkat. Brasil berada di posisi enam dunia, sedangkan Maroko tepat di belakang mereka di peringkat tujuh.
Fakta ini membuat duel di Levi’s Stadium diprediksi berlangsung jauh lebih sengit dibanding yang dibayangkan banyak orang.
Brasil mungkin unggul dari sisi kualitas individu. Namun Maroko memiliki senjata mematikan berupa pertahanan disiplin, transisi cepat, dan mentalitas pembunuh yang telah terbukti mampu merobohkan tim-tim besar.
Bagi Brasil, kemenangan menjadi harga mati untuk menjaga status favorit juara. Sementara bagi Maroko, laga ini merupakan kesempatan emas untuk kembali mengirim pesan kepada dunia bahwa kisah hebat mereka di Piala Dunia 2022 bukanlah kebetulan. *