Tag: Piala Dunia FIFA 2026

  • Jadwal Piala Dunia 2026 Hari Ini: Spanyol dan Belgia Tampil, Duel Panas Grup G-H Dimulai

    Berita7 | ATLANTA – Piala Dunia 2026 kembali menyajikan pertandingan menarik pada Senin (15/6/2026) malam hingga Selasa (16/6/2026) pagi WIB. Delapan negara dari Grup G dan Grup H akan memulai perjuangan mereka menuju babak 16 besar dengan target meraih kemenangan perdana.

    Sorotan utama tertuju pada Timnas Spanyol yang akan menghadapi debutan Cape Verde dalam laga pembuka Grup H. Di saat yang sama, Belgia juga memulai era baru mereka saat menghadapi Mesir pada pertandingan Grup G.

    Empat pertandingan yang digelar dalam rentang sembilan jam diprediksi menghadirkan persaingan sengit sekaligus menjadi penentu awal peta kekuatan di masing-masing grup.

    Spanyol Bidik Awal Sempurna

    Timnas Spanyol datang ke Piala Dunia 2026 dengan status sebagai salah satu kandidat juara. Sukses menjuarai Euro 2024 membuat skuad asuhan Luis de la Fuente menjadi tim yang paling diperhitungkan di Grup H.

    Pertandingan melawan Cape Verde menjadi ujian pertama bagi La Roja dalam misi merebut gelar dunia kedua sepanjang sejarah mereka.

    Publik juga menantikan aksi bintang muda Lamine Yamal yang disebut-sebut sebagai wajah baru sepak bola dunia. Jika dimainkan sejak menit awal, pemain Barcelona tersebut diprediksi menjadi ancaman serius bagi pertahanan Cape Verde.

    Meski berstatus debutan, Cape Verde tidak datang sebagai pelengkap. Wakil Afrika itu mencetak sejarah dengan lolos ke Piala Dunia untuk pertama kalinya dan bertekad menciptakan kejutan besar.

    Uruguay dan Arab Saudi Siap Berebut Tiga Poin

    Pertandingan kedua Grup H mempertemukan Arab Saudi melawan Uruguay.

    Uruguay datang dengan wajah berbeda setelah era Luis Suarez berakhir. Generasi baru yang dipimpin Federico Valverde dan Darwin Nunez diharapkan mampu menjaga tradisi kuat Uruguay di panggung dunia.

    Di sisi lain, Arab Saudi berambisi mengulang kejutan seperti saat mengalahkan Argentina pada Piala Dunia 2022. Pertandingan ini diprediksi berlangsung ketat karena kedua tim sama-sama membutuhkan poin awal.

    Belgia Memulai Era Baru

    Dari Grup G, perhatian tertuju pada Belgia yang kini memasuki masa transisi setelah era generasi emas mulai berakhir.

    Nama-nama besar seperti Eden Hazard sudah pensiun, sementara Kevin De Bruyne, Romelu Lukaku, dan Thibaut Courtois memasuki fase akhir karier internasional mereka.

    Laga melawan Mesir menjadi kesempatan bagi Belgia untuk menunjukkan bahwa mereka masih layak diperhitungkan sebagai kekuatan besar Eropa.

    Mesir sendiri mengandalkan pengalaman dan organisasi permainan yang solid untuk mengimbangi kualitas skuad Belgia.

    Iran dan Selandia Baru Berebut Peluang

    Pertandingan terakhir mempertemukan Iran melawan Selandia Baru.

    Iran datang dengan pengalaman lebih banyak di level internasional dan berstatus unggulan tipis dalam laga ini.

    Namun Selandia Baru dikenal memiliki disiplin tinggi dan kemampuan bertahan yang kerap menyulitkan lawan-lawan yang lebih diunggulkan.

    Hasil pertandingan ini bisa menjadi penentu penting dalam persaingan Grup G yang diprediksi berlangsung ketat hingga laga terakhir.

    Jadwal Piala Dunia 2026

    Senin, 15 Juni 2026

    23.00 WIB

    Spanyol vs Cape Verde

    Selasa, 16 Juni 2026

    02.00 WIB

    Belgia vs Mesir

    05.00 WIB

    Arab Saudi vs Uruguay

    08.00 WIB

    Iran vs Selandia Baru

    Empat pertandingan tersebut diperkirakan menjadi tontonan menarik bagi pecinta sepak bola dunia. Selain menjadi langkah awal menuju fase gugur, hasil laga perdana sering kali menentukan nasib sebuah tim dalam perjalanan mereka di Piala Dunia 2026. *

  • Mendagri Tito Karnavian Instruksikan Pemda Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Dorong Ekonomi Daerah hingga Rp2,34 Triliun

    Berita7 | JAKARTA – Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menginstruksikan seluruh pemerintah daerah di Indonesia untuk memfasilitasi dan menginisiasi kegiatan nonton bareng (nobar) Piala Dunia FIFA 2026 di berbagai ruang publik. Kebijakan tersebut disampaikan melalui surat edaran yang diterbitkan pada 14 Juni 2026 dan ditujukan kepada gubernur, bupati, serta wali kota di seluruh Indonesia. Langkah ini dinilai penting karena tidak hanya memberikan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga berpotensi menggerakkan perekonomian daerah melalui aktivitas usaha mikro dan sektor pendukung lainnya.

    Instruksi tersebut disampaikan Tito saat memimpin Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang dirangkaikan dengan pembahasan dukungan pemerintah daerah terhadap kegiatan nonton bareng Piala Dunia FIFA 2026 di Gedung Sasana Bhakti Praja Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Senin (15/6).

    Dalam surat edaran bernomor 400.2.7/4657/SJ, Mendagri meminta pemerintah daerah menyiapkan lokasi strategis dan ruang publik yang dapat digunakan masyarakat untuk menyaksikan pertandingan Piala Dunia secara bersama-sama.

    Menurut Tito, surat edaran tersebut menjadi dasar hukum bagi kepala daerah untuk menerbitkan kebijakan lanjutan hingga ke tingkat kecamatan dan desa.

    “Saya sudah membuat surat edaran untuk menjadi landasan rekan-rekan kepala daerah untuk membuat kebijakan, membuat turunannya, edaran kepada camat, kepala desa untuk membuat nonton bareng. Ini lumayan dari tanggal 11 Juni sampai 19 Juli,” kata Tito Karnavian.

    Dukungan Pemda Tidak Hanya Soal Lokasi

    Kementerian Dalam Negeri juga meminta pemerintah daerah menggerakkan perangkat daerah untuk mendukung kelancaran penyelenggaraan nobar Piala Dunia 2026.

    Dukungan tersebut meliputi penyediaan sarana dan prasarana, pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi kegiatan, pengelolaan kebersihan, hingga dukungan teknis lainnya yang diperlukan selama acara berlangsung.

    Selain itu, kepala daerah diminta berkoordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) guna memastikan keamanan, ketertiban, dan kenyamanan masyarakat selama mengikuti kegiatan nobar.

    Tito menilai Piala Dunia merupakan momentum yang dapat dimanfaatkan pemerintah pusat dan daerah untuk menghadirkan hiburan sehat sekaligus memperkuat interaksi sosial masyarakat.

    “Piala Dunia ini momentum bagi kita, pemerintah pusat maupun seluruh pemerintah daerah untuk memberikan hiburan sehat bagi masyarakat,” ujarnya.

    Nobar Piala Dunia Berpotensi Gerakkan UMKM

    Selain aspek hiburan, pemerintah juga melihat kegiatan nobar sebagai peluang untuk mendorong aktivitas ekonomi lokal.

    Mendagri berharap pelaksanaan nobar melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), komunitas kepemudaan, hingga dunia usaha sehingga manfaat ekonominya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.

    Menurut Tito, kehadiran masyarakat dalam jumlah besar di lokasi nobar akan menciptakan peluang transaksi yang berdampak langsung pada pelaku usaha kecil di sekitar lokasi kegiatan.

    “Ini momentum juga yang bisa mendorong pertumbuhan ekonomi, membuat sistem ekonomi jadi bergerak. Kalau ada nobar otomatis masyarakat kumpul, di situ ada dorongan untuk UMKM bergerak,” katanya.

    Potensi Ekonomi Capai Rp2,34 Triliun

    Dukungan terhadap kebijakan tersebut juga datang dari Lembaga Penyiaran Publik TVRI. Direktur Utama TVRI, Tubagus Fiki Chikara Satari, mengapresiasi langkah Kemendagri yang dinilai mampu memberikan dampak ekonomi signifikan bagi daerah.

     

    Berdasarkan simulasi yang dilakukan TVRI, kegiatan nobar Piala Dunia 2026 berpotensi menghasilkan nilai ekonomi hingga Rp2,34 triliun selama penyelenggaraan turnamen.

    Perhitungan tersebut didasarkan pada asumsi adanya 5.864 lokasi nobar aktif di seluruh Indonesia, berlangsung selama 50 malam efektif, dengan keterlibatan rata-rata empat pelaku UMKM di setiap lokasi.

    Jika dibagi per malam, nilai ekonomi yang dihasilkan diperkirakan mencapai sekitar Rp46,91 miliar.

    “Kalau semuanya aktif ini semuanya akan luar biasa,” ujar Fiki.

    Dengan dukungan pemerintah daerah, pelaku usaha, serta partisipasi masyarakat, kegiatan nonton bareng Piala Dunia 2026 diproyeksikan tidak hanya menjadi sarana hiburan nasional, tetapi juga motor penggerak ekonomi lokal yang mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat di berbagai daerah.*