Tag: Pelatihan Kerja

  • Disnaker Kota Tangerang Resmi Buka OJT 2026, Peserta Dapat Sertifikat BNSP dan Pengalaman Industri

    Berita7 | Kota Tangerang — Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Tangerang melalui Balai Latihan Kerja (BLK) resmi membuka pendaftaran program On The Job Training (OJT) Tahun 2026 bagi masyarakat yang ingin meningkatkan keterampilan sekaligus mendapatkan pengalaman kerja langsung di dunia industri.

    Program OJT tersebut akan ditempatkan di dua perusahaan industri, yakni PT Arai Rubber Seal Indonesia dan PT High Tech Ancillaries Indonesia. Kegiatan ini berdampak langsung pada peningkatan kompetensi tenaga kerja muda, khususnya lulusan SMA/sederajat di Kota Tangerang.

    Kepala Disnaker Kota Tangerang Ujang Hendra Gunawan mengatakan, peserta program tidak hanya mendapatkan pengalaman kerja, tetapi juga berbagai manfaat tambahan seperti uang transport, sertifikat BNSP hingga peluang melanjutkan program pemagangan sesuai kebutuhan perusahaan.

    “Program ini menjadi kesempatan bagi masyarakat Kota Tangerang untuk meningkatkan keterampilan dan kesiapan kerja di dunia industri,” ujar Ujang, Jumat (29/05/2026).

    Ia menambahkan bahwa program tersebut tidak hanya fokus pada pelatihan teknis, tetapi juga memberikan dampak jangka panjang terhadap peningkatan daya saing tenaga kerja lokal di tengah perkembangan industri modern.

    Selain itu, program OJT terbuka bagi laki-laki maupun perempuan ber-KTP Kota Tangerang dengan usia maksimal 27 tahun dan minimal lulusan SMA/sederajat. Peserta yang masih menggunakan Surat Keterangan Lulus (SKL) juga diperbolehkan mendaftar.

    Pendaftaran program OJT dibuka mulai 26 Mei hingga 18 Juni 2026, dilanjutkan tahap seleksi pada 19 Juni 2026. Sementara pelaksanaan OJT akan berlangsung mulai 22 Juni hingga 28 Juli 2026.

    Masyarakat dapat melakukan pendaftaran secara online melalui aplikasi Tangerang LIVE. Untuk penempatan di PT Arai Rubber Seal Indonesia, peserta dapat memilih menu “On the Job Training (OJT) PT LIRA Angkatan ke-1 atau ke-2 Tahun 2026”. Sedangkan untuk penempatan di PT High Tech Ancillaries Indonesia, peserta dapat memilih menu “On The Job Training PT LIRA Angkatan ke-3 Tahun 2026”.

    Disnaker Kota Tangerang berharap program ini dapat terus berlanjut untuk memperluas peluang kerja sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia di Kota Tangerang. (B7

  • Kota Tangerang Perkuat 20 LPK Swasta, Disnaker Siapkan SDM Siap Kerja Hadapi Industri Modern

    Kota Tangerang Perkuat 20 LPK Swasta, Disnaker Siapkan SDM Siap Kerja Hadapi Industri Modern

    Berita7 | Kota Tangerang — Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Ketenagakerjaan terus bergerak memperkuat kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) lokal melalui pembinaan terhadap 20 Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) swasta. Langkah ini dilakukan untuk mencetak tenaga kerja kompeten yang siap bersaing di tengah ketatnya kebutuhan industri modern dan dunia kerja saat ini.

    Sebanyak 20 LPK swasta mengikuti pembinaan strategis yang digelar Disnaker Kota Tangerang, Senin (11/5/26). Program tersebut difokuskan pada penguatan standar kompetensi, sinkronisasi kurikulum pelatihan, hingga peningkatan kualitas lulusan agar sesuai kebutuhan perusahaan dan sektor industri.

    “Kami ingin memastikan 20 LPK yang hadir hari ini bukan hanya sekadar penyedia jasa pelatihan, melainkan mitra pemerintah dalam mencetak SDM berkualitas,” ujar Kepala Disnaker Kota Tangerang, Ujang Hendra Gunawan.

    Ia menegaskan, standardisasi kurikulum menjadi fokus utama agar sertifikat lulusan LPK memiliki nilai tinggi dan mampu meningkatkan peluang kerja masyarakat Kota Tangerang di berbagai sektor industri.

    “Fokus kami adalah standardisasi kurikulum agar sertifikat yang dikeluarkan LPK memiliki daya tawar yang kuat di mata perusahaan,” tambahnya.

    Menurut Ujang, tantangan dunia kerja saat ini berkembang sangat cepat sehingga lembaga pelatihan harus mampu beradaptasi dengan kebutuhan industri, baik dari sisi teknologi, fasilitas pelatihan maupun materi pembelajaran.

    Disnaker Kota Tangerang juga mendorong seluruh LPK untuk memperbarui metode pelatihan agar lulusan tidak hanya memiliki sertifikat, tetapi benar-benar siap terjun ke dunia kerja dengan kemampuan yang sesuai kebutuhan perusahaan.

    “Melalui pembinaan ini, kami juga mengajarkan harus sinkron dengan kebutuhan riil di pabrik atau perkantoran. Kami tidak ingin ada celah antara kompetensi lulusan dengan kriteria yang dicari oleh pemberi kerja,” tegas Ujang.

    Langkah tersebut mendapat respons positif karena dinilai mampu membuka peluang kerja lebih luas bagi masyarakat sekaligus menekan angka pengangguran melalui peningkatan kualitas tenaga kerja lokal yang lebih kompetitif.

    Dengan penguatan pembinaan tersebut, Pemkot Tangerang berharap LPK swasta dapat menjadi garda terdepan dalam mencetak tenaga kerja unggul, profesional, adaptif, dan memiliki daya saing tinggi di tingkat regional maupun nasional. (B7)