Tag: Pelatihan Bela Negara

  • Maryono Tegaskan PPPK Kota Tangerang Harus Disiplin dan Berintegritas Lewat Pelatihan Bela Negara

    Maryono Tegaskan PPPK Kota Tangerang Harus Disiplin dan Berintegritas Lewat Pelatihan Bela Negara

    Berita7 | KOTA TANGERANG,. -Pemerintah Kota Tangerang menutup kegiatan Pelatihan Bela Negara bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahun 2026 dengan menekankan pentingnya disiplin, integritas, dan semangat pengabdian dalam menjalankan tugas sebagai aparatur negara. Penutupan kegiatan dipimpin langsung Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono, di Kampung Wisata Gowes Serua, Depok, Kamis (07/05/2026).

    Pelatihan yang digelar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Tangerang bekerja sama dengan Kodim 0508/Depok tersebut berlangsung sejak Selasa lalu dan diikuti para PPPK di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang. Berbagai kegiatan fisik, pembentukan karakter, hingga outbound menjadi bagian dari upaya memperkuat mental dan kedisiplinan aparatur.

    Bangun Mental Aparatur yang Tangguh

    Dalam amanatnya, Maryono menegaskan bahwa pelatihan bela negara tidak hanya sekadar kegiatan fisik, tetapi juga menjadi sarana membangun karakter dan mentalitas aparatur yang profesional.

    Menurutnya, aparatur sipil negara harus memiliki kedisiplinan tinggi serta mampu menunjukkan integritas dalam setiap tanggung jawab yang dijalankan.

    “Disiplin menjadi salah satu fondasi utama dalam membangun aparatur yang profesional dan berkualitas. Selain itu, integritas juga harus dijaga agar mampu menjadi teladan, baik di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat,” ujar Maryono.

    Ia menilai, tantangan birokrasi dan pelayanan publik saat ini semakin kompleks sehingga membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya cerdas secara kemampuan, tetapi juga kuat secara mental dan karakter.

    Perkuat Jiwa Pengabdian dan Nasionalisme

    Maryono mengatakan, semangat bela negara perlu dimiliki setiap aparatur sebagai bentuk kesiapan menghadapi perubahan zaman yang terus berkembang. ASN, termasuk PPPK, dituntut mampu bekerja cepat, adaptif, dan tetap memiliki jiwa pelayanan kepada masyarakat.

    “ASN saat ini harus tangguh, adaptif, dan memiliki jiwa pengabdian yang tinggi. Melalui pelatihan ini kami ingin membentuk aparatur yang siap bekerja sekaligus siap menghadapi tantangan dengan mental yang kuat dan semangat kebangsaan,” katanya.

    Ia berharap nilai-nilai disiplin, loyalitas, dan tanggung jawab yang diperoleh selama pelatihan dapat diterapkan langsung dalam pekerjaan sehari-hari di lingkungan pemerintahan.

    Dorong PPPK Terus Berkembang

    Selain memberikan pembekalan karakter, Maryono juga memotivasi para peserta agar terus mengembangkan kemampuan dan tidak ragu menunjukkan potensi terbaiknya di lingkungan pemerintahan.

    Menurutnya, PPPK memiliki peluang yang sama untuk berkembang dan berkontribusi besar dalam pembangunan daerah apabila memiliki dedikasi dan kualitas kerja yang baik.

    “Saya yakin ke depan kalian bisa menjadi generasi penerus di pemerintahan. Jangan pernah ragu berkembang dan menunjukkan kemampuan terbaik. Siapa bilang PPPK tidak bisa menjadi pejabat, mulai hari ini ayo buktikan,” tegasnya.

    Pelatihan Bela Negara PPPK Tahun 2026 diharapkan mampu melahirkan aparatur yang profesional, disiplin, serta memiliki loyalitas tinggi dalam mendukung pelayanan publik dan pembangunan di Kota Tangerang. (B7)

  • Kota Tangerang Gelar Pelatihan Bela Negara, 100 PPPK Didorong Tingkatkan Integritas

    Kota Tangerang Gelar Pelatihan Bela Negara, 100 PPPK Didorong Tingkatkan Integritas

    Berita7 | Kota Tangerang — Pemerintah Kota Tangerang resmi menggelar pelatihan bela negara bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Bisnis dan Pariwisata pada 6-8 Mei 2026. Kegiatan ini berdampak langsung pada peningkatan kualitas aparatur, khususnya dalam hal integritas dan pelayanan publik bagi masyarakat.

    Sebanyak 100 PPPK dari berbagai Perangkat Daerah kini mulai mengikuti pelatihan intensif, setelah sebelumnya menjalankan tugas rutin tanpa pembinaan karakter secara terstruktur. Perubahan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pelayanan.

    “Sebagai pelayan masyarakat, PPPK harus memiliki semangat pengabdian yang tinggi. Bela negara dalam konteks aparatur adalah bekerja dengan jujur, disiplin, serta mampu memberikan solusi terbaik bagi setiap persoalan di tengah masyarakat,” ujar Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin.

    Ia menambahkan, langkah tersebut tidak hanya berfokus pada peningkatan kapasitas teknis aparatur, tetapi juga memberikan dampak jangka panjang terhadap kualitas pelayanan publik dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Menurutnya, karakter dan integritas menjadi fondasi utama dalam membangun birokrasi yang kuat dan berdaya saing.

    Selain itu, pelatihan ini menghadirkan narasumber dari berbagai sektor, mulai dari unsur TNI, Badan Narkotika Nasional (BNN), hingga praktisi pemerintahan. Materi yang diberikan mencakup wawasan kebangsaan, kedisiplinan, etika pelayanan publik, serta penguatan mental aparatur. Hal ini semakin memperkuat nilai strategis kegiatan dalam membentuk aparatur yang tidak hanya kompeten, tetapi juga memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi.

    Sejumlah peserta mengaku antusias mengikuti kegiatan tersebut karena memberikan pengalaman baru yang berbeda dari rutinitas kerja sehari-hari. Mereka merasa pelatihan ini mampu membuka wawasan serta meningkatkan motivasi dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat. Hal ini menunjukkan bahwa program pembinaan tersebut mulai dirasakan manfaatnya secara langsung oleh para peserta.

    Tidak hanya itu, kegiatan ini juga menjadi momentum penting bagi Pemkot Tangerang untuk memperkuat sinergi antar instansi dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkelanjutan. Dengan adanya kolaborasi lintas sektor, diharapkan para peserta mendapatkan perspektif yang lebih luas dalam menghadapi tantangan pelayanan publik yang semakin kompleks.

    Pemerintah Kota Tangerang berharap langkah ini dapat terus berlanjut guna menciptakan aparatur yang tangguh, profesional, dan berintegritas tinggi, sekaligus memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih dan melayani. Transformasi mental dan karakter aparatur dinilai menjadi kunci dalam mewujudkan kota yang maju dan berdaya saing.

    Ke depan, program serupa direncanakan akan diperluas dengan cakupan peserta yang lebih besar, sehingga dampaknya dapat dirasakan secara merata di seluruh lini pemerintahan. Dengan komitmen yang kuat, Pemkot Tangerang optimistis mampu menciptakan birokrasi yang adaptif, responsif, dan siap menghadapi dinamika kebutuhan masyarakat. ( B7)