Tag: Muhammad Fawait

  • Fantastis! Jember Terima Bantuan Pertanian Terbesar Sepanjang Sejarah, Nilainya Rp312 Miliar

    Berita7 | JEMBER – Ribuan petani di Kabupaten Jember mendapat kabar menggembirakan. Pemerintah menggelontorkan bantuan sektor pertanian senilai Rp312 miliar yang disebut sebagai bantuan terbesar sepanjang sejarah daerah tersebut.

    Program raksasa ini mencakup bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), benih unggul, pupuk, pembangunan irigasi, hingga teknologi pertanian modern yang akan disalurkan ke berbagai wilayah di Kabupaten Jember selama 2025 hingga 2026.

    [baca_juga]

    Bupati Jember Muhammad Fawait menyebut bantuan tersebut menjadi tonggak penting dalam memperkuat sektor pertanian yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat.

    “Ini bantuan terbesar yang pernah diterima Jember untuk sektor pertanian. Nilainya mencapai Rp312 miliar dan manfaatnya akan dirasakan langsung oleh para petani,” kata Fawait saat memberikan keterangan di Kantor Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Jember.

    Bantuan yang mulai disalurkan meliputi 170 unit pompa air, 47 unit combine harvester, puluhan traktor roda empat dan roda dua, drone pertanian, hingga berbagai mesin pengolahan hasil panen.

    Tak hanya itu, pemerintah juga menyiapkan bantuan rice milling unit, mesin pengolahan hasil pertanian, serta berbagai peralatan modern yang bertujuan meningkatkan produktivitas dan menekan biaya produksi petani.

    Langkah besar ini dilakukan untuk mempercepat modernisasi pertanian sekaligus meningkatkan hasil panen di tengah tantangan perubahan iklim dan kebutuhan pangan yang terus meningkat.

    Selain alsintan, pemerintah juga menyiapkan rehabilitasi 16 titik irigasi besar yang tersebar di sejumlah kecamatan. Program tersebut dinilai sangat penting karena sistem pengairan menjadi faktor utama keberhasilan produksi pertanian.

    “Irigasi merupakan urat nadi pertanian. Ketika air tersedia dengan baik, produktivitas petani akan meningkat secara signifikan,” ujarnya.

    Pemkab Jember juga memastikan pengajuan bantuan tambahan terus dilakukan ke pemerintah pusat agar dukungan terhadap petani semakin besar pada tahun-tahun mendatang.

    Masuknya bantuan senilai Rp312 miliar tersebut diproyeksikan mampu mendongkrak luas tanam, meningkatkan produktivitas lahan, mempercepat proses panen, sekaligus memperkuat posisi Jember sebagai salah satu lumbung pangan terbesar di Jawa Timur.

    Program ini sekaligus menjadi harapan baru bagi ribuan petani yang selama bertahun-tahun menghadapi berbagai kendala mulai dari keterbatasan alat produksi hingga persoalan irigasi.

    Dengan dukungan alat modern dan infrastruktur yang lebih baik, sektor pertanian Jember diyakini akan memasuki babak baru menuju pertanian yang lebih maju, efisien, dan menguntungkan bagi petani. (B7

  • Rp312 Miliar Mengalir ke Jember! Bantuan Pertanian Terbesar Sepanjang Sejarah Resmi Digelontorkan

    Berita7 | JEMBER – Kabar menggembirakan datang bagi ribuan petani di Kabupaten Jember. Pemerintah pusat menggelontorkan bantuan sektor pertanian senilai Rp312 miliar yang disebut sebagai bantuan terbesar sepanjang sejarah yang pernah diterima daerah tersebut.

    Bupati Jember, Muhammad Fawait, mengungkapkan bantuan jumbo itu mencakup berbagai program strategis mulai dari alat pertanian modern, bibit unggul, pupuk, hingga pembangunan dan perbaikan infrastruktur pertanian yang tersebar di seluruh wilayah Jember.

    “Bantuan pertanian yang masuk ke Jember pada tahun 2025 hingga 2026 mencapai sekitar Rp312 miliar. Ini menjadi bantuan terbesar yang pernah diterima Jember untuk sektor pertanian,” ujar Fawait saat konferensi pers di Kantor Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Jember.

    Menurutnya, bantuan tersebut merupakan hasil komunikasi intensif dengan pemerintah pusat guna mempercepat pembangunan sektor pertanian yang menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat Jember.

    [baca_juga]

    Salah satu program terbesar adalah Optimalisasi Lahan (Oplah) yang menjangkau seluruh kecamatan. Program ini diperkuat dengan bantuan 100 unit Irigasi Perpompaan (Irpom) yang akan membantu petani mengatasi persoalan ketersediaan air di lahan pertanian.

    Tak hanya itu, pemerintah juga menyiapkan 190 titik pemeliharaan jaringan irigasi serta 16 proyek rehabilitasi irigasi skala besar untuk memperkuat sistem pengairan pertanian.

    “Selama ini sekitar 70 persen infrastruktur pertanian kita kondisinya kurang baik. Karena itu kami berjuang agar pemerintah pusat memberikan perhatian lebih besar kepada Jember,” katanya.

    Dukungan bagi petani juga diwujudkan melalui bantuan bibit jagung untuk lahan seluas 3.540 hektare. Selain itu tersedia pula bantuan benih padi, kopi, tebu, hingga berbagai kebutuhan produksi pertanian lainnya.

    Di sisi mekanisasi, puluhan alat pertanian modern turut disalurkan. Mulai dari traktor roda dua dan roda empat, drone pertanian, mesin roasting kopi, kendaraan roda tiga, hingga puluhan unit combine harvester yang akan mempercepat proses panen petani.

    Bupati optimistis berbagai bantuan tersebut akan mendorong peningkatan Luas Tambah Tanam (LTT) padi di Jember yang saat ini tercatat sebagai salah satu yang terbesar di Jawa Timur.

    Selain meningkatkan produktivitas, program ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga hasil pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di tengah tantangan ekonomi nasional.

    Dengan masuknya bantuan ratusan miliar rupiah tersebut, sektor pertanian Jember diproyeksikan mengalami percepatan pertumbuhan yang signifikan dalam dua tahun ke depan dan semakin memperkuat posisi Jember sebagai salah satu lumbung pangan utama di Jawa Timur. (B7

  • Jember Tegaskan Komitmen Lansia Sejahtera, Ratusan Warga Padati Alun-Alun Nusantara

    Berita7 | JEMBER – Ratusan warga lanjut usia (lansia) memadati Alun-Alun Nusantara Jember pada Sabtu (6/6/2026) dalam peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2026. Momentum ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Jember dalam menghadirkan kehidupan yang lebih layak, sehat, dan bermartabat bagi para lansia.

    Mengusung tema “Lansia Tangguh, Indonesia Tumbuh”, kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimda, organisasi sosial, komunitas pemerhati lansia, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Jember. Suasana penuh kehangatan terlihat saat para lansia mengikuti rangkaian acara yang disiapkan sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan pengabdian mereka kepada bangsa.

    [baca_juga]

    Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Jember, Indra Tri Purnomo, yang hadir mewakili Bupati Jember Muhammad Fawait, menegaskan bahwa peringatan Hari Lanjut Usia Nasional bukan sekadar seremoni tahunan.

    Menurutnya, para lansia merupakan aset berharga yang menyimpan pengalaman, kebijaksanaan, dan nilai-nilai kehidupan yang sangat penting bagi generasi penerus.

    “Para lansia harus dipandang sebagai sumber kebijaksanaan, teladan, dan inspirasi bagi generasi muda. Dari mereka kita belajar tentang perjuangan, kesabaran, kerja keras, serta semangat untuk terus berkarya,” ujar Indra dalam sambutannya.

    Ia menjelaskan, tema “Lansia Tangguh, Indonesia Tumbuh” mengandung pesan kuat bahwa kemajuan bangsa tidak hanya ditentukan oleh generasi muda, tetapi juga oleh kontribusi para lansia yang telah mengabdikan tenaga, pikiran, dan pengalamannya selama puluhan tahun.

    Pemerintah Kabupaten Jember, lanjutnya, memiliki komitmen nyata dalam meningkatkan kesejahteraan kelompok lanjut usia. Komitmen tersebut sejalan dengan program dan semangat “Gus Bupati Cinta Lansia” yang terus digaungkan oleh Bupati Jember Muhammad Fawait.

    “Ini bukan sekadar slogan, tetapi komitmen moral dan komitmen pembangunan. Kami ingin menghadirkan Kabupaten Jember yang menghormati, melindungi, dan memuliakan para orang tua serta lanjut usia,” tegasnya.

    Indra menambahkan, ukuran kemajuan sebuah daerah tidak hanya dilihat dari pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi semata. Lebih dari itu, keberhasilan pembangunan juga tercermin dari bagaimana masyarakat memperlakukan para lansia dengan penuh penghormatan, kasih sayang, dan martabat.

    Dalam kesempatan tersebut, pemerintah juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat budaya menghormati orang tua, mempererat hubungan antargenerasi, serta meningkatkan kepedulian sosial terhadap kelompok lanjut usia.

    Dukungan keluarga dan lingkungan dinilai menjadi faktor penting agar para lansia tetap sehat, aktif, mandiri, dan produktif dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

    Melalui peringatan Hari Lanjut Usia Nasional 2026, Pemkab Jember berharap semangat menghormati dan menyayangi orang tua semakin mengakar di tengah masyarakat. Sebab bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pendahulunya serta mampu memberikan kehidupan yang layak dan bermartabat bagi para lansia.

    (BM)