Tag: Moch Maesyal Rasyid

  • Kelapa Dua Raih Penghargaan Bergengsi, Jadi Kecamatan dengan Realisasi PBB Tertinggi di Kabupaten Tangerang

    Berita7 | KABUPATEN TANGERANG – Kecamatan Kelapa Dua kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Kabupaten Tangerang. Dalam ajang Pajak Digital Award 2026 yang digelar Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Kelapa Dua berhasil meraih penghargaan sebagai Kecamatan dengan Realisasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Tertinggi II se-Kabupaten Tangerang.

    Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan pada malam penganugerahan Pajak Digital Award 2026 yang berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Sabtu (6/6/2026).

    Prestasi tersebut menjadi bukti tingginya kesadaran masyarakat serta keberhasilan pemerintah kecamatan dalam mendorong kepatuhan pembayaran pajak demi mendukung pembangunan daerah.

    Penghargaan diterima langsung oleh Camat Kelapa Dua, Dadang Sudrajat, S.Sos., MM., M.Si., yang hadir mewakili Kecamatan Kelapa Dua dalam acara tersebut.

    [baca_juga]

    Keberhasilan ini sekaligus menempatkan Kelapa Dua sebagai salah satu wilayah dengan kontribusi pendapatan daerah terbesar dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan di Kabupaten Tangerang.

    Dalam kesempatan itu, Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasi kepada seluruh wajib pajak, pelaku usaha, dan masyarakat yang telah menunjukkan kepatuhan dalam memenuhi kewajiban perpajakan.

    Menurutnya, pajak memiliki peran penting dalam mendukung berbagai program pembangunan yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, mulai dari pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan hingga pelayanan publik lainnya.

    Pemerintah Kabupaten Tangerang juga terus berkomitmen meningkatkan sistem pelayanan perpajakan yang transparan, akuntabel, dan berbasis digital guna memberikan kemudahan bagi masyarakat.

    Sementara itu, Kecamatan Kelapa Dua mengajak seluruh masyarakat untuk terus mempertahankan budaya taat pajak sebagai bentuk partisipasi aktif dalam membangun daerah.

    Melalui pembayaran pajak yang tepat waktu, pembangunan infrastruktur, peningkatan fasilitas umum, hingga berbagai program pelayanan masyarakat dapat terus berjalan secara berkelanjutan.

    Prestasi yang diraih Kelapa Dua dalam Pajak Digital Award 2026 diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung pembangunan Kabupaten Tangerang melalui kepatuhan membayar pajak. (B7)

  • 2.000 Paket Sembako Murah Diserbu Warga Tigaraksa, Harga Dipangkas Setengah

    2.000 Paket Sembako Murah Diserbu Warga Tigaraksa, Harga Dipangkas Setengah

    Berita7 | Kabupaten Tangerang — Pemerintah Kabupaten Tangerang bergerak cepat membantu warga menghadapi tekanan harga kebutuhan pokok dengan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Alun-Alun Tigaraksa, Rabu (13/5/2026). Dalam kegiatan tersebut, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid membagikan 2.000 paket sembako murah yang langsung diserbu masyarakat karena harganya jauh di bawah pasar.

    Program yang digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan bersama Dinas Pertanian Kabupaten Tangerang itu menjadi perhatian warga karena paket sembako senilai Rp85 ribu bisa ditebus hanya Rp43 ribu. Paket tersebut berisi beras premium 2 kilogram, tepung terigu 1 kilogram, gula pasir 1 kilogram, dan minyak goreng 1 liter. Selain itu, beras kemasan 5 kilogram dijual hanya Rp17 ribu, disusul berbagai kebutuhan pangan lain seperti sayur-mayur, hasil pertanian hingga produk perikanan dengan harga terjangkau.

    “Pemerintah daerah senantiasa hadir di tengah masyarakat. Gerakan Pangan Murah ini menjadi langkah nyata untuk membantu kebutuhan warga di tengah kondisi ekonomi saat ini,” ujar Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid.

    Ia menegaskan, program tersebut akan terus diperluas ke seluruh kecamatan di Kabupaten Tangerang. Bahkan frekuensi pelaksanaan ditingkatkan dari tiga bulan sekali menjadi dua bulan sekali pada 2026. Pemerintah daerah juga menargetkan program itu bisa digelar setiap bulan apabila kemampuan anggaran memungkinkan.

    Langkah tersebut dinilai memberi dampak langsung terhadap daya beli masyarakat, khususnya kalangan ibu rumah tangga dan warga berpenghasilan menengah ke bawah. Antusiasme warga terlihat sejak pagi karena harga kebutuhan pokok yang dijual jauh lebih murah dibanding harga pasar.

    Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tangerang, Resmiyati Marningsih mengatakan program ini menjadi bentuk intervensi pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga pangan sekaligus mengurangi beban ekonomi masyarakat.

    “Harga normal paket sembako sekitar Rp85 ribu, namun masyarakat cukup menebus dengan harga Rp43 ribu. Ini upaya konkret menjaga daya beli masyarakat,” jelasnya.

    Salah seorang warga Tigaraksa, Nurjanah, mengaku program tersebut sangat membantu kebutuhan rumah tangga sehari-hari. Ia berharap Gerakan Pangan Murah bisa lebih sering digelar dengan jumlah paket yang diperbanyak.

    “Kalau bisa lebih sering lagi karena sangat membantu ibu-ibu. Harga sembako sekarang lumayan mahal,” katanya.

    Program Gerakan Pangan Murah menjadi salah satu langkah prioritas Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam menjaga stabilitas pangan, mengendalikan inflasi daerah, serta memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap terjangkau di tengah kondisi ekonomi yang dinamis. (B7)