Berita7 | Setu — Pemerintah Kota Tangerang Selatan resmi menggelar perayaan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di kawasan Setu, Sabtu (2/5/2026). Kegiatan ini berdampak langsung pada kebahagiaan dan kebersamaan para pekerja, khususnya buruh dan keluarga mereka.
Ratusan buruh dan pekerja kini menikmati berbagai rangkaian kegiatan hiburan seperti memancing, pembagian doorprize, makan bersama, hingga hiburan rakyat setelah sebelumnya May Day identik dengan aksi demonstrasi dan penyampaian tuntutan.
“Hari ini mereka benar-benar menikmati hari yang dimiliki oleh mereka,” ujar Benyamin Davnie.
Ia menambahkan, perayaan tersebut tidak hanya berfokus pada kegiatan seremonial, tetapi juga memberikan dampak jangka panjang terhadap hubungan harmonis antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah daerah.
Selain itu, Pemerintah Kota Tangerang Selatan juga memaparkan program ketenagakerjaan baru berbasis kebutuhan pasar kerja. Program ini dilakukan melalui survei kebutuhan tenaga kerja yang dilanjutkan dengan perekrutan dan pelatihan secara terukur agar calon pekerja lebih siap terserap industri.
Benyamin menjelaskan, konsep perayaan May Day humanis sengaja dipertahankan karena dinilai memberikan efek positif bagi para pekerja dan keluarganya. Tahun sebelumnya, kegiatan serupa juga digelar di lokasi yang sama dan mendapat respons baik dari masyarakat.
Sejumlah pekerja mengaku senang dengan konsep perayaan tersebut karena memberikan ruang hiburan dan kebersamaan yang jarang dirasakan saat momentum Hari Buruh.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan berharap kegiatan May Day humanis ini dapat terus berlanjut guna menciptakan hubungan industrial yang harmonis, sekaligus memperkuat kesejahteraan dan perlindungan pekerja di daerah. (B7)
