Tag: Maggot BSF Jadi Pakan Ternak Protein Tinggi

  • Pasar Anyar Tangerang Tekan 16 Ton Sampah per Hari, Maggot BSF Jadi Pakan Ternak Protein Tinggi

    Pasar Anyar Tangerang Tekan 16 Ton Sampah per Hari, Maggot BSF Jadi Pakan Ternak Protein Tinggi

    Berita7 | Kota Tangerang — Pasar Anyar Tangerang kini memiliki terobosan baru dalam pengelolaan sampah organik. Melalui kolaborasi antara Unit Pengelola Pasar Anyar dan Rumah Edukasi OC, sampah organik yang sebelumnya menjadi persoalan utama kini diolah menjadi pakan ternak tinggi protein melalui budi daya maggot Black Soldier Fly (BSF).

    Inovasi tersebut berdampak langsung terhadap pengurangan volume sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), sekaligus membantu para peternak yang selama ini terbebani mahalnya harga pakan komersial.

    Sebanyak 30 unit budi daya maggot teknik ring kini telah beroperasi di Pasar Anyar dengan kapasitas tujuh kilogram per ember. Dalam waktu dekat, jumlah tersebut akan ditambah menjadi 60 unit guna meningkatkan kapasitas pengolahan sampah organik harian.

    “Kami menggunakan maggot teknik ring. Sampah yang masuk seperti sisa makanan dan sayuran diberikan sore hari, lalu pagi harinya sudah habis dimakan,” ujar Pengelola Rumah Edukasi OC Hok Tjuan Wula Djana.

    Ia menjelaskan, satu kilogram maggot mampu mengonsumsi tiga hingga empat kilogram sampah organik per hari. Dengan pengembangan unit yang dilakukan, pihaknya menargetkan mampu mengolah hingga 300 kilogram sampah organik setiap hari.

    Selain membantu menyelesaikan persoalan lingkungan, hasil panen maggot juga dimanfaatkan menjadi pakan ternak ikan, unggas hingga udang dengan kandungan protein mencapai 58,6 persen.

    “Kami mengajak para peternak di Tangerang untuk datang ke Pasar Anyar. Kami mampu menyediakan pakan berkualitas dengan harga hampir separuh dari harga komersial,” tambahnya.

    Di lokasi yang sama, Kepala Unit Pasar Anyar Achmad Junaidi mengungkapkan, inovasi tersebut memberikan dampak besar terhadap kebersihan pasar. Jika sebelumnya volume sampah mencapai lima hingga enam kontainer atau sekitar 20 hingga 24 ton per hari, kini tersisa sekitar dua kontainer atau delapan ton per hari.

    “Dampaknya luar biasa. Selain sampah organik diolah menjadi maggot, sampah anorganik seperti plastik, kardus dan botol juga kami kelola. Hasilnya digunakan untuk tambahan kesejahteraan petugas kebersihan pasar,” jelasnya.

    Ke depan, area pengolahan sampah di Pasar Anyar juga akan dikembangkan menjadi pusat edukasi pertanian dan urban farming guna memperkuat ketahanan pangan masyarakat.

    “Kita ingin menunjukkan bahwa dari sumber masalah berupa sampah, bisa lahir manfaat besar sekaligus mendukung ketahanan pangan,” katanya.

    Masyarakat, pelajar maupun peternak yang ingin mempelajari sistem pengolahan sampah tersebut dapat mengunjungi Rumah Edukasi OC Unit Pengolahan Sampah Pasar Anyar di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Sukasari, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang. (B7