Berita7 | BANTEN,. – Polda Banten menggelar pelatihan Dalmas Kompi Kerangka di Lapangan Apel Polda Banten sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Kegiatan ini melibatkan 180 personel dari berbagai satuan yang dipersiapkan untuk respons cepat di lapangan.
Pelatihan ini menjadi bagian dari penguatan kemampuan teknis dan taktis kepolisian dalam pengendalian massa dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis kepada masyarakat.
Kegiatan pelatihan berlangsung di lingkungan Mapolda Banten dengan fokus pada pembentukan kembali pola dasar pengendalian massa, mulai dari formasi, koordinasi lapangan, hingga simulasi situasi yang berpotensi menimbulkan eskalasi.
Para personel dilatih untuk memahami kembali prosedur Dalmas awal hingga lanjutan, termasuk teknik komunikasi, pergerakan satuan, serta cara bertindak cepat dalam situasi darurat. Latihan ini juga menekankan pentingnya disiplin dan kekompakan antar personel dalam satu komando.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Karoops Polda Banten Kombes Pol Yofi Girianto Putro, Kabag Dalops Biroops Polda Banten AKBP Kamdia, serta jajaran pejabat operasional lainnya. Mereka turut melakukan pengawasan terhadap jalannya pelatihan untuk memastikan seluruh materi diterapkan sesuai standar operasional.
Karoops Polda Banten Kombes Pol Yofi Girianto Putro menegaskan bahwa pelatihan Dalmas ini merupakan bagian penting dari pemeliharaan kemampuan personel di lapangan.
Ia menyampaikan, pelatihan ini dilaksanakan untuk menjaga kemampuan serta kesiapan personel dalam pelaksanaan tugas. Menurutnya, setiap anggota harus siap menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan dengan tetap mengutamakan tindakan yang terukur dan humanis.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahilas Hutapea menekankan bahwa kegiatan ini juga menjadi bentuk kesiapan institusi dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Banten.
Ia menuturkan, melalui pelatihan ini diharapkan seluruh personel semakin disiplin, solid, serta mampu bertindak cepat dan tepat dalam setiap pelaksanaan tugas di lapangan.
Pelatihan ini diharapkan berdampak langsung pada peningkatan rasa aman masyarakat, khususnya dalam situasi yang membutuhkan kehadiran aparat kepolisian secara cepat dan terkoordinasi. Dengan kemampuan Dalmas yang terus diasah, potensi gesekan sosial di lapangan diharapkan dapat diminimalisir melalui pendekatan persuasif dan terukur.
Selain itu, kesiapan personel juga menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas keamanan daerah, terutama pada momentum tertentu yang berpotensi menimbulkan keramaian massa.
Polda Banten berkomitmen untuk terus melaksanakan pelatihan rutin dan evaluasi berkala terhadap kemampuan personel Dalmas. Kegiatan ini akan diperluas dengan skenario yang lebih kompleks agar personel semakin siap menghadapi berbagai dinamika di lapangan.
Penguatan koordinasi antar satuan juga menjadi fokus utama, termasuk peningkatan kemampuan komunikasi operasional agar setiap pergerakan di lapangan dapat berjalan efektif dan terarah.
Dengan adanya pelatihan ini, Polda Banten menegaskan kesiapannya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui pendekatan yang profesional, humanis, dan responsif. Kesiapsiagaan personel menjadi kunci utama dalam menghadapi dinamika keamanan yang terus berkembang di wilayah Banten. (B7)
