Tag: Kader Posyandu.

  • DP3AP2KB Kota Tangerang Bekali Kader Posyandu, Perkuat Perlindungan Anak dan Kesehatan Mental Keluarga

    Berita7 | Kota Tangerang – Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) terus memperkuat kualitas pelayanan masyarakat melalui peningkatan kapasitas kader Posyandu. Salah satunya dengan menggelar kegiatan Parenting bertema Orientasi dan Pembekalan Dukungan Psikologis Awal (DPA) bagi kader Posyandu yang berlangsung di Ruang Rapat DP3AP2KB Kota Tangerang, Gedung Puspem Kota Tangerang.

    Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat perlindungan keluarga dan anak dari tingkat lingkungan terkecil. Melalui pembekalan tersebut, para kader Posyandu diberikan pemahaman dan keterampilan untuk mengenali berbagai persoalan psikologis yang berpotensi muncul di tengah keluarga maupun masyarakat.

    Konselor Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) Kota Tangerang, Glori Telis Amanta, menjelaskan bahwa kader Posyandu memiliki peran penting sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat yang berinteraksi langsung dengan keluarga di lingkungan sekitar.

    Menurutnya, berbagai persoalan psikologis dalam keluarga perlu mendapat perhatian sejak dini agar tidak berkembang menjadi masalah yang lebih besar dan berdampak pada tumbuh kembang anak.

    “Stres pengasuhan bisa memicu kekerasan pada anak. Karena itu, kader Posyandu dibekali kemampuan memberikan Dukungan Psikologis Awal sebagai langkah pencegahan dan mitigasi risiko psikologis keluarga,” ujarnya..

    [baca_juga]

    Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan mengenai tiga prinsip utama Dukungan Psikologis Awal atau DPA, yakni Look, Listen dan Link. Ketiga pendekatan tersebut dirancang untuk membantu kader mengenali kondisi psikologis warga, mendengarkan dengan empati, serta menghubungkan masyarakat dengan layanan pendampingan yang tersedia.

    Selain meningkatkan kapasitas kader, program ini juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Tangerang dalam membangun lingkungan yang aman, nyaman dan ramah anak.

    DP3AP2KB Kota Tangerang berharap para kader Posyandu mampu menjadi agen perubahan yang berperan aktif dalam mendeteksi permasalahan sosial maupun psikologis sejak dini di lingkungan masing-masing.

    Melalui sinergi antara kader Posyandu, Puspaga dan masyarakat, upaya perlindungan anak serta penguatan ketahanan keluarga di Kota Tangerang diharapkan semakin optimal dan berkelanjutan.

    “Kami berharap kader Posyandu dapat menjadi garda terdepan dalam memberikan dukungan awal kepada keluarga yang membutuhkan, sehingga tercipta lingkungan yang sehat, aman dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal,” tutupnya. (B7

  • Lomba Posyandu 2026 di Kota Tangerang Diikuti 13 Kecamatan, Penilaian Kini Lebih Ketat

    Berita7 | Kota Tangerang — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang bersama Tim Pembina Posyandu menggelar Lomba Posyandu Berprestasi dan Kader Posyandu Berprestasi Tingkat Kota Tangerang Tahun 2026 di Gedung Nyimas Melati, Senin (25/5/2026). Kegiatan ini menjadi perhatian karena sistem penilaian tahun ini dibuat lebih luas dan terintegrasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat.

    Sebanyak 13 posyandu terbaik dari seluruh kecamatan di Kota Tangerang ikut dalam ajang tahunan tersebut. Penilaian tidak lagi hanya fokus pada pelayanan kesehatan, namun juga mengacu pada 6 Standar Pelayanan Minimum (SPM) yang menjadi program prioritas pemerintah.

    Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni mengatakan perubahan sistem penilaian dilakukan agar pelayanan posyandu semakin lengkap dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata.

    “Tahun ini penilaiannya lebih terintegrasi. Tidak hanya kesehatan, tetapi seluruh 6 SPM ikut dinilai untuk melihat kesiapan pelayanan di masyarakat,” ujar dr. Dini.

    Ia menjelaskan, seluruh peserta menjalani proses seleksi mulai dari administrasi, pemaparan inovasi kader, hingga evaluasi langsung oleh tim juri. Nantinya akan dipilih tiga posyandu terbaik untuk masuk tahap verifikasi lapangan sebelum diumumkan pada Agustus 2026.

    Menurutnya, kompetisi tersebut menjadi langkah penting untuk mendorong inovasi pelayanan kesehatan berbasis kebutuhan warga di tingkat lingkungan.

    Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Tangerang Masturoh Sachrudin menambahkan, pembinaan terhadap kader terus dilakukan setiap bulan guna memastikan pelayanan masyarakat berjalan optimal di seluruh wilayah.

    “Lewat evaluasi dan lomba ini, kita bisa melihat langsung efektivitas pelayanan posyandu di masyarakat sekaligus memperkuat pembinaan kader,” ungkap Masturoh.

    Pelaksanaan lomba ini juga dinilai berdampak positif bagi masyarakat karena mendorong peningkatan pelayanan kesehatan dasar, edukasi keluarga, hingga penguatan peran kader di lingkungan warga.

    Pemerintah Kota Tangerang berharap kegiatan tersebut mampu memacu semangat inovasi posyandu agar pelayanan masyarakat semakin cepat, aktif, dan tepat sasaran di seluruh kecamatan. (B7