Tag: infrastruktur

  • Pemkot Tangerang Bangun Drainase Silang di Periuk, Banjir Ditargetkan Berkurang Drastis

    Pemkot Tangerang Bangun Drainase Silang di Periuk, Banjir Ditargetkan Berkurang Drastis

    Berita7 | Kota Tangerang — Pemerintah Kota Tangerang langsung mempercepat pembangunan saluran drainase silang atau crossing drainase di Jalan Utama Grand Duta Periuk untuk mengurangi potensi banjir yang kerap terjadi saat curah hujan tinggi. Proyek tersebut kini mulai dikerjakan dan ditargetkan selesai dalam beberapa hari ke depan.

    Pembangunan drainase silang dilakukan di wilayah RW 23 Gebang Raya, Kecamatan Periuk, sebagai bagian dari langkah percepatan mitigasi banjir yang terus diperkuat Pemkot Tangerang di sejumlah titik rawan genangan.

    Camat Periuk Andhika Nugraha Krisyna menuturkan, pembangunan saluran drainase silang mulai berjalan setelah dilakukan peninjauan langsung bersama jajaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang.

    “Kami telah melakukan peninjauan saluran drainase silang tepatnya di RW 23 Gebang Raya, yang sedang dilakukan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang. Proses pengerjaan sudah mulai berjalan serta ditargetkan dapat tuntas dalam beberapa hari mendatang,” ujar Andhika, Rabu (6/5/2026).

    Pemkot Tangerang memastikan pembangunan infrastruktur pengendali banjir tersebut dilakukan untuk meningkatkan kapasitas aliran air sekaligus mempercepat pembuangan genangan ketika hujan deras turun.

    Selama ini, kawasan Jalan Utama Grand Duta Periuk menjadi salah satu titik yang membutuhkan optimalisasi sistem drainase karena tingginya debit air saat hujan dengan intensitas tinggi.

    Sebanyak sejumlah alat berat dan pekerja lapangan kini dikerahkan untuk mempercepat proses pengerjaan, mulai dari pembongkaran jalan hingga pemasangan beton saluran drainase silang di lokasi proyek.

    “Proses pembongkaran jalannya sudah berlangsung kemarin, beton saluran drainase silangnya juga sudah mulai dipasang. Semoga adanya saluran drainase silang ini bisa melancarkan aliran dan meminimalkan banjir yang dapat merugikan masyarakat sekitar,” pungkasnya.

    Ia menegaskan, pembangunan drainase silang tidak hanya berfokus pada penanganan genangan sementara, tetapi juga menjadi solusi jangka panjang untuk memperkuat sistem pengendalian banjir di wilayah Periuk.

    Selain itu, proyek tersebut diharapkan mampu memperlancar sirkulasi air antar saluran yang sebelumnya kerap tersendat akibat kapasitas drainase lama yang dinilai kurang optimal.

    Pemkot Tangerang juga terus melakukan pemetaan terhadap sejumlah titik rawan banjir lainnya untuk memastikan penanganan infrastruktur dilakukan secara bertahap dan merata di seluruh wilayah kota.

    Langkah percepatan pembangunan drainase ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, khususnya saat memasuki musim hujan dengan curah tinggi.

    Sejumlah warga sekitar mengaku menyambut positif pembangunan drainase silang tersebut karena selama ini genangan air sering menghambat aktivitas harian warga dan pengguna jalan.

    Masyarakat berharap pembangunan dapat segera selesai agar aliran air menjadi lebih lancar dan lingkungan sekitar terbebas dari genangan yang berpotensi menyebabkan kerusakan jalan maupun gangguan kesehatan.

    Tidak hanya itu, keberadaan saluran drainase silang juga diproyeksikan mampu meningkatkan kualitas infrastruktur lingkungan serta mendukung mobilitas warga menjadi lebih aman dan nyaman.

    Pemkot Tangerang berharap pembangunan sistem drainase modern ini dapat menjadi solusi efektif dalam menekan risiko banjir sekaligus memperkuat ketahanan infrastruktur perkotaan di tengah cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi.

    Dengan percepatan pembangunan tersebut, Pemkot Tangerang optimistis wilayah Periuk dapat memiliki sistem pengendalian banjir yang lebih optimal sehingga masyarakat tidak lagi khawatir menghadapi genangan saat hujan deras turun. (B7)

  • 195 Segmen Jalan di Kota Tangerang Rampung Diperbaiki, Ribuan Meter Jalan Kini Lebih Aman

    195 Segmen Jalan di Kota Tangerang Rampung Diperbaiki, Ribuan Meter Jalan Kini Lebih Aman

    Berita7 | Kota Tangerang — Sebanyak 195 segmen jalan berlubang di Kota Tangerang langsung diperbaiki Pemerintah Kota Tangerang dalam sebulan terakhir. Perbaikan yang mencapai 9.135,79 meter persegi itu dilakukan merata di seluruh kecamatan untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan pengendara.

    Kegiatan percepatan perbaikan jalan tersebut dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang dengan fokus utama pada penambalan jalan berlubang menggunakan material hotmix di sejumlah ruas strategis.

    Kepala Dinas PUPR Kota Tangerang, Taufik Syahzaeni menuturkan, tim lapangan terus bergerak tanpa henti untuk memastikan kerusakan jalan dapat segera ditangani demi mengurangi risiko kecelakaan dan kemacetan di wilayah perkotaan.

    “Sebulan terakhir ini tim lapangan tidak berhenti melakukan percepatan perbaikan jalan di semua wilayah. Ada 195 segmen jalan yang telah rampung diperbaiki dengan mayoritas perbaikan terfokus pada penambalan lubang jalan menggunakan hotmix,” ujar Taufik, Rabu (6/5/2026).

    Pemkot Tangerang juga memastikan proses perbaikan dilakukan dengan menyasar sejumlah ruas jalan utama yang menjadi jalur strategis penghubung antarwilayah dan memiliki mobilitas kendaraan tinggi setiap harinya.

    Beberapa ruas jalan prioritas yang telah mendapatkan penanganan di antaranya Jalan Moh. Toha Karawaci, Jalan Rasuna Said Pinang, Jalan Husein Sastranegara Benda hingga Jalan Underpass Ciledug Raya yang selama ini menjadi akses vital masyarakat.

    “Sejumlah ruas jalan strategis tetap menjadi prioritas percepatan perbaikan jalan ke depannya, namun kami juga terus merespons laporan dari masyarakat untuk langsung ditangani dalam waktu secepat-cepatnya,” tambahnya.

    Tidak hanya fokus pada jalan utama, Pemkot Tangerang juga mengoptimalkan penanganan laporan masyarakat terkait jalan rusak di lingkungan permukiman maupun akses penghubung antarwilayah. Langkah ini dilakukan agar seluruh masyarakat dapat merasakan dampak langsung dari peningkatan kualitas infrastruktur.

    Selain itu, percepatan perbaikan jalan ini menjadi bagian dari upaya Pemkot Tangerang dalam menjaga kelancaran aktivitas ekonomi, pendidikan hingga mobilitas harian warga yang selama ini kerap terganggu akibat jalan berlubang.

    Warga pun mengaku mulai merasakan perubahan setelah sejumlah titik kerusakan berhasil diperbaiki. Banyak pengendara menilai kondisi jalan kini lebih nyaman dilalui terutama saat jam sibuk maupun ketika hujan turun.

    Perbaikan menggunakan hotmix dinilai lebih efektif karena mampu memberikan permukaan jalan yang lebih kuat dan tahan terhadap tekanan kendaraan berat. Dengan metode tersebut, pemerintah berharap kualitas jalan dapat bertahan lebih lama dan meminimalkan kerusakan berulang.

    Di sisi lain, percepatan pembangunan infrastruktur jalan juga menjadi salah satu langkah strategis untuk mendukung pertumbuhan kawasan perkotaan yang terus berkembang pesat di Kota Tangerang.

    Pemkot Tangerang menargetkan kegiatan perbaikan jalan dapat terus ditingkatkan dalam beberapa bulan ke depan agar seluruh akses jalan di Kota Tangerang berada dalam kondisi aman, nyaman dan layak digunakan masyarakat.

    Langkah tersebut sekaligus menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan publik melalui pembangunan infrastruktur yang merata dan responsif terhadap kebutuhan warga. (B7)