Tag: Hari Lahir Pancasila

  • 10 Finalis Terbaik Festival Gita Indonesia 2026 Resmi Diumumkan, Talenta Muda dari Berbagai Daerah Siap Tampil di Jakarta

    Berita7 | Jakarta — Radio Republik Indonesia (RRI) resmi mengumumkan 10 peserta terbaik yang berhasil melaju ke babak Grand Final Festival Gita Indonesia 2026. Para finalis terpilih merupakan talenta muda terbaik dari berbagai daerah di Indonesia yang akan tampil pada puncak kompetisi di Auditorium Abdulrahman Saleh RRI Jakarta pada 11 Juni 2026.

    Festival Gita Indonesia merupakan ajang pencarian bakat vokal kebangsaan yang mengusung semangat persatuan, cinta tanah air, serta kebhinekaan melalui karya musik inspiratif. Para peserta yang lolos ke grand final telah melewati proses seleksi ketat dan dinilai memiliki kemampuan vokal, penghayatan lagu, serta pemahaman kuat terhadap nilai-nilai kebangsaan.

    Sebanyak 10 grand finalis dari berbagai daerah dijadwalkan tiba di Jakarta pada 10 Juni 2026 untuk mengikuti rangkaian persiapan, termasuk technical meeting, pembekalan, dan sejumlah kegiatan edukatif yang menjadi bagian dari Festival Gita Indonesia tahun ini.

    Direktur Layanan dan Pengembangan Usaha LPP RRI, Yonas Markus Tuhuleruw, mengatakan Festival Gita Indonesia hadir bukan sekadar kompetisi menyanyi, melainkan wadah bagi generasi muda untuk menyampaikan pesan kebangsaan melalui karya dan kreativitas.

    “Festival Gita Indonesia hadir sebagai ruang ekspresi bagi talenta muda dari berbagai daerah untuk menyuarakan pesan persatuan, cinta tanah air, dan semangat kebhinekaan melalui musik. Kami percaya karya kreatif memiliki kekuatan untuk menjangkau hati masyarakat sekaligus memperkuat nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa,” ujar Yonas.

    Menurutnya, terpilihnya 10 grand finalis dari berbagai wilayah Indonesia menjadi bukti besarnya potensi generasi muda dalam menghasilkan karya yang tidak hanya berkualitas secara artistik, tetapi juga memiliki pesan sosial dan kebangsaan yang kuat.

    Festival Gita Indonesia 2026 juga digelar dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila. Momentum tersebut menjadi pengingat pentingnya menjaga nilai gotong royong, toleransi, dan persatuan melalui berbagai ruang kreativitas, termasuk seni dan budaya yang dekat dengan generasi muda.

    Selain kompetisi vokal, masyarakat yang hadir juga dapat mengikuti berbagai kegiatan edukatif seperti Coaching Clinic bertema Merawat Nilai Pancasila melalui Konten Digital, demonstrasi penanaman pohon dalam polybag, pemilahan sampah, hingga pembuatan jamu tradisional Nusantara.

    Acara ini juga akan menghadirkan Talkshow Kilau Pancasila dengan narasumber nasional, di antaranya Setyo Hajar Dewantoro selaku Ketua Umum Pusaka Indonesia, Gemala Rabi’ah Hatta sebagai akademisi dan putri Proklamator Mohammad Hatta, Direktur Sosialisasi dan Komunikasi BPIP RI, serta Prof. Dr. Agus Moh. Najib, M.Ag.

    [baca_juga]

    Berikut daftar peserta yang berhasil lolos ke Grand Final Festival Gita Indonesia 2026:

    Kategori Putra:

    1. Danish Cielo Arkana (RRI Semarang)

    2. Fransiskus Brayen (RRI Makassar)

    3. Izat (RRI Makassar)

    4. Mochammad Afghan Rusdiansyah (RRI Surabaya)

    5. Ohar Fandem Ariwey (RRI Nabire)

    Kategori Putri:

    1. Areta Balqis (RRI Bandung)

    2. Astrella Zervinda Nunciata (RRI Malang)

    3. Jihaan Kaltsum Kaamiliaa Afaaf (RRI Semarang)

    4. Joy Elen (RRI Semarang)

    5. Kaila Rara (RRI Surabaya)

    Masyarakat juga dapat memberikan dukungan kepada peserta favorit melalui sistem voting yang tersedia di website resmi Festival Gita Indonesia. Dukungan publik menjadi salah satu bentuk apresiasi terhadap talenta muda yang berupaya menyebarkan semangat persatuan melalui karya musik.

    Festival Gita Indonesia 2026 mengusung tema “Merajut Keberagaman, Satukan Indonesia Melalui Nada dan Irama”, sebagai wujud komitmen menghadirkan ruang kreatif yang mampu memperkuat nilai kebangsaan di tengah keberagaman Indonesia. (B7)

  • Hari Lahir Pancasila 2026, Bupati Tangerang Ajak Warga Jaga Persatuan di Tengah Keberagaman

    Berita7 | Kabupaten Tangerang memanfaatkan momentum Hari Lahir Pancasila 2026 untuk mengajak seluruh masyarakat memperkuat persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman yang menjadi kekuatan bangsa Indonesia.

    Peringatan yang dipusatkan pada 1 Juni tersebut menjadi momentum penting untuk mengingat kembali nilai-nilai luhur Pancasila sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara, sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam kehidupan sehari-hari.

    Bupati Tangerang, Mochamad Maesyal Rasyid, menegaskan bahwa Pancasila bukan hanya dasar negara, tetapi juga pedoman utama dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis, aman, dan damai.

    Menurutnya, keberagaman suku, agama, budaya, dan bahasa yang dimiliki Indonesia harus dijaga sebagai kekuatan untuk memperkokoh persatuan bangsa.

    “Keberagaman yang kita miliki adalah kekuatan bangsa. Melalui semangat Hari Lahir Pancasila, mari kita jaga persatuan dalam kebhinekaan serta memperkuat rasa cinta tanah air,” ujar Maesyal Rasyid.

    Ia mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang untuk terus mengedepankan sikap toleransi, saling menghormati, serta mempererat persaudaraan dalam kehidupan bermasyarakat.

    [baca_juga]

    Dalam rangkaian peringatan Hari Lahir Pancasila, Pemerintah Kabupaten Tangerang juga melibatkan berbagai elemen masyarakat melalui kegiatan edukatif dan sosial yang bertujuan menanamkan pemahaman lebih luas mengenai nilai-nilai Pancasila.

    Kegiatan tersebut diikuti unsur pemerintah daerah, pelajar, tokoh masyarakat, hingga berbagai organisasi kemasyarakatan yang ada di Kabupaten Tangerang.

    Pemkab Tangerang berharap peringatan Hari Lahir Pancasila tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, melainkan mampu mendorong masyarakat untuk mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

    Semangat persatuan, gotong royong, dan kebhinekaan dinilai menjadi modal penting dalam menjaga kerukunan masyarakat sekaligus mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.

    Dengan terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila, Kabupaten Tangerang optimistis dapat mewujudkan masyarakat yang harmonis, toleran, dan berdaya saing di tengah dinamika perkembangan zaman. (B7)

  • Peringati Hari Lahir Pancasila, Sachrudin Ajak Warga Kota Tangerang Perkuat Persatuan dan Cetak Generasi Berkarakter

    Berita7 | Kota Tangerang — Pemerintah Kota Tangerang menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Lapangan Ahmad Yani, Senin (1/6/2026). Kegiatan tersebut diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP), aparatur pemerintah, hingga berbagai elemen masyarakat.

    Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menegaskan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat nilai persatuan, kesatuan, dan semangat gotong royong di tengah masyarakat.

    “Alhamdulillah, kami bisa hadir dan berkumpul untuk memperingati Hari Lahir Pancasila bersama-sama. Momentum ini menjadi pengingat bahwa nilai-nilai Pancasila merupakan fondasi penting dalam menjaga persatuan, kesatuan, dan keharmonisan masyarakat,” ujar Sachrudin yang hadir bersama Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono, serta Ketua DPRD Kota Tangerang, Rusdi Alam.

    Menurutnya, nilai-nilai luhur Pancasila harus terus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari lingkungan keluarga, pendidikan, hingga kehidupan sosial kemasyarakatan. Hal tersebut sejalan dengan tema peringatan tahun ini, yakni *“Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia.”*

    Sachrudin juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersamaan dan memperkuat semangat kebangsaan sebagai modal utama dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan di masa depan.

    Sementara itu, Kepala Kesbangpol Kota Tangerang, Teguh Supriyanto, menilai momentum Hari Lahir Pancasila juga menjadi pengingat pentingnya menanamkan nilai kebangsaan kepada generasi muda.

    “Keberhasilan pembinaan Paskibraka di Kota Tangerang merupakan bukti bahwa nilai-nilai Pancasila tidak hanya diperingati secara seremonial, tetapi juga diwujudkan melalui pembentukan karakter generasi muda. Kami berharap para anggota Paskibraka dapat menjadi duta Pancasila yang mampu menginspirasi lingkungan sekitarnya,” ujar Teguh.

    [baca_juga]

    Ia menjelaskan, pembinaan Paskibraka yang dilakukan Kesbangpol selama ini menjadi salah satu sarana efektif dalam membentuk karakter generasi muda yang disiplin, berintegritas, memiliki jiwa kepemimpinan, serta semangat nasionalisme yang kuat.

    Selain berlangsung khidmat, upacara Hari Lahir Pancasila juga semakin semarak dengan penampilan Drum Corps Dharma Pramudya Wicaksana dari Politeknik Imigrasi dan Politeknik Ilmu Pemasyarakatan yang mendapat apresiasi dari peserta upacara.

    Pemkot Tangerang berharap peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini dapat menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila di kehidupan sehari-hari.. (B7)

  • Hari Lahir Pancasila 2026, Wali Kota Tangerang Sachrudin Serukan Persatuan dan Pelayanan Terbaik untuk Warga

    Berita7 | TANGERANG — Momentum Hari Lahir Pancasila 2026 dimanfaatkan Wali Kota Tangerang Sachrudin untuk mengajak seluruh masyarakat menjaga persatuan dan terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

    Pesan tersebut disampaikan Sachrudin usai memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila tingkat Kota Tangerang yang berlangsung di Alun-alun Ahmad Yani, Kecamatan Tangerang, Senin (1/6/2026).

    Menurutnya, Pancasila bukan sekadar dasar negara, melainkan fondasi utama yang menyatukan keberagaman bangsa Indonesia sekaligus menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat.

    “Pancasila adalah falsafah hidup bangsa yang menjadi tuntunan bagi kita semua. Menjaga dan mengamalkannya merupakan tanggung jawab bersama yang harus dilakukan dengan semangat gotong royong,” ujar Sachrudin.

    Ia menegaskan, nilai-nilai Pancasila harus terus ditanamkan mulai dari lingkungan keluarga, lingkungan sekitar hingga kehidupan sosial yang lebih luas. Karena itu, Pemerintah Kota Tangerang terus melakukan berbagai program pembinaan guna memperkuat wawasan kebangsaan di tengah masyarakat.

    [baca_juga]

    Program tersebut menyasar berbagai elemen masyarakat, mulai dari organisasi kepemudaan, organisasi kemasyarakatan hingga komunitas warga yang diharapkan menjadi agen penyebar nilai-nilai kebangsaan.

    Selain menekankan pentingnya persatuan, Sachrudin juga menegaskan bahwa pengamalan Pancasila harus diwujudkan melalui pelayanan publik yang adil dan berkualitas bagi masyarakat.

    Pemerintah Kota Tangerang, lanjutnya, terus melakukan berbagai perbaikan dan peningkatan layanan dasar, termasuk sektor kesehatan yang menjadi kebutuhan utama masyarakat.

    “Terkait pelayanan kesehatan, kami terus melakukan evaluasi dan peningkatan agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik sesuai standar pelayanan yang berlaku,” katanya.

    Komitmen tersebut turut mengantarkan Kota Tangerang meraih penghargaan Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang mencakup berbagai sektor strategis seperti kesehatan, pendidikan, infrastruktur, keamanan dan pelayanan masyarakat.

    Sachrudin berharap semangat Hari Lahir Pancasila tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi mampu mendorong seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat persatuan, menjaga kerukunan serta bersama-sama membangun Kota Tangerang yang lebih maju dan sejahtera. (B7