Tag: Hari Buruh 2026

  • 2.000 Peserta Padati Alun-Alun Jember, May Day 2026 Berjalan Kondusif Tanpa Demo

    2.000 Peserta Padati Alun-Alun Jember, May Day 2026 Berjalan Kondusif Tanpa Demo

    Berita7 | Jember — Sekitar 2.000 peserta memadati Alun-Alun Jember dalam peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 yang dikemas melalui kegiatan jalan sehat, Minggu (3/5/2026). Kegiatan ini berlangsung aman dan kondusif tanpa adanya aksi unjuk rasa, sekaligus berdampak langsung pada terciptanya stabilitas daerah dan hubungan industrial yang harmonis.

    Sebanyak 2.000 peserta dari berbagai elemen, mulai dari serikat pekerja, pimpinan perusahaan, hingga masyarakat umum, kini terlibat dalam kegiatan kolaboratif, setelah sebelumnya peringatan May Day identik dengan aksi demonstrasi. Perubahan ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam menciptakan iklim kerja yang lebih sehat dan produktif di Kabupaten Jember.

    “May Day tahun ini menjadi bukti bahwa sinergi antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah dapat berjalan harmonis tanpa konflik,” ujar salah satu perwakilan panitia kegiatan.

    Ia menambahkan, langkah tersebut tidak hanya berfokus pada perayaan seremonial, tetapi juga memberikan dampak jangka panjang terhadap stabilitas ekonomi daerah dan peningkatan produktivitas tenaga kerja. Kegiatan ini juga menjadi ruang komunikasi terbuka antar pihak dalam suasana santai namun tetap bermakna.

    Rute jalan sehat berlangsung lancar melintasi sejumlah jalan protokol di Jember, dimulai dari Alun-Alun Jember dan kembali ke titik awal. Kehadiran Forkopimda, DPRD, hingga perwakilan instansi strategis semakin memperkuat nilai penting kegiatan sebagai simbol kebersamaan lintas sektor.

    Selain itu, kegiatan ini juga menghadirkan pesan kebangsaan yang menegaskan komitmen negara dalam melindungi dan meningkatkan kesejahteraan pekerja. Stabilitas yang tercipta dinilai menjadi indikator kuat bahwa komunikasi antara pemerintah, pekerja, dan pengusaha berjalan efektif.

    Sejumlah peserta mengaku antusias mengikuti kegiatan tersebut karena memberikan pengalaman berbeda dibanding peringatan May Day sebelumnya. Mereka merasa kegiatan ini lebih positif, membangun kebersamaan, serta mempererat hubungan antar elemen masyarakat.

    Di sisi lain, dukungan dari Organisasi Perangkat Daerah juga terlihat nyata, termasuk keterlibatan tim kebersihan yang aktif menjaga lingkungan selama kegiatan berlangsung. Edukasi langsung kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan menjadi nilai tambah yang memperkuat dampak kegiatan.

    Tidak hanya itu, fasilitas pendukung seperti toilet umum dan pengamanan terpadu turut memastikan kenyamanan seluruh peserta. Hal ini menunjukkan kesiapan pemerintah daerah dalam mengelola kegiatan berskala besar dengan standar pelayanan yang baik.

    Pemerintah Kabupaten Jember berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan untuk menjaga stabilitas daerah, memperkuat hubungan industrial, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. (BM)

  • May Day di Tangsel Berlangsung Meriah, Pemkot Pastikan Buruh Nikmati Hari Istimewa

    May Day di Tangsel Berlangsung Meriah, Pemkot Pastikan Buruh Nikmati Hari Istimewa

    Berita7 | Setu — Pemerintah Kota Tangerang Selatan resmi menggelar perayaan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di kawasan Setu, Sabtu (2/5/2026). Kegiatan ini berdampak langsung pada kebahagiaan dan kebersamaan para pekerja, khususnya buruh dan keluarga mereka.

    Ratusan buruh dan pekerja kini menikmati berbagai rangkaian kegiatan hiburan seperti memancing, pembagian doorprize, makan bersama, hingga hiburan rakyat setelah sebelumnya May Day identik dengan aksi demonstrasi dan penyampaian tuntutan.

    “Hari ini mereka benar-benar menikmati hari yang dimiliki oleh mereka,” ujar Benyamin Davnie.

    Ia menambahkan, perayaan tersebut tidak hanya berfokus pada kegiatan seremonial, tetapi juga memberikan dampak jangka panjang terhadap hubungan harmonis antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah daerah.

    Selain itu, Pemerintah Kota Tangerang Selatan juga memaparkan program ketenagakerjaan baru berbasis kebutuhan pasar kerja. Program ini dilakukan melalui survei kebutuhan tenaga kerja yang dilanjutkan dengan perekrutan dan pelatihan secara terukur agar calon pekerja lebih siap terserap industri.

    Benyamin menjelaskan, konsep perayaan May Day humanis sengaja dipertahankan karena dinilai memberikan efek positif bagi para pekerja dan keluarganya. Tahun sebelumnya, kegiatan serupa juga digelar di lokasi yang sama dan mendapat respons baik dari masyarakat.

    Sejumlah pekerja mengaku senang dengan konsep perayaan tersebut karena memberikan ruang hiburan dan kebersamaan yang jarang dirasakan saat momentum Hari Buruh.

    Pemerintah Kota Tangerang Selatan berharap kegiatan May Day humanis ini dapat terus berlanjut guna menciptakan hubungan industrial yang harmonis, sekaligus memperkuat kesejahteraan dan perlindungan pekerja di daerah. (B7)