Tag: Harga Pangan

  • Kabar Baik! Harga Cabai di Kabupaten Tangerang Turun, Pembeli Berharap Tetap Stabil

    Berita7 | KABUPATEN TANGERANG — Kabar menggembirakan datang dari Pasar Bonang, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang. Harga cabai yang sebelumnya sempat melonjak hingga menembus Rp100 ribu per kilogram kini mulai mengalami penurunan, sehingga meringankan beban pengeluaran masyarakat.

    Salah seorang pedagang bahan pokok di Pasar Bonang, Susi, mengatakan penurunan harga terjadi pada sejumlah jenis cabai yang banyak dicari masyarakat. Menurutnya, kondisi ini sudah mulai dirasakan dalam beberapa waktu terakhir seiring membaiknya pasokan di pasaran.

    “Harga cabai sekarang sudah turun. Cabai keriting merah sekitar Rp55 ribu per kilo, sedangkan cabai merah besar sekarang Rp85 ribu. Sebelumnya bisa sampai Rp100 ribu lebih,” ujar Susi saat ditemui di Pasar Bonang.

    Ia menjelaskan, harga cabai merah besar saat ini berkisar antara Rp80 ribu hingga Rp90 ribu per kilogram, tergantung kualitas barang dan pasokan yang diterima pedagang. Sementara cabai keriting merah dijual sekitar Rp55 ribu per kilogram.

    Menurutnya, tidak semua jenis cabai mengalami penurunan harga yang sama. Namun, tren penurunan pada beberapa komoditas utama menjadi angin segar bagi pedagang maupun konsumen.

    [baca_juga]

    Turunnya harga cabai juga disambut positif oleh para pembeli. Salah satunya Heni, warga yang sedang berbelanja kebutuhan dapur di Pasar Bonang.

    Ia mengaku penurunan harga cabai sangat membantu mengurangi pengeluaran rumah tangga yang sebelumnya sempat meningkat akibat mahalnya harga bahan pokok tersebut.

    “Harga cabai sekarang lebih murah dibanding sebelumnya, jadi cukup membantu kami sebagai pembeli. Semoga ke depannya harganya tetap stabil dan tidak naik lagi seperti beberapa waktu lalu,” kata Heni.

    Heni berharap ketersediaan pasokan cabai terus terjaga agar harga tetap terkendali dan tidak memberatkan masyarakat, terutama para ibu rumah tangga yang setiap hari bergantung pada kebutuhan bahan pangan tersebut.

    Pedagang dan pembeli sama-sama berharap tren penurunan harga cabai dapat terus berlanjut sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga dan aktivitas perdagangan di pasar tradisional semakin bergairah. (B7

  • 2.000 Paket Sembako Murah Diserbu Warga Tigaraksa, Harga Dipangkas Setengah

    2.000 Paket Sembako Murah Diserbu Warga Tigaraksa, Harga Dipangkas Setengah

    Berita7 | Kabupaten Tangerang — Pemerintah Kabupaten Tangerang bergerak cepat membantu warga menghadapi tekanan harga kebutuhan pokok dengan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Alun-Alun Tigaraksa, Rabu (13/5/2026). Dalam kegiatan tersebut, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid membagikan 2.000 paket sembako murah yang langsung diserbu masyarakat karena harganya jauh di bawah pasar.

    Program yang digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan bersama Dinas Pertanian Kabupaten Tangerang itu menjadi perhatian warga karena paket sembako senilai Rp85 ribu bisa ditebus hanya Rp43 ribu. Paket tersebut berisi beras premium 2 kilogram, tepung terigu 1 kilogram, gula pasir 1 kilogram, dan minyak goreng 1 liter. Selain itu, beras kemasan 5 kilogram dijual hanya Rp17 ribu, disusul berbagai kebutuhan pangan lain seperti sayur-mayur, hasil pertanian hingga produk perikanan dengan harga terjangkau.

    “Pemerintah daerah senantiasa hadir di tengah masyarakat. Gerakan Pangan Murah ini menjadi langkah nyata untuk membantu kebutuhan warga di tengah kondisi ekonomi saat ini,” ujar Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid.

    Ia menegaskan, program tersebut akan terus diperluas ke seluruh kecamatan di Kabupaten Tangerang. Bahkan frekuensi pelaksanaan ditingkatkan dari tiga bulan sekali menjadi dua bulan sekali pada 2026. Pemerintah daerah juga menargetkan program itu bisa digelar setiap bulan apabila kemampuan anggaran memungkinkan.

    Langkah tersebut dinilai memberi dampak langsung terhadap daya beli masyarakat, khususnya kalangan ibu rumah tangga dan warga berpenghasilan menengah ke bawah. Antusiasme warga terlihat sejak pagi karena harga kebutuhan pokok yang dijual jauh lebih murah dibanding harga pasar.

    Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tangerang, Resmiyati Marningsih mengatakan program ini menjadi bentuk intervensi pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga pangan sekaligus mengurangi beban ekonomi masyarakat.

    “Harga normal paket sembako sekitar Rp85 ribu, namun masyarakat cukup menebus dengan harga Rp43 ribu. Ini upaya konkret menjaga daya beli masyarakat,” jelasnya.

    Salah seorang warga Tigaraksa, Nurjanah, mengaku program tersebut sangat membantu kebutuhan rumah tangga sehari-hari. Ia berharap Gerakan Pangan Murah bisa lebih sering digelar dengan jumlah paket yang diperbanyak.

    “Kalau bisa lebih sering lagi karena sangat membantu ibu-ibu. Harga sembako sekarang lumayan mahal,” katanya.

    Program Gerakan Pangan Murah menjadi salah satu langkah prioritas Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam menjaga stabilitas pangan, mengendalikan inflasi daerah, serta memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap terjangkau di tengah kondisi ekonomi yang dinamis. (B7)