Berita7 | Piala Dunia 2026 baru memasuki pertandingan awal, namun persaingan memperebutkan gelar pencetak gol terbanyak sudah mulai memanas. Penyerang tim nasional Amerika Serikat, Folarin Balogun, sementara berada di posisi terdepan setelah mencetak dua gol pada laga pembuka.
Penampilan tajam Balogun membawa Amerika Serikat meraih kemenangan 4-1 atas Paraguay dalam pertandingan Grup D. Dua gol yang lahir di babak pertama membuat namanya langsung memimpin daftar sementara perburuan Sepatu Emas.
[baca_juga]
Catatan tersebut juga menjadi sejarah tersendiri. Balogun menjadi pemain pertama yang mampu mencetak lebih dari satu gol untuk Amerika Serikat dalam satu pertandingan Piala Dunia sejak tahun 1930.
Meski demikian, persaingan masih sangat panjang. Turnamen baru berjalan di sebagian pertandingan dan puluhan tim peserta masih akan memainkan laga mereka. Kondisi ini membuat daftar pencetak gol diperkirakan akan terus berubah dalam beberapa hari ke depan.
Sejumlah pemain juga sudah membuka rekening gol mereka, di antaranya Vinicius Junior dari Brasil, Raul Jimenez dan Julian Quinones dari Meksiko, Breel Embolo dari Swiss, Giovanni Reyna dari Amerika Serikat, hingga Cyle Larin dari Kanada.
FIFA menjelaskan bahwa penghargaan Sepatu Emas akan diberikan kepada pemain dengan jumlah gol terbanyak selama putaran final. Jika terdapat jumlah gol yang sama, maka jumlah assist akan menjadi penentu pertama.
Apabila masih tetap imbang, total menit bermain akan menjadi faktor berikutnya. Pemain yang mampu mencetak jumlah gol yang sama dengan waktu bermain lebih sedikit akan memiliki posisi lebih baik dalam klasemen perburuan Sepatu Emas.
Dengan masih banyak pertandingan yang akan berlangsung, persaingan dipastikan semakin sengit. Balogun memang memimpin untuk sementara, namun para bintang dunia lainnya masih memiliki peluang besar untuk mengambil alih posisi puncak kapan saja.