Tag: Ekonomi Desa

  • Harga Jeruk Melonjak hingga 5 Kali Lipat, Program MBG Disebut Jadi Mesin Baru Ekonomi Desa di Jember

    Berita7 | JEMBER – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai menunjukkan dampak nyata terhadap perekonomian masyarakat di Kabupaten Jember. Tak hanya berfokus pada peningkatan kualitas gizi masyarakat, program nasional tersebut kini disebut menjadi pemicu naiknya harga hasil pertanian dan perputaran ekonomi desa.

    Bupati Jember, Gus Muhammad Fawait, mengungkapkan bahwa kebutuhan bahan pangan untuk mendukung operasional dapur Program Makan Bergizi Gratis telah membuka pasar baru bagi petani, pelaku UMKM, hingga buruh tani di berbagai wilayah.

    Menurutnya, meningkatnya permintaan bahan pangan lokal membuat sejumlah komoditas pertanian mengalami kenaikan harga yang signifikan dan lebih stabil dibandingkan sebelumnya.

    “Kami melihat Program Makan Bergizi Gratis bukan hanya program pemenuhan gizi, tetapi juga menjadi instrumen penguatan ekonomi masyarakat desa,” kata Gus Fawait, Senin (8/6/2026).

    Salah satu komoditas yang mengalami lonjakan harga adalah jeruk dari kawasan Jember Barat. Jika sebelumnya hanya dihargai sekitar Rp3.000 hingga Rp4.000 per kilogram, kini harga jualnya mencapai Rp10.000 hingga Rp15.000 per kilogram.

    Kenaikan harga tersebut dinilai memberikan dampak langsung terhadap peningkatan pendapatan petani. Efek ekonomi yang muncul juga dirasakan oleh buruh tani, pedagang, hingga pelaku usaha kecil yang terlibat dalam rantai distribusi hasil pertanian.

    Gus Fawait menegaskan bahwa Pemkab Jember siap mendukung penuh kebijakan pemerintah pusat dalam memperluas cakupan penerima manfaat Program MBG, termasuk bagi anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui.

    Menurutnya, manfaat program ini tidak hanya dirasakan dari sisi kesehatan masyarakat, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi baru yang mampu menghidupkan aktivitas ekonomi hingga ke tingkat desa.

    Potensi dampak ekonomi yang dihasilkan pun tidak main-main. Apabila rencana pembangunan sekitar 400 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Jember dapat terealisasi, nilai perputaran ekonomi yang tercipta diperkirakan menembus Rp4,6 triliun.

    Angka tersebut dinilai mampu menciptakan peluang usaha baru, memperkuat sektor pertanian lokal, sekaligus membuka lapangan pekerjaan yang lebih luas bagi masyarakat.

    [baca_juga]

    Meski masih terdapat sejumlah tantangan dalam pelaksanaan program, Pemerintah Kabupaten Jember memastikan akan terus melakukan pengawasan dan evaluasi agar manfaat Program Makan Bergizi Gratis benar-benar dirasakan masyarakat secara maksimal.

    “Kami ingin memastikan program ini tidak hanya meningkatkan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga mampu memperkuat ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan warga,” tegas Gus Fawait.

    Dengan dukungan pemerintah daerah, petani, pelaku UMKM, dan berbagai pihak terkait, Program Makan Bergizi Gratis kini dipandang sebagai salah satu penggerak ekonomi baru yang berpotensi mengubah wajah perekonomian desa di Kabupaten Jember. (BAM)

  • Jember Resmi Perkuat Koperasi Merah Putih, 48 Armada Operasional Disalurkan untuk Desa

    Berita7 | Jember kembali mengambil langkah strategis dalam memperkuat ekonomi kerakyatan. Sebanyak 48 armada operasional yang terdiri dari 23 unit truk dan 25 unit kendaraan pick up resmi diserahkan untuk mendukung aktivitas Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KD/KMP) di berbagai wilayah desa dan kelurahan, Senin (8/6/2026).

    Program yang mengusung semangat membangun ekonomi desa yang kuat, mandiri, dan sejahtera tersebut menjadi salah satu upaya konkret Pemkab Jember dalam memperkuat peran koperasi sebagai penggerak utama perekonomian masyarakat di tingkat desa.

    [baca_juga]

    Armada yang disalurkan akan dimanfaatkan untuk memperlancar distribusi hasil pertanian, memperkuat rantai pasok komoditas unggulan desa, hingga membantu menjaga kestabilan harga produk pertanian yang dihasilkan masyarakat.

    Bupati Jember, Muhammad Fawait atau yang dikenal sebagai Gus Fawait, menegaskan bahwa koperasi merupakan instrumen penting dalam menciptakan pemerataan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

    “Filosofi koperasi adalah pemerataan ekonomi, pemberdayaan ekonomi mikro, serta mengurangi ketimpangan pendapatan masyarakat. Karena itu, Koperasi Merah Putih harus menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi yang inklusif,” ujarnya.

    Menurutnya, keberadaan Koperasi Merah Putih tidak ditujukan untuk bersaing dengan pelaku usaha swasta maupun usaha kecil milik warga. Sebaliknya, koperasi hadir untuk mengisi sektor ekonomi yang belum terlayani secara maksimal serta memperkuat distribusi produk masyarakat desa.

    Pemkab Jember juga menyiapkan langkah lanjutan dengan mendorong kerja sama antara Koperasi Merah Putih dan Bulog. Sinergi tersebut diharapkan mampu menjaga stabilitas harga gabah sekaligus memperkuat penyerapan hasil panen petani agar memberikan keuntungan yang lebih optimal.

    Selain mendukung sektor pertanian, koperasi juga diproyeksikan menjadi bagian penting dalam rantai pasok Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Berbagai komoditas dan produk unggulan desa nantinya dapat disalurkan melalui koperasi untuk memenuhi kebutuhan layanan pemenuhan gizi masyarakat.

    Sementara itu, Komandan Kodim 0824/Jember, Rifqi Muhammad Syuhada, menyampaikan bahwa pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Jember berjalan sesuai target. Hingga saat ini, pembentukan koperasi pada 42 titik yang menjadi tanggung jawab Kodim telah mencapai 100 persen.

    Ia menilai kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, dan pemerintah desa menjadi kunci utama keberhasilan program tersebut. Dengan dukungan armada operasional yang telah disalurkan, koperasi diyakini mampu memperkuat distribusi hasil produksi masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi desa yang berkelanjutan.

    Melalui penguatan sarana operasional ini, Pemerintah Kabupaten Jember berharap Koperasi Merah Putih dapat berkembang menjadi pilar ekonomi desa yang kokoh, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mempercepat pemerataan pembangunan hingga ke pelosok daerah. (BAM)

  • 250 Koperasi Merah Putih di Kabupaten Tangerang Sudah Beroperasi, Bupati Dorong Ekonomi Desa

    250 Koperasi Merah Putih di Kabupaten Tangerang Sudah Beroperasi, Bupati Dorong Ekonomi Desa

    Berita7 | Kabupaten Tangerang — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menghadiri peresmian serentak 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) oleh Presiden RI Prabowo Subianto yang dipusatkan di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, dan diikuti secara virtual dari Desa Ciakar, Kecamatan Panongan, Sabtu (16/5/2026).

    Sebanyak 250 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Tangerang kini telah beroperasi penuh, setelah sebelumnya dilakukan percepatan pembentukan dan pembinaan koperasi di tingkat desa dan kelurahan. Program ini menjadi bagian dari upaya penguatan ekonomi kerakyatan berbasis desa.

    “Sesuai arahan Bapak Gubernur, kita harus menggandeng CSR dan pihak ketiga. Alhamdulillah, di Kabupaten Tangerang sebanyak 246 desa dan 28 kelurahan telah mendapatkan dukungan CSR dengan total nilai mencapai Rp27,4 miliar,” ujar Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid.

    Ia menambahkan, dari total 274 desa dan kelurahan di Kabupaten Tangerang, masih terdapat 24 koperasi yang saat ini menjalani pembinaan intensif oleh Dinas Koperasi agar dapat segera beroperasi mandiri.

    Bupati Maesyal juga meminta dukungan dari Bulog dan Pertamina terkait pasokan kebutuhan pokok bagi koperasi desa agar operasional KDKMP berjalan optimal.

    “Ada beberapa kendala terkait pasokan sembako dari distributor. Kami memohon bantuan Bulog dan Pertamina agar dapat mempercepat dukungan sehingga operasional koperasi di desa-desa tidak terhambat,” katanya.

    Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni mengapresiasi capaian Kabupaten Tangerang dalam pengembangan Koperasi Merah Putih. Menurutnya, hingga tahun 2026 sebanyak 695 Koperasi Merah Putih telah beroperasi di Provinsi Banten.

    “Ekonomi desa harus bergerak. BUMDes dan Koperasi Desa Merah Putih harus mampu memutar roda perekonomian masyarakat dari bawah,” ujar Andra Soni.

    Usai mengikuti peresmian virtual, Bupati Tangerang bersama jajaran meninjau langsung fasilitas KDKMP Desa Ciakar yang telah dilengkapi gudang, klinik, apotek, armada truk, dan kendaraan roda tiga guna mendukung distribusi logistik desa.

    Secara terpisah, Presiden RI Prabowo Subianto menyebut peresmian serentak Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai tonggak penting penguatan ekonomi nasional berbasis desa.

    “Peristiwa ini hari yang penting, tonggak bersejarah,” ujar Presiden Prabowo dalam siaran virtual melalui kanal YouTube Sekretariat Kepresidenan. (B7)