Tag: E-Purchasing

  • Puluhan Kontraktor Dikumpulkan Pemkot Tangerang, Ada Skema Baru dalam Pengadaan Proyek

    Berita7 | TANGERANG – Pemerintah Kota Tangerang terus memperkuat tata kelola pengadaan barang dan jasa yang lebih terbuka serta kompetitif. Salah satu langkah terbaru dilakukan melalui sosialisasi pengadaan elektronik (e-purchasing) dengan metode mini kompetisi yang melibatkan puluhan perusahaan penyedia barang dan jasa sektor konstruksi.

    Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menjelaskan bahwa penerapan mini kompetisi menjadi bagian dari upaya meningkatkan transparansi sekaligus efektivitas proses pengadaan di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang.

    Menurutnya, sosialisasi tersebut penting untuk memberikan pemahaman yang sama antara pemerintah dan pelaku usaha terkait mekanisme pengadaan barang dan jasa yang kini semakin mengedepankan prinsip keterbukaan, akuntabilitas, serta efisiensi.

    “Melalui sosialisasi ini kami ingin memastikan seluruh penyedia barang dan jasa memahami mekanisme pengadaan yang berlaku sehingga tercipta proses yang lebih transparan, kompetitif, dan menghasilkan kualitas pekerjaan yang optimal,” kata Sachrudin saat kegiatan berlangsung di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang.

    Pemkot Tangerang menilai mekanisme mini kompetisi mampu menciptakan iklim persaingan yang sehat. Para penyedia diberikan kesempatan yang sama untuk menawarkan produk maupun layanan terbaik dalam mendukung berbagai program pembangunan daerah.

    [baca_juga]

    Skema tersebut nantinya akan banyak dimanfaatkan oleh sejumlah perangkat daerah yang memiliki kebutuhan pengadaan konstruksi, termasuk proyek pembangunan infrastruktur yang dikelola instansi teknis terkait.

    Selain memberikan ruang kompetisi yang lebih luas, sistem mini kompetisi juga diyakini mampu meningkatkan kualitas hasil pekerjaan karena setiap penyedia dituntut menghadirkan penawaran terbaik dari sisi harga maupun mutu pekerjaan.

    Sachrudin menegaskan, pemerintah akan terus memperluas sosialisasi agar semakin banyak pelaku usaha memahami mekanisme baru tersebut. Dengan begitu, kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta dapat berjalan lebih optimal dalam mendukung pembangunan Kota Tangerang.

    Sementara itu, kalangan penyedia barang dan jasa menyambut positif langkah yang dilakukan Pemkot Tangerang. Mereka menilai mekanisme mini kompetisi membuat proses pengadaan menjadi lebih terbuka, memberikan kesempatan yang setara, serta memperkuat kepercayaan antara pemerintah dan dunia usaha.

    Perwakilan PT Baraka Karta Jaya, Siska, mengatakan sistem tersebut menjadi angin segar bagi pelaku usaha karena menciptakan proses pengadaan yang lebih transparan dan profesional.

    Dengan penerapan mini kompetisi secara masif, Pemkot Tangerang berharap tercipta ekosistem pengadaan yang lebih sehat, mendorong produktivitas pembangunan, serta menghasilkan infrastruktur yang berkualitas dan berkelanjutan bagi masyarakat. (B7