Tag: DP3AP2KB Tangerang

  • Geger Saka Kencana Kota Tangerang Hidup Lagi, Fokus Cetak Generasi Unggul dan Kompetitif

    Geger Saka Kencana Kota Tangerang Hidup Lagi, Fokus Cetak Generasi Unggul dan Kompetitif

    Berita7 | Kota Tangerang,. – DP3AP2KB Kota Tangerang kembali jadi sorotan setelah Saka Kencana di bawah Kwartir Cabang Gerakan Pramuka resmi diaktifkan kembali. Setelah sempat vakum, wadah pendidikan nonformal ini kini “dihidupkan ulang” dengan target besar, yakni membangun generasi muda yang lebih siap menghadapi tantangan kependudukan, kesehatan, hingga ketahanan keluarga.

    Momen pelantikan Pimpinan dan Pamong Saka Kencana masa bakti 2023–2028 berlangsung Rabu pagi, 29 April 2026, di Gedung UPT KB Kota Tangerang, Jalan Raya Taman Cibodas, Kelurahan Sangiang Jaya, Kecamatan Periuk. Suasana kegiatan terlihat serius namun penuh optimisme, karena yang dibahas bukan sekadar seremonial, tetapi arah pembinaan generasi muda ke depan.

    Ketua Majelis Pembimbing Saka Kencana Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Tangerang, Kak Tihar Sopian, memimpin langsung pelantikan tersebut. Ia juga menjabat Kepala DP3AP2KB Kota Tangerang, lembaga yang menjadi pembina teknis Saka Kencana di daerah ini.

    Dalam keterangannya, Kak Tihar menyampaikan bahwa Saka Kencana bukan sekadar organisasi Pramuka biasa, melainkan ruang pembelajaran yang sangat dekat dengan isu kehidupan masyarakat sehari-hari. Mulai dari kependudukan, kesehatan reproduksi, hingga ketahanan keluarga.

    Menurutnya, keberadaan Saka Kencana sangat strategis di tengah tantangan sosial yang semakin kompleks. Terlebih, generasi muda saat ini dituntut tidak hanya aktif secara organisasi, tetapi juga memiliki pemahaman kuat tentang isu keluarga dan pembangunan manusia.

    Yang menarik, Saka Kencana Kota Tangerang kini kembali aktif setelah sebelumnya sempat tidak berjalan optimal. Kebangkitan ini menjadi titik balik penting dalam pembinaan Pramuka di tingkat cabang.

    “Sekarang kita hidupkan kembali. Kami mohon bimbingan dan petunjuk dari Kwarcab Kota Tangerang untuk membangun sumber daya manusia,” ujar Kak Tihar Sopian.

    Ia menegaskan bahwa revitalisasi Saka Kencana bukan sekadar formalitas, melainkan upaya serius untuk menghidupkan kembali peran pembinaan generasi muda berbasis edukasi praktis.

    Kegiatan ini juga dihadiri Kepala Pusdiklatcab Kak Sri Maryati serta sejumlah pengurus Kwarcab Kota Tangerang. Kehadiran para pembina Pramuka tersebut memperkuat sinyal bahwa program ini mendapat dukungan penuh dari struktur Gerakan Pramuka di daerah.

    Saka Kencana sendiri berada di bawah binaan DP3AP2KB Kota Tangerang, yang fokus pada penguatan kualitas keluarga dan kependudukan. Dalam praktiknya, Saka ini menjadi ruang belajar bagi anggota Pramuka untuk memahami isu-isu strategis yang sering terjadi di lingkungan masyarakat.

    Ada lima krida utama dalam Saka Kencana sesuai Jukran No. 082/2017. Kelimanya mencakup Krida Kependudukan, Kesehatan Reproduksi, Ketahanan Keluarga, Generasi Berencana atau Genre, serta Komunikasi, Informasi, dan Edukasi atau KIE.

    Kelima krida tersebut dirancang untuk membentuk anggota Pramuka agar tidak hanya aktif di lapangan, tetapi juga memiliki wawasan sosial yang kuat. Pendekatan ini dinilai penting karena menyentuh langsung persoalan remaja dan keluarga di masyarakat.

    Kak Tihar menambahkan bahwa penguatan Saka Kencana juga sejalan dengan arah pembangunan Kota Tangerang. Pemerintah daerah, kata dia, memiliki harapan besar agar generasi muda tumbuh sebagai kelompok yang unggul, berdaya saing, dan mampu beradaptasi dengan perubahan zaman.

    “Pesan dari Bapak Wali Kota Tangerang, beliau menginginkan generasi di Kota Tangerang menjadi generasi unggul dan kompetitif,” tutupnya.

    Kebijakan menghidupkan kembali Saka Kencana ini juga dipandang sebagai langkah strategis di tengah meningkatnya tantangan sosial, seperti pergaulan remaja, literasi kesehatan keluarga, hingga kesadaran kependudukan yang masih perlu diperkuat.

    Dengan pelantikan ini, Kwarcab Kota Tangerang berharap Saka Kencana tidak hanya aktif secara struktur, tetapi juga benar-benar hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan edukatif yang menyentuh langsung kebutuhan generasi muda.

    Kebangkitan Saka Kencana di Kota Tangerang menjadi sinyal bahwa pembinaan Pramuka kini bergerak lebih adaptif, tidak hanya soal kedisiplinan, tetapi juga pembangunan karakter dan pemahaman sosial yang lebih luas.

    Di tengah perubahan zaman yang cepat, langkah ini menjadi penting agar generasi muda tidak hanya siap secara akademis, tetapi juga matang secara sosial dan keluarga. (B7)