Tag: Dinas Sosial Kota Tangerang

  • Dinsos Kota Tangerang Perkuat WKSBM, KSM Se-Kota Dibekali Keterampilan Ketahanan Pangan

    Berita7 | KOTA TANGERANG,.– Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Sosial terus memperkuat peran masyarakat dalam membangun sistem kesejahteraan sosial berbasis lingkungan. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pembinaan Wahana Kesejahteraan Sosial Berbasis Masyarakat (WKSBM) Tahun 2026 yang berlangsung selama lima hari, mulai 8 hingga 12 Juni 2026.

    Program pembinaan ini difokuskan untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan masyarakat agar mampu mengelola potensi sosial secara mandiri dan berkelanjutan di tingkat wilayah. Pada pelaksanaan kali ini, peserta yang menjadi sasaran utama adalah Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Darling dan KSM Jimpitan.

    [baca_juga]

    Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang, Acep Wahyudi, mengatakan pembinaan tersebut menjadi langkah strategis dalam mengoptimalkan budaya gotong royong serta kepedulian sosial yang telah tumbuh di tengah masyarakat.

    “Melalui pembinaan WKSBM ini, kami ingin mengoptimalkan potensi gotong royong dan kepedulian masyarakat. KSM Darling dan KSM Jimpitan menjadi contoh nyata bagaimana pilar sosial berbasis warga mampu bergerak aktif membantu sesama,” ujar Acep.

    Tidak hanya memperkuat tata kelola organisasi, peserta juga mendapatkan berbagai pelatihan keterampilan yang dapat meningkatkan ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Materi yang diberikan meliputi pengelolaan bank sampah, pembuatan eco-enzyme, budidaya ikan lele, budidaya maggot, peternakan kambing hingga teknik bercocok tanam sayuran.

    Beragam pelatihan tersebut diharapkan mampu menjadi bekal bagi para pengurus KSM untuk mengembangkan program pemberdayaan di lingkungan masing-masing sekaligus menciptakan nilai ekonomi bagi masyarakat.

    Selain memperkuat fungsi kelembagaan sosial, kegiatan ini juga menjadi bagian dari strategi Pemerintah Kota Tangerang dalam membangun sistem kesejahteraan yang inklusif dan berkelanjutan dari tingkat akar rumput.

    Acep menegaskan, seluruh Ketua WKSBM di Kota Tangerang diharapkan dapat menjadi motor penggerak di wilayahnya sehingga semangat kolaborasi, kepedulian sosial, dan kemandirian masyarakat semakin meningkat.

    Dengan pembinaan tersebut, Pemerintah Kota Tangerang optimistis jaringan WKSBM akan semakin kuat dalam menghadapi berbagai tantangan sosial sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang lebih mandiri, produktif, dan sejahtera. (B7

  • Peluang Emas! Pemkot Tangerang Buka Pelatihan Tata Boga Gratis untuk 100 Warga, Daftar Mulai Hari Ini

    Berita7 | Kota Tangerang — Kabar gembira bagi warga yang ingin memiliki keterampilan sekaligus membuka peluang usaha. Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Sosial kembali membuka Program Pelatihan Tata Boga Gratis Tahun 2026 untuk 100 peserta terpilih.

    Program ini menjadi langkah nyata Pemkot Tangerang dalam membantu masyarakat meningkatkan kemampuan kerja dan mendorong lahirnya pelaku usaha kuliner baru yang mandiri serta produktif.

    Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang, Acep Wahyudi, menjelaskan pendaftaran program dibuka mulai 1 hingga 15 Juni 2026. Setelah proses administrasi selesai, peserta yang memenuhi syarat akan mengikuti tahapan wawancara pada 24 sampai 29 Juni 2026.

    Menurutnya, pelatihan akan dilaksanakan dalam dua gelombang dengan total kuota mencapai 100 peserta.

    “Program ini kami hadirkan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat sekaligus memperluas peluang ekonomi keluarga. Seluruh pelatihan diberikan secara gratis tanpa biaya apa pun,” kata Acep, Selasa (2/6/2026).

    Gelombang pertama pelatihan dijadwalkan berlangsung pada 7 hingga 9 Juli 2026 dan diikuti oleh 50 peserta. Sementara gelombang kedua akan digelar pada 14 hingga 16 Juli 2026 untuk 50 peserta lainnya.

    Melalui pelatihan tersebut, peserta akan mendapatkan pembekalan keterampilan tata boga yang dapat dimanfaatkan untuk membuka usaha kuliner rumahan, meningkatkan pendapatan keluarga, maupun memperbesar peluang memperoleh pekerjaan di sektor makanan dan minuman yang terus berkembang.

    Dinas Sosial Kota Tangerang menegaskan program ini diprioritaskan bagi masyarakat yang memenuhi persyaratan administrasi, di antaranya memiliki KTP Kota Tangerang, kartu keluarga, terdaftar dalam DTSEN desil 1 sampai 5, memiliki rekening bank aktif, serta berusia minimal 17 tahun.

    Antusiasme masyarakat diperkirakan akan tinggi mengingat pelatihan serupa sebelumnya banyak diminati karena mampu memberikan keterampilan praktis yang langsung bisa diterapkan untuk menghasilkan pendapatan.

    [baca_juga]

    Pemkot Tangerang berharap program ini dapat membantu menciptakan masyarakat yang lebih mandiri, produktif, dan memiliki daya saing di tengah perkembangan ekonomi saat ini. (B7