Berita7 | Kota Tangerang — Petugas Pemadam Kebakaran dari UPT Cibodas bersama BPBD Kota Tangerang bergerak cepat mengevakuasi sarang lebah madu yang berada di dalam speaker musala SD Muhammadiyah 5 Galeong, Kecamatan Karawaci, Senin (25/05/2026). Evakuasi tersebut dilakukan setelah keberadaan lebah mulai membahayakan aktivitas siswa di lingkungan sekolah.
Sebanyak empat personel Damkar diterjunkan untuk melakukan proses evakuasi yang berlangsung sekitar satu jam. Sebelumnya, sarang lebah yang sudah bersarang lebih dari dua tahun itu dilaporkan sempat menyerang sejumlah siswa saat berada di sekitar musala sekolah.
Langkah cepat tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan lingkungan sekolah sekaligus mencegah bertambahnya korban sengatan lebah.
“Penanganannya kami lakukan melalui pengasapan dengan membakar kardus agar madu di dalam sarang tetap aman dan tidak rusak,” ujar Komandan Regu 2 UPT Damkar Cibodas, Yunedi.
Ia menambahkan, proses evakuasi cukup sulit karena posisi sarang berada di bagian atas speaker yang terpasang di depan musala sekolah. Petugas yang menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) harus menurunkan speaker terlebih dahulu sebelum memindahkan koloni lebah ke dalam kantong plastik secara aman.
Selain itu, kondisi sarang yang terus membesar selama dua tahun terakhir menyebabkan speaker mengalami kerusakan total dan tidak lagi dapat digunakan.
Pihak sekolah mengaku mulai khawatir setelah tiga siswa kelas 5 menjadi korban sengatan lebah saat hendak melaksanakan salat. Para siswa mengalami luka ringan pada bagian tangan dan jari sebelum akhirnya mendapatkan pertolongan pertama.
“Sarangnya memang sudah ada lebih dari dua tahun. Awalnya speaker masih berfungsi, tapi sekarang sudah mati total karena lebahnya semakin banyak. Karena mulai menyerang anak-anak, kami meminta bantuan Damkar,” kata guru SD Muhammadiyah 5 Galeong, Etin Fitria.
Setelah proses evakuasi selesai, petugas Damkar langsung membawa sarang dan sisa koloni lebah ke Pos UPT Damkar Cibodas untuk penanganan lebih lanjut. (B7
