Tag: Berita Jember

  • Kasus Dugaan Pengeroyokan Anak di Jember Belum Tuntas, Keluarga Korban Pertanyakan Penanganan Polisi

    Berita7 | JEMBER,.– Harapan keluarga Dedi untuk mendapatkan keadilan masih belum terwujud. Meski laporan dugaan pengeroyokan terhadap anak di bawah umur itu telah masuk sejak September 2025, hingga kini kasus tersebut masih berada dalam tahap penyelidikan.

    Lamanya proses penanganan membuat keluarga korban mempertanyakan perkembangan perkara yang dinilai belum menunjukkan kepastian hukum. Padahal korban maupun sejumlah saksi telah menjalani pemeriksaan oleh penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).

    IW, keluarga korban, mengaku kecewa karena kasus yang telah berjalan berbulan-bulan itu belum juga memasuki tahap lanjutan. Menurutnya, korban sudah memberikan keterangan sejak lama, namun hingga Juni 2026 perkara tersebut masih berstatus penyelidikan.

    “Korban dan saksi sudah diperiksa sejak lama. Namun sampai sekarang kasus masih dalam tahap penyelidikan,” ujar IW, Sabtu (6/6/2026).

    [baca_juga]

    Keluarga juga mengungkapkan adanya informasi mengenai sejumlah saksi yang disebut telah dua kali tidak memenuhi panggilan penyidik. Kondisi tersebut dinilai semakin memperlambat proses pengungkapan perkara yang menjadi perhatian keluarga korban.

    Menurut IW, pihak keluarga berharap aparat penegak hukum dapat bekerja secara profesional dan memberikan kepastian hukum terhadap laporan yang telah berjalan selama berbulan-bulan tersebut.

    Selain itu, keluarga meminta seluruh pihak yang mengetahui peristiwa tersebut untuk bersikap kooperatif agar proses penyelidikan dapat berjalan lebih maksimal.

    Kasus ini menjadi sorotan karena melibatkan korban anak di bawah umur yang secara hukum mendapatkan perlindungan khusus sesuai ketentuan perundang-undangan.

    Dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, setiap bentuk kekerasan terhadap anak dilarang dan dapat dikenakan sanksi pidana. Selain itu, dugaan tindakan pengeroyokan juga diatur dalam Pasal 170 KUHP mengenai tindak kekerasan yang dilakukan secara bersama-sama.

    Hingga berita ini diterbitkan, informasi terkait dugaan adanya pihak yang memengaruhi saksi untuk tidak menghadiri pemeriksaan masih merupakan keterangan dari keluarga korban dan belum mendapatkan tanggapan resmi dari pihak yang disebut maupun aparat penegak hukum.

    Keluarga berharap penyelidikan dapat segera menemukan titik terang sehingga keadilan bagi korban dapat terwujud dan memberikan kepastian hukum bagi semua pihak. (B7

  • Fantastis! Jember Terima Bantuan Pertanian Terbesar Sepanjang Sejarah, Nilainya Rp312 Miliar

    Berita7 | JEMBER – Ribuan petani di Kabupaten Jember mendapat kabar menggembirakan. Pemerintah menggelontorkan bantuan sektor pertanian senilai Rp312 miliar yang disebut sebagai bantuan terbesar sepanjang sejarah daerah tersebut.

    Program raksasa ini mencakup bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), benih unggul, pupuk, pembangunan irigasi, hingga teknologi pertanian modern yang akan disalurkan ke berbagai wilayah di Kabupaten Jember selama 2025 hingga 2026.

    [baca_juga]

    Bupati Jember Muhammad Fawait menyebut bantuan tersebut menjadi tonggak penting dalam memperkuat sektor pertanian yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat.

    “Ini bantuan terbesar yang pernah diterima Jember untuk sektor pertanian. Nilainya mencapai Rp312 miliar dan manfaatnya akan dirasakan langsung oleh para petani,” kata Fawait saat memberikan keterangan di Kantor Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Jember.

    Bantuan yang mulai disalurkan meliputi 170 unit pompa air, 47 unit combine harvester, puluhan traktor roda empat dan roda dua, drone pertanian, hingga berbagai mesin pengolahan hasil panen.

    Tak hanya itu, pemerintah juga menyiapkan bantuan rice milling unit, mesin pengolahan hasil pertanian, serta berbagai peralatan modern yang bertujuan meningkatkan produktivitas dan menekan biaya produksi petani.

    Langkah besar ini dilakukan untuk mempercepat modernisasi pertanian sekaligus meningkatkan hasil panen di tengah tantangan perubahan iklim dan kebutuhan pangan yang terus meningkat.

    Selain alsintan, pemerintah juga menyiapkan rehabilitasi 16 titik irigasi besar yang tersebar di sejumlah kecamatan. Program tersebut dinilai sangat penting karena sistem pengairan menjadi faktor utama keberhasilan produksi pertanian.

    “Irigasi merupakan urat nadi pertanian. Ketika air tersedia dengan baik, produktivitas petani akan meningkat secara signifikan,” ujarnya.

    Pemkab Jember juga memastikan pengajuan bantuan tambahan terus dilakukan ke pemerintah pusat agar dukungan terhadap petani semakin besar pada tahun-tahun mendatang.

    Masuknya bantuan senilai Rp312 miliar tersebut diproyeksikan mampu mendongkrak luas tanam, meningkatkan produktivitas lahan, mempercepat proses panen, sekaligus memperkuat posisi Jember sebagai salah satu lumbung pangan terbesar di Jawa Timur.

    Program ini sekaligus menjadi harapan baru bagi ribuan petani yang selama bertahun-tahun menghadapi berbagai kendala mulai dari keterbatasan alat produksi hingga persoalan irigasi.

    Dengan dukungan alat modern dan infrastruktur yang lebih baik, sektor pertanian Jember diyakini akan memasuki babak baru menuju pertanian yang lebih maju, efisien, dan menguntungkan bagi petani. (B7

  • Rp312 Miliar Mengalir ke Jember! Bantuan Pertanian Terbesar Sepanjang Sejarah Resmi Digelontorkan

    Berita7 | JEMBER – Kabar menggembirakan datang bagi ribuan petani di Kabupaten Jember. Pemerintah pusat menggelontorkan bantuan sektor pertanian senilai Rp312 miliar yang disebut sebagai bantuan terbesar sepanjang sejarah yang pernah diterima daerah tersebut.

    Bupati Jember, Muhammad Fawait, mengungkapkan bantuan jumbo itu mencakup berbagai program strategis mulai dari alat pertanian modern, bibit unggul, pupuk, hingga pembangunan dan perbaikan infrastruktur pertanian yang tersebar di seluruh wilayah Jember.

    “Bantuan pertanian yang masuk ke Jember pada tahun 2025 hingga 2026 mencapai sekitar Rp312 miliar. Ini menjadi bantuan terbesar yang pernah diterima Jember untuk sektor pertanian,” ujar Fawait saat konferensi pers di Kantor Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Jember.

    Menurutnya, bantuan tersebut merupakan hasil komunikasi intensif dengan pemerintah pusat guna mempercepat pembangunan sektor pertanian yang menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat Jember.

    [baca_juga]

    Salah satu program terbesar adalah Optimalisasi Lahan (Oplah) yang menjangkau seluruh kecamatan. Program ini diperkuat dengan bantuan 100 unit Irigasi Perpompaan (Irpom) yang akan membantu petani mengatasi persoalan ketersediaan air di lahan pertanian.

    Tak hanya itu, pemerintah juga menyiapkan 190 titik pemeliharaan jaringan irigasi serta 16 proyek rehabilitasi irigasi skala besar untuk memperkuat sistem pengairan pertanian.

    “Selama ini sekitar 70 persen infrastruktur pertanian kita kondisinya kurang baik. Karena itu kami berjuang agar pemerintah pusat memberikan perhatian lebih besar kepada Jember,” katanya.

    Dukungan bagi petani juga diwujudkan melalui bantuan bibit jagung untuk lahan seluas 3.540 hektare. Selain itu tersedia pula bantuan benih padi, kopi, tebu, hingga berbagai kebutuhan produksi pertanian lainnya.

    Di sisi mekanisasi, puluhan alat pertanian modern turut disalurkan. Mulai dari traktor roda dua dan roda empat, drone pertanian, mesin roasting kopi, kendaraan roda tiga, hingga puluhan unit combine harvester yang akan mempercepat proses panen petani.

    Bupati optimistis berbagai bantuan tersebut akan mendorong peningkatan Luas Tambah Tanam (LTT) padi di Jember yang saat ini tercatat sebagai salah satu yang terbesar di Jawa Timur.

    Selain meningkatkan produktivitas, program ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga hasil pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di tengah tantangan ekonomi nasional.

    Dengan masuknya bantuan ratusan miliar rupiah tersebut, sektor pertanian Jember diproyeksikan mengalami percepatan pertumbuhan yang signifikan dalam dua tahun ke depan dan semakin memperkuat posisi Jember sebagai salah satu lumbung pangan utama di Jawa Timur. (B7