Tag: Banten

  • Kecamatan Kelapa Dua Gelar KD PERTIWI Cup, Turnamen Sepak Bola Putri Perdana di Banten

    Berita7 | KABUPATEN TANGERANG – Kecamatan Kelapa Dua resmi menggelar KD PERTIWI Cup 2026, turnamen sepak bola putri yang menjadi salah satu kompetisi perdana di Provinsi Banten. Ajang tersebut dibuka di Stadion Mini Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Sabtu (13/6/2026), dengan antusiasme tinggi dari masyarakat dan pelaku olahraga.

    Pembukaan turnamen berlangsung meriah dan dihadiri berbagai unsur pemerintah, organisasi kepemudaan, tokoh masyarakat, hingga insan olahraga. Kompetisi ini diharapkan menjadi wadah pembinaan sekaligus pencarian talenta sepak bola putri di Kabupaten Tangerang.

    [baca_juga]

    Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua KONI Kabupaten Tangerang Eka Wibayu, Camat Kelapa Dua Dadang Sudrajat, Sekretaris Kecamatan Dwi Candra, unsur Polsek Kelapa Dua, Koramil 02 Curug, MUI, Forum RW, para lurah se-Kecamatan Kelapa Dua, KNPI, Karang Taruna, Pemuda Pancasila, LPM, PMI serta sejumlah tokoh masyarakat.

    Dalam sambutannya, Camat Kelapa Dua Dadang Sudrajat mengapresiasi terselenggaranya turnamen sepak bola putri tersebut. Menurutnya, kompetisi ini menjadi langkah positif dalam mendukung perkembangan olahraga perempuan di daerah.

    “KD PERTIWI bukan singkatan Kang Dadang atau Kang Dwi, tetapi Kelapa Dua Park PERTIWI. Ini menjadi identitas kebanggaan bagi masyarakat Kelapa Dua,” ujarnya.

    Ia berharap turnamen tersebut dapat berlangsung secara berkelanjutan dan menjadi agenda olahraga tahunan yang mampu melahirkan atlet-atlet berbakat dari Kabupaten Tangerang.

    Ketua KONI Kabupaten Tangerang Eka Wibayu juga menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan KD PERTIWI Cup. Menurutnya, kompetisi sepak bola putri masih sangat dibutuhkan untuk memperluas pembinaan atlet perempuan di wilayah Tangerang maupun Banten.

    “Ini langkah awal yang sangat baik untuk menjaring bibit pemain sepak bola putri. Saat ini jumlah pemain putri masih terbatas sehingga kompetisi seperti ini sangat penting untuk pembinaan jangka panjang,” kata Eka.

    Rangkaian pembukaan diawali dengan upacara, pengibaran bendera Merah Putih, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, santunan anak yatim, hingga kick off pertandingan perdana.

    Sejumlah peserta mengaku senang dengan hadirnya kompetisi tersebut. Okta dan Angi, pemain dari Putri Patriot Bekasi, menyebut turnamen ini menjadi kesempatan penting bagi pesepak bola putri untuk menunjukkan kemampuan mereka di lapangan.

    Antusiasme juga datang dari masyarakat yang memadati Stadion Mini Kelapa Dua. Kehadiran turnamen tersebut dinilai mampu menghidupkan aktivitas olahraga sekaligus mendukung perputaran ekonomi pelaku usaha mikro yang berjualan di sekitar lokasi pertandingan.

    Salah satu warga Bencongan, Majid, mengapresiasi panitia dan Pemerintah Kecamatan Kelapa Dua yang telah menghadirkan kegiatan positif bagi masyarakat.

    “Kami senang stadion kembali ramai. Selain mendukung olahraga putri, kegiatan ini juga membantu pelaku UMKM yang berjualan di sekitar stadion,” ujarnya.

    KD PERTIWI Cup diharapkan menjadi momentum kebangkitan sepak bola putri di Kabupaten Tangerang sekaligus membuka peluang lahirnya pemain-pemain potensial yang dapat bersaing di tingkat regional maupun nasional. (B7

  • Olahraga Selam Makin Diminati! AKSI Banten Siapkan Atlet Terbaik Hadapi FORPROV 2026

    Berita7 | CILEGON – Olahraga selam rekreasi mulai menunjukkan geliat positif di Provinsi Banten. Menjelang Festival Olahraga Provinsi (FORPROV) KORMI Banten 2026, Asosiasi Keselamatan Selam Indonesia (AKSI) Provinsi Banten bergerak cepat mempersiapkan para penggiat terbaik melalui pelatihan dan latihan bersama yang digelar di ASA Sport Center, Kota Cilegon.

    Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 6 hingga 7 Juni 2026 tersebut diikuti puluhan peserta dari berbagai komunitas olahraga selam yang berasal dari sejumlah daerah di Provinsi Banten.

    Pembina AKSI Provinsi Banten, Ratna Ambarwati, mengatakan pelatihan ini menjadi bagian penting dalam mempersiapkan para penggiat olahraga selam menghadapi FORPROV KORMI Banten 2026 yang akan berlangsung di Kota Tangerang pada November mendatang.

    [baca_juga]

    Menurutnya, pembinaan tidak hanya difokuskan pada peningkatan kemampuan teknis peserta, tetapi juga menyangkut kesiapan pelatih, nomor pertandingan, hingga sistem kompetisi yang akan digunakan saat FORPROV berlangsung.

    “Latihan bersama ini merupakan langkah strategis untuk memastikan seluruh persiapan berjalan maksimal sehingga para penggiat olahraga selam Banten siap bersaing dan berprestasi di FORPROV 2026,” ujarnya.

    Selama pelatihan, peserta mendapatkan berbagai materi dasar penyelaman atau basic diving, teknik keselamatan, hingga peningkatan kemampuan penyelaman yang dibimbing langsung oleh instruktur berpengalaman.

    Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari Pengurus Besar AKSI Nasional melalui kehadiran Badai Vana Prastha yang memberikan materi, evaluasi teknis, serta pembekalan kepada peserta.

    Antusiasme peserta terlihat tinggi. Hampir 30 penggiat olahraga selam mengikuti seluruh rangkaian pelatihan yang berlangsung intensif selama dua hari.

    Ratna menilai olahraga selam tidak hanya menjadi sarana rekreasi dan kebugaran, tetapi juga mampu membentuk karakter generasi muda melalui kedisiplinan, keberanian, tanggung jawab, dan kerja sama tim.

    “Kami ingin olahraga selam semakin dikenal masyarakat, terutama kalangan pelajar dan generasi muda sebagai aktivitas positif yang sehat, edukatif, sekaligus menyenangkan,” katanya.

    Sementara itu, Pengurus Besar AKSI juga memastikan berbagai aspek pendukung kompetisi terus dipersiapkan, mulai dari perangkat pertandingan, sistem penjurian, hingga kesiapan wasit yang akan bertugas selama FORPROV berlangsung.

    Selain mengejar prestasi, AKSI Banten juga terus memperluas jaringan komunitas olahraga selam di berbagai kabupaten dan kota agar olahraga ini semakin berkembang di tengah masyarakat.

    Dengan persiapan yang terus dimatangkan, AKSI Provinsi Banten optimistis mampu melahirkan penggiat olahraga selam yang kompeten sekaligus menjadi salah satu kekuatan baru dalam FORPROV KORMI Banten 2026 di Kota Tangerang. (B7

  • Tangsel Gas Pol Jelang Porprov Banten 2026, 60 Cabang Olahraga Siap Bertarung

    Berita7 | TANGERANG SELATAN – Kota Tangerang Selatan mulai tancap gas menyambut Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten 2026. Sebagai tuan rumah utama, Tangsel kini mematangkan persiapan venue pertandingan hingga pembinaan atlet yang akan bertarung di ajang olahraga terbesar di Provinsi Banten tersebut.

    Porprov Banten 2026 dijadwalkan berlangsung pada 15 hingga 27 November 2026 dengan total 60 cabang olahraga yang akan dipertandingkan. Ribuan atlet dari berbagai daerah diperkirakan akan hadir dan bersaing memperebutkan prestasi terbaik.

    Sekretaris Umum KONI Kota Tangerang Selatan, Irfan, mengatakan seluruh persiapan terus dikebut agar pelaksanaan Porprov berjalan sukses baik dari sisi prestasi maupun penyelenggaraan.

    Menurutnya, KONI Provinsi Banten bersama Technical Delegate dari seluruh cabang olahraga telah menyelesaikan sejumlah tahapan penting, termasuk penyusunan technical handbook yang akan menjadi pedoman resmi pertandingan.

    “Jumlah cabang olahraga yang akan dipertandingkan sudah ditetapkan sebanyak 60 cabor dan tidak ada perubahan lagi,” ujarnya.

    [baca_juga]

    Selain fokus pada regulasi pertandingan, perhatian besar juga diberikan terhadap kesiapan venue yang akan digunakan selama Porprov berlangsung. Saat ini proses verifikasi dan pemetaan lokasi terus dilakukan bersama pemerintah daerah dan panitia besar Porprov.

    Dari total 60 cabang olahraga, sebanyak 19 cabang akan menggunakan fasilitas milik pemerintah daerah. Sementara 41 cabang olahraga lainnya memanfaatkan venue swasta yang telah memenuhi standar pertandingan.

    Beberapa venue bahkan sudah mulai dipersiapkan secara khusus, termasuk arena panjat tebing di kawasan Community Center Pamulang yang akan menjadi salah satu lokasi pertandingan unggulan.

    Tidak hanya infrastruktur, pembinaan atlet juga menjadi prioritas utama. Berbagai cabang olahraga mulai meningkatkan intensitas latihan demi mengejar target prestasi saat bertanding di kandang sendiri.

    Cabang olahraga panjat tebing misalnya, kini menjalani program latihan lebih intensif dibanding sebelumnya. Sebanyak 30 atlet disiapkan untuk memperkuat kontingen Kota Tangerang Selatan pada nomor lead, speed, dan boulder.

    Waktu yang tersisa sekitar enam bulan menjelang Porprov dimanfaatkan untuk memaksimalkan kemampuan atlet melalui program latihan terukur dan berkelanjutan.

    Sementara itu, untuk cabang olahraga balap motor, panitia masih mengkaji sejumlah alternatif lokasi pertandingan. Salah satu opsi yang sedang dibahas adalah pembangunan lintasan grasstrack di kawasan Serpong.

    Dengan persiapan yang terus dimatangkan, Kota Tangerang Selatan optimistis mampu menjadi tuan rumah yang sukses sekaligus meraih prestasi membanggakan pada Porprov VII Banten 2026.

    Ajang ini tidak hanya menjadi panggung olahraga terbesar di Banten, tetapi juga momentum bagi Tangsel untuk menunjukkan kualitas atlet, fasilitas olahraga, serta kemampuan sebagai tuan rumah penyelenggara event berskala provinsi. (B7)

  • Polisi Turun Tangan Usai Keributan di SD Pamulang, Aksi Saling Dorong Terjadi Saat Jam Pulang Siswa

    Betita7 | Tangerang Selatan – Suasana di salah satu sekolah dasar (SD) di kawasan Pamulang, Kota Tangerang Selatan, mendadak tegang setelah terjadi keributan yang melibatkan sejumlah orang di lingkungan sekolah. Peristiwa tersebut bahkan memicu aksi saling dorong di area gerbang sekolah dan menjadi perhatian warga sekitar.

    Insiden yang terjadi pada Kamis (4/6/2026) itu berlangsung bertepatan dengan jam pulang siswa. Situasi tersebut sempat menimbulkan keresahan karena terjadi saat aktivitas sekolah masih berlangsung.

    [baca_juga]

    Berdasarkan informasi yang beredar, sejumlah orang terlihat berusaha memasuki area sekolah dengan membuka gerbang secara paksa. Namun, upaya tersebut mendapat penolakan dari pihak yang berada di dalam lingkungan sekolah sehingga memicu ketegangan di lokasi.

    Dalam rekaman video yang beredar, tampak beberapa orang terlibat aksi saling dorong di pintu masuk sekolah. Sejumlah warga dan pihak terkait berupaya meredam situasi agar tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar.

    Kapolsek Pamulang AKP Galuh Febri Saputra membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya, pihak kepolisian langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan masyarakat melalui layanan darurat 110.

    “Laporan yang kami terima menyebutkan adanya sekelompok orang yang datang ke lingkungan sekolah dan menimbulkan keresahan. Anggota langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan,” ujar Galuh.

    Kehadiran aparat kepolisian di lokasi bertujuan untuk menjaga situasi tetap kondusif sekaligus melakukan mediasi terhadap pihak-pihak yang terlibat agar persoalan tidak semakin meluas.

    Karena terjadi saat jam kepulangan siswa, polisi juga memastikan keamanan dan kenyamanan peserta didik serta orang tua yang berada di sekitar lingkungan sekolah.

    Hingga proses mediasi berlangsung, situasi di lokasi dilaporkan berhasil dikendalikan dan tidak terjadi gangguan keamanan yang lebih besar.

    Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait penyebab keributan tersebut serta meminta semua pihak untuk menahan diri dan mengedepankan penyelesaian secara musyawarah. (B7

  • Gubernur Banten Tinjau Sekolah di Ciputat, Program Sekolah Gratis dan MBG Disorot

    Berita7 | TANGERANG SELATAN,. – Gubernur Banten Andra Soni melakukan kunjungan kerja ke sejumlah sekolah di kawasan Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Selasa (2/6/2026). Dalam agenda tersebut, ia meninjau langsung pelaksanaan Program Sekolah Gratis serta memantau distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).

    Kunjungan ini turut didampingi oleh Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie bersama jajaran Pemerintah Provinsi Banten dan Pemerintah Kota Tangerang Selatan, termasuk Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, serta perangkat wilayah seperti camat dan lurah setempat.

    Di SMK PGRI 56 Ciputat, Gubernur meninjau pelaksanaan Program Sekolah Gratis tahun ajaran 2025/2026 yang disebut telah melibatkan sekitar 7.000 siswa dari berbagai sekolah swasta yang bekerja sama dengan Pemprov Banten.

    Andra Soni menegaskan pentingnya komitmen semua pihak dalam menjalankan program tersebut, mulai dari sekolah, siswa, hingga orang tua.

    “Kami meminta ada komitmen bersama antara sekolah, murid, dan orang tua agar program sekolah gratis ini benar-benar menghasilkan peserta didik yang berkualitas,” ujarnya.

    Menurutnya, program ini tidak hanya membuka akses pendidikan lebih luas, tetapi juga membantu sekolah swasta dalam hal pembiayaan operasional yang selama ini menjadi tantangan, termasuk keterbatasan pembayaran SPP dan jumlah peserta didik.

    Dengan meningkatnya jumlah siswa, sekolah juga berpotensi mendapatkan tambahan Dana BOS yang dapat digunakan untuk meningkatkan fasilitas pendidikan serta kesejahteraan tenaga pendidik.

    Usai dari SMK PGRI 56 Ciputat, rombongan melanjutkan kunjungan ke SMA Negeri 1 Kota Tangerang Selatan untuk memantau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta proses verifikasi pra-SPMB.

    [baca_juga]

    Dalam kesempatan tersebut, Gubernur menyampaikan bahwa pihak sekolah sempat meminta penyesuaian jadwal distribusi makanan karena siswa tengah menjalani ujian sehingga jam belajar lebih singkat dari biasanya.

    Selain itu, ia juga menegaskan pentingnya transparansi dalam proses penerimaan peserta didik baru agar berjalan adil tanpa intervensi pihak manapun.

    “Kami ingin proses ini transparan dan adil. Tidak boleh ada titip-menitip siswa atau intervensi kepada panitia maupun kepala sekolah,” tegasnya.

    Ia menambahkan bahwa seluruh program pendidikan yang dijalankan pemerintah pusat, provinsi, hingga daerah harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta menjamin kesempatan pendidikan yang setara.

    Sementara itu, Benyamin Davnie menyebut kunjungan Gubernur Banten kali ini berfokus pada dua hal utama, yakni evaluasi penerimaan siswa baru dan pemantauan distribusi MBG untuk pelajar tingkat SMA.

    “Alhamdulillah, secara umum pelaksanaan di lapangan berjalan lancar,” ujarnya.

    Ia juga menjelaskan bahwa Program Sekolah Gratis di Banten sangat membantu siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri agar tetap bisa melanjutkan pendidikan di sekolah swasta dengan dukungan biaya dari pemerintah.

    Di sisi lain, Pemerintah Kota Tangerang Selatan juga telah menjalankan program bantuan pendidikan bagi siswa SMP swasta sejak 2022 yang menyasar sekitar 5.000 siswa setiap tahun, dengan bantuan mencapai Rp1,8 juta per siswa.

    Benyamin menegaskan bahwa seluruh proses penerimaan siswa baru di Tangsel akan terus diawasi agar berjalan transparan, objektif, dan memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh calon peserta didik. (B7

  • Bappeda Kota Tangerang Dorong Percepatan Crossing Drainase di Akses Bandara Soekarno-Hatta

    Berita7 | Kota Tangerang — Pemerintah Kota Tangerang melalui Bappeda Kota Tangerang terus menunjukkan komitmen dalam memperkuat infrastruktur pengendali banjir, khususnya di kawasan strategis akses Soekarno-Hatta International Airport.

    Langkah konkret tersebut diwujudkan melalui kegiatan survei lapangan rencana pembangunan crossing drainase di kawasan Jalan Sedyatmo, Kecamatan Benda. Survei ini menjadi bagian dari percepatan perencanaan infrastruktur yang lebih terpadu, terukur, dan berkelanjutan.

    Kepala Bappeda Kota Tangerang, Yeti Rohaeti, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk keseriusan pemerintah dalam mengantisipasi potensi genangan dan banjir di jalur vital menuju bandara internasional.

    “Kami telah melakukan peninjauan langsung ke lapangan bersama sejumlah pihak terkait. Fokusnya adalah melihat kondisi drainase eksisting, pola aliran air, serta titik rawan genangan yang perlu segera ditangani,” ujar Yeti.

    Ia menjelaskan bahwa hasil survei ini akan menjadi dasar penyusunan langkah teknis berikutnya, termasuk pembagian peran antarinstansi agar pembangunan dapat segera direalisasikan secara efektif.

    Menurutnya, pembangunan crossing drainase ini tidak hanya menjadi solusi teknis, tetapi juga bagian dari upaya besar Pemkot Tangerang dalam menjaga kelancaran akses transportasi dan mendukung kawasan bandara sebagai pintu gerbang utama Indonesia.

    “Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk memastikan infrastruktur kota berjalan lebih adaptif terhadap kondisi cuaca ekstrem,” tambahnya.

    Pemkot Tangerang berharap rencana ini dapat segera masuk tahap implementasi, sehingga manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat dan pengguna jalan di kawasan strategis tersebut. (B7

  • DPUPR Banten Segera Bangun Jalan Batubantar-Banjar di Pandeglang, Konektivitas Wilayah Diperkuat

    Berita7 | Serang — Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Banten menggelar pembangunan ruas Jalan Batubantar-Banjar di Kabupaten Pandeglang, Selasa, 19 Mei 2026. Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan konektivitas wilayah sekaligus memperkuat kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi logistik.

    Sebanyak Rp7 miliar anggaran disiapkan dalam proyek tersebut yang menyasar pembangunan infrastruktur jalan di wilayah Pandeglang. Langkah ini menjadi bagian dari upaya DPUPR Banten dalam meningkatkan aksesibilitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.

    “Pembangunan ruas jalan ini merupakan upaya Pemprov Banten untuk meningkatkan konektivitas wilayah Pandeglang agar mobilitas masyarakat dan distribusi logistik lebih lancar,” ujar Kepala Dinas PUPR Banten, Arlan Marzan.

    Ia menambahkan, kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur jalan, tetapi juga berdampak terhadap peningkatan aktivitas ekonomi dan pelayanan masyarakat di wilayah Pandeglang.

    Selain itu, proyek pembangunan ruas Jalan Batubantar-Banjar saat ini masih dalam tahap tender yang diikuti oleh 41 perusahaan. Proses tender dilakukan secara transparan dan akuntabel dengan metode pascakualifikasi satu file sistem gugur guna menghadirkan pembangunan infrastruktur berkualitas.

    DPUPR Banten berharap seluruh tahapan tender hingga pekerjaan konstruksi dapat selesai tepat waktu untuk menciptakan akses jalan yang aman dan lancar bagi masyarakat. (B7)