Berita7 | Jakarta — Polda Metro Jaya melalui Ditreskrimum resmi membentuk Tim Pemburu Begal untuk memperkuat pengamanan di wilayah hukum Jakarta dan sekitarnya. Tim ini akan bergerak 24 jam di titik-titik rawan kejahatan jalanan.
Langkah ini diambil sebagai respons atas meningkatnya kasus begal yang ramai diperbincangkan di media sosial, sekaligus untuk mempercepat penanganan tindak kriminal di lapangan.
Tim tersebut akan disebar di berbagai wilayah, termasuk polsek dan polres, serta wilayah penyangga seperti Bekasi, Depok, dan Tangerang yang menjadi titik rawan pencurian dengan kekerasan, pencurian kendaraan bermotor, dan pencurian dengan pemberatan.
“Rekan-rekan sekalian, kami sudah menyiapkan Tim Pemburu Begal yang siap beraksi 24 jam untuk menjaga Jakarta lebih aman,” ujar Iman Imanuddin.
Ia menjelaskan bahwa penempatan personel dilakukan berdasarkan pemetaan titik rawan kriminalitas, sehingga respons kepolisian dapat lebih cepat dan tepat sasaran.
Selain itu, pihak kepolisian juga memperkuat kolaborasi dengan pegiat media sosial untuk mempercepat penyebaran informasi kejadian di lapangan agar penanganan bisa dilakukan secara real time.
Upaya ini diharapkan dapat menekan angka kejahatan jalanan serta memberikan rasa aman bagi masyarakat di wilayah Jakarta dan sekitarnya. (B7)